Al-Quran, Injil dan Wanita

alkitab wanita alquran

"Apakah Islam menghargai dan menghormati wanita?" Bila pertanyaan ini dilontarkan pada orang Muslim, maka secara spontan mereka akan menjawab "Iya, Islam menghormati wanita. Bukankah telah dikatakan bahwa "surga di telapak kaki ibu."

Jawaban di atas menurut kami tidak sepenuhnya salah, dan juga tidak sepenuhnya benar. Memang beberapa ayat Al-Quran "sepertinya" memandang wanita setara dengan pria. Tetapi kita juga tidak dapat menutup mata pada ayat-ayat Al-Quran dan ajaran-ajaran Islam yang menomor-duakan wanita.

Bukankah Islam Memperlakukan Wanita Sebagai Warga Kelas Dua?

Setidaknya beberapa ayat berikut dapat membuka mata kita, bagaimana Al-Quran dan Islam memperlakukan wanita.

  • Wanita kurang cerdas dibanding pria, dan harus diperintah oleh pria (Qs 4:34).
  • Al-Quran menyamakan wanita dengan ladang,  jadi pria dapat menggunakannya sesuka hati mereka (2:223).
  • Kesaksian wanita hanya dihargai setengah dari kesaksian pria (2.282).
  • Seorang pria boleh mempunyai isteri empat sekaligus (Qs 4:3).
  • Seorang pria mendapat hak warisan dua kali lebih banyak dibanding wanita (Qs 4:11).
  • Suami juga diperbolehkan memukul isteri yang tidak taat (Qs 4:34).

Kami setuju, para Muslim secara individu mungkin menghargai wanita, tetapi Islam tidak. Setidaknya inilah cerminan dari agama Islam. Kita dapat melihat bagaimana wanita-wanita Muslim menjadi orang nomor dua di negara-negara Islam. Di Arab Saudi misalnya, seorang wanita dilarang menyetir mobil.  Lagi mereka dilarang keluar rumah kecuali disertai seorang pria dari keluarganya. Kemudian antara Taliban, golongan orang yang benar-benar bersumber dari Islam, diskriminasi yang ekstrim dilakukan pada wanita.

Muhammad vs Isa Al-Masih

Jelas umat Muslim tidak senang bila Muhammad dibandingkan dengan Isa Al-Masih. Karena kedua ajaran ini cenderung menyajikan ajaran yang bertolak-belakang satu sama lain.

Pada paragraf di atas, kita telah melibat bagaimana Muhammad memperlakukan wanita. Yaitu sebagai warga kelas dua.  Sekarang mari kita melihat bagaimana Isa Al-Masih memposisikan seorang wanita yang bersalah.

Satu kisah dipaparkan dalam Injil, dimana pada suatu hari para pemuka agama datang menghadap Isa Al-Masih dan membawa seorang wanita yang kedapatan berzinah. Mereka meminta agar Isa Al-Masih menghukum wanita tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku saat itu. Di mana seorang wanita yang kedapatan berzinah harus dilempari batu. Namun para pemuka agama itu terkejut mendengar jawaban Isa Al-Masih. "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:7).

Apakah ada yang melempari wanita itu dengan batu? Jelas tidak ada! Sebab setiap manusia pasti berdosa sebagaimana wanita itu. Yang membedakan mereka hanya perbuatan dosa yang mereka lakukan.

Selamanya Wanita Warga Kelas Dua

Akankah wanita Muslim selamanya dipandang rendah dan menjadi warga kelas dua? Jelas tidak menutup kemungkinan! Bisa jadi pria Muslim memandang wanita selamanya menjadi warga kelas dua, subjek sakit hati dan direndahkan oleh poligami. Diancam oleh perceraian yang begitu mudah, diayaniaya suami, serta diskriminasi lainnya.

Ini bukanlah sebuah fenomena. Tetapi akan berlangsung selamanya karena pria Muslim harus menghormati Al-Quran sebagai perkataan Allah yang mutlak dan juga teladan dari Muhammad.

Pilihan di Tangan Anda!

Isa Al-Masih dan Muhammad adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam dua agama terbesar di dunia. Juga keduanya membawa ajaran yang bertolak-belakang. Muhammad datang dengan membawa berbagai macam aturan yang meletakkan wanita sebagai warga kelas dua.

Sedangkan Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Manakah yang Anda pilih?

[Staf Isa dan Islam – Bila saudara rindu mendapatkan Kasih dari Isa Al-Masih, selidikilah artikel tentang Hidup Kekal pada situs ini.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# oldfartjoseph 2012-11-19 20:49
*
Tolong saudari jelaskan arti ayat ini: Wanita bukan Israel dianggap anjing.

Injil, Rasul Besar Matius 15:24-26, Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing".

Banyak keluarga Muslim baik-baik saja, tidak berpoligami, tidak bercerai, tidak berzinah, ancaman untuk wanita Muslim itu omong kosong.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-20 16:53
~
Saudara Oldfartjoseph,

Terimakasih karena saudara sudah mempercayai kami untuk memberi klarifikasi atas ayat yang tidak saudara mengerti.

Injil Rasul Besar Matius 15:24-26, seringkali diklaim umat Muslim sebagai suatu pernyataan Isa Al-Masih yang rasialis. Padahal justru sebaliknya ada pengajaran yang sangat berharga bisa dipetik dari kisah itu. Masyarakat pada saat itu memiliki pola pikir bahwa orang Yahudi adalah umat pilihan Allah, sedangkan bangsa lain tidak berhak menerima berkat Allah. Bangsa lain dianggap lebih rendah dari bangsa Yahudi. Melalui kisah itu menyatakan bahwa berkat Allah, kasih Allah dan keselamatan dari Allah berlaku bagi semua bangsa.

Memang kami juga melihat ada keluarga Muslim yang tidak berpoligami, tidak cerai, tidak berzinah. Namun tidak dapat dipungkiri jika ada keluarga Muslim yang melakukan sebaliknya, karena hal tersebut (poligami, bercerai) diperbolehkan dalam Al-Quran. Apakah hal ini bukan ancaman/kengeri an bagi wanita?
~
DA
# oldfartjoseph 2012-11-19 20:57
*
Mbak admin tentu belum tahu konsepsi Islam ini: sorga di bawah telapak kaki ibu, hadist hormati ibumu, ibumu, ibumu baru ayahmu.

Sekalipun masuk Islam kita tetap wajib menghormati ibu dan ayah. Bahkan termasuk dosa besar menuduh wanita baik-baik berzinah. Saksi minimal 4 orang melihat kejadian langsung.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-20 16:56
~
Saudara Oldfarjoseph,

Mungkin saudara tidak keberatan untuk menjelaskan konsepsi Islam tentang hadist tersebut.

Bila benar Islam sangat memuliakan wanita, mengapa kodrat wanita satu tingkat dibawah pria (Qs 2:228). Dan mengapa dalam pembagian harta pusaka wanita hanya berhak menerima setengah dari apa yang diterima pria (Qs 4:11). Dan mengapa Al-Quran dengan jelas mengatakan bahwa pria dilebihkan atas wanita dan suami juga diperbolehkan memukul istri yang tidak taat (Qs 4:34). Dan mengapa seorang pria bisa memiliki istri empat sekaligus (Qs 4:3).

Bukan hanya hukum syariah yang sepertinya “mendiskriminas ikan” wanita, hukum perkawinan Islam pun terkesan lebih memihak pada kaum pria.

Jelas hal ini bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih yang melihat bahwa wanita dan pria mempunyai kodrat yang sama.

Saudara dapat meneliti lebih lanjut pada url ini, tinyurl.com/3zdxzu3.
~
DA
# oldfartjoseph 2012-11-19 21:08
*
Bagaimana juga perasaan mbak terhadap ayat berikut Kitab, Hosea 3:1
"berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”


Kitab, Yehezkiel 23:3,5 "Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya, di sana susunya dijamah-jamah & dada keperawanannya dipegang-pegang . Meskipun Ohola sudah menjadi istri-Ku, ia tetap melacur, dan sangat bergairah melayani kekasih-kekasih nya dari Asyur.” Tidak bisakah Tuhan mencari analogi yang lebih baik.."

Injil, Rasul Besar Matius 5:32, “dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah”.

Kasihan sekali janda Kristen sementara ada pria baik yang mau menolong dengan menikah dicap zinah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-20 16:59
~
Saudara Oldfartjoseph,

Saudara perlu mengerti lebih dahulu makna ungkapan alegoris dengan kenyataan.

Kitab Yehezkiel 23:1-49 berbicara tentang Ohola dan Oholiba. Nama Ohola dan Oholiba bukan nama sebenarnya, nama-nama ini adalah kiasan untuk Samaria (Kerajaan Utara) dan Yerusalem (Kerajaan Selatan) atau Yehuda.

Kedua kerajaan itu digambarkan kakak-beradik, dua-duanya dikawinkan dengan Allah. Kedua-duanya dituduh berzinah mengkhianati Allah, suami mereka. Artinya mereka dengan sukarela terlibat dan bersekutu secara politis dengan bangsa-bangsa lain.

Dengan demikian ayat-ayat di atas adalah kiasan saja, maksud sebenarnya adalah kecaman terhadap penduduk kota Samaria dan Yerusalem yang memiliki perilaku tidak setia, sering berpaling dari Allah.
~
DA
# Amir 2012-11-20 23:14
*
Maaf saya mau ikut campur soal ini. Di sini anda mengatakan kita harus memahami makna ungkapan alegoris dengan kenyataan.

Jadi pertanyaan saya adalah dari firman Hosea 3:1
"berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”

Apakah firman ini termasuk alegoris? Jika ini termasuk alegoris maka siapakah yang membuat firman ini? Jika anda mengatakan firman ini alegoris berarti apakah ini bukan termasuk bagian dari Alkitab anda? Maka inilah yang seharusnya perlu kita catat bersama-sama. Jadi sia-sia sajalah kalimat itu jika hanya untuk merugikan umat.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-22 16:55
~
Saudara Amir,

Memang dalam Kitab Hosea 3:1, perlambangan tersebut merupakan sebuah adegan peragaan hidup yang nyata, bukan hanya sekadar kata-kata simbolis. Makna dari peragaan itu secara keseluruhan, selain berlaku secara simbolis, juga berlaku bagi oknum yang memperagakan. Jadi, pemulihan yang dijanjikan Tuhan bagi umat Israel berlaku juga bagi keluarga Hosea.

Gomer pada akhirnya menyadari bahwa hanya Hosealah yang sungguh-sungguh mengasihinya (Kitab Hosea 2:6).

Jelaslah bahwa tindakan Allah menyuruh Hosea menikah dengan Gomer, sang pelacur, bukan bermaksud mempermalukan/m erugikan Hosea. Melainkan kasih Allah yang ajaib dan agunglah yang melandasi semua tindakan itu. Dalam hal itu, umat Israel menjadi mengerti betapa dalam kasih-Nya kepada mereka melalui alat peraga pernikahan Hosea itu.
~
DA
# Orang Jujur 2012-11-21 17:37
*
Tetanggaku sangat diskriminatif terhadap istrinya. Istrinya tidak boleh kelihatan seluruh badan kecuali mata, sedangkan suami tidak apa-apa. Keindahan ciptaan Tuhan untuk dinikmati panca indra. Tergantung niat orang yang melihat, kalau pikirannya selalu porno memang begitu jadinya. Apakah melihat nenek-nenek reotpun kita masih nafsu, otak kita yang perlu dicuci.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-23 11:45
~
Saudara Orang Jujur,

Terima kasih atas komentar saudara.

Saudaraku benar, tidak menutupi seluruh tubuh kecuali mata juga tidak berarti kaum wanita boleh berpakaian sesukanya. Kaum wanita tentu berpakai yang pantas dan sopan, karena penampilan luar juga perlu. Bagi mereka yang berpikiran porno, tentu tidak sepantasnya menyalahkan wanita. Justru pikiran mereka yang harus dibersihkan.

Nah, bagaimana hati dan pikiran kita dapat dibersihkan? Silakan baca dan renungkan di url ini: tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# Amir 2012-11-23 08:34
*
Kitab Hosea 3:1
"berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”

"berfirmanlah Tuhan kepadaku" ini sangat jelas bahwa yang akan berpesan itu adalah Tuhan kepada seseorang. kemudian dilanjutkan dengan kalimat berikutnya,

"pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...” ini adalah seperti kalimat yang menunjukkan sifat yang putus asa, apakah Tuhan berputus asa dalam memberikan kebenaran, Tuhan Maha menjadikan sesuatu dengan kalimat Kun maka jadilah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-26 18:11
~
Saudara Amir,

Bukankah Allah adalah kebenaran. Maka binasalah kita semua jika Allah putus asa dalam memberikan kebenaran. Seperti yang kami sampaikan pada kolom komen di atas adalah kasih Allah yang ajaib dan agunglah yang melandasi semua tindakan itu. Dalam hal itu, umat Israel menjadi mengerti betapa dalam kasih-Nya kepada mereka melalui alat peraga pernikahan Hosea itu.

Saudara Amir, bila ingin berdiskusi secara detail dan intens, silakan langsung menghubungi staf kami di: .
~
DA
# Amir 2012-12-03 17:58
*
Kitab Hosea 3:1, "berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”. Di mana penjelasan dan tafsir ayat ini, ini tidak mungkin perkataan Tuhan. Ini pasti iblis yang telah menulis kalimat ini. Bisakah ayat ini dikeluarkan dari kitab Injil yaitu kitab yang juga kami cintai seorang Muslim?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-12-06 14:35
~
Saudara Amir,

Kiranya saudara Amir dapat membaca kembali komentar saudara pada kolom komentar di atas. Saudara Amir, penjelasan dari ayat tersebut dapat saudara baca dari ayat itu sendiri dan ayat sebelum dan sesudahnya. Saudara akan mengetahui konteknya dan maksud dari firman Allah tersebut. Seperti yang kami jelaskan pada kolom komentar di atas.

Saudara Amir, firman Allah untuk selama-lamanya. Tidak dapat ditambahi dan dikurangi, tidak dapat dibatalkan dan diganti dengan ayat yang baru. “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab, Amsal 30:8).

Jadi, bagaimana mungkin saudara mengatakan mencintai Injil jika menolak/membuan g salah satu firman Allah?
~
DA
# Iman 2012-12-14 00:23
*
"Agamamu agamamu, agamaku agamaku.."

Sudahlah, saya Muslim saya hormati agama lain. Masing-masing punya kepercayaan dan dasar yang berbeda. Jadi mari saling menjaga hati.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-12-14 17:03
~
Saudara Iman benar, toleransi sangat penting supaya kita dapat hidup berdampingan dengan damai.

Namun, menurut saudara apakah salah bila ada orang yang berdiskusi tentang ajarannya dengan orang lain? Bukankah itu sah-sah saja?

Lewat situs ini kami hanya ingin berbagi kebenaran firman Allah dalam Injil yang menurut Al-Quran di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa (Qs 5:46).

Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Jadi, tidak meletakkan wanita sebagai warga kelas dua.
~
DA
# dedi 2012-12-14 22:49
*
Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Unsur kuat dalam beragama adalah tauhid.
Dimana Allah itu adalah esa, tidak beranak dan diperanakkan. Bahkan dalam Al-Quran, Yesus (Isa) pun mengatakan sembahlah Allah, bukan Yesus.

Bagaimana Injil sekarang menjawab keesaan Allah? Dimana Injil asli yang berbahasa Ibrani?

Ajaran Injil asli adalah sama dengan Al-Quran, mengesakan Allah SWT, tidak bertolak belakang. Ajaran Injil baru yang bertolak belakang, dikarenakan banyak diubah oleh kaum Bani Israel.
Adakah yang mampu mengubah Al-Quran walau 1 huruf?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-12-17 16:09
~
Saudara Dedi,

Demikian kami mengimani bahwa Allah adalah Esa. Tidak beranak dan diperanakkan.
Sedangkan kata “Anak Allah” yang ditujukan pada Isa Al-Masih, merupakan arti kiasan atau figuratif. Penjelasannya silakan saudara Dedi baca di url ini: tinyurl.com/chkg2ac

Jika ingin membahas Injil lebih lanjut, dan bagaimana Injil menjawab keesaan Allah silakan bergabung di situs kami ini: www.isadanislam.com yang membahas hal itu.

Saudara Dedi mengatakan bahwa ajaran Injil sama dengan Al-Quran. Apakah yang demikian ini dapat dikatakan sama? Muhammad datang dengan membawa berbagai macam aturan yang meletakkan wanita sebagai warga kelas dua.

Sedangkan, Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).
~
DA
# gg 2012-12-22 22:49
*
Sekiranya admin dapat menjawab pertanyaan Dedi di atas, di manakah Injil asli dengan teks bahasa Ibrani? Mengapa Firman Tuhan menggunakan bahasa yang tidak senonoh seperti bersundal dan susunya dijamah-jamah serta dada keperawanannya dipegang-pegang ? Bagaimana pendeta menjelaskan hal ini kepada anak kecil yang ingin memahami makna ayat itu?

Memang tidak ada yang mampu menandingi keindahan bahasa dalam Al-Quran.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:20
~
Saudara Gg,

Ini adalah jaman yang modern dan serba canggih. Saudara dapat dengan gampang dan cepat mendapatkan bahasa asli Injil, malahan seluruh Alkitab di internet. Tetapi jika saudara ingin melihat langsung, saudara dapat mengunjungi di Inggris dan Prancis.

Saudara Gg, dalam memahami Kitab Suci, kita memerlukan hikmat dan pengertian dari Allah. Sehingga kita dapat mengerti pesan yang disampaikan Allah lewat setiap firman-Nya.

“Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis” (Injil, Surat Titus 1:15).

Isi Alkitab bukan untuk ditutup-tutupi. Anak kecilpun harus diajarkan firman Allah sedini mungkin. Agar tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak. Sehingga mereka dapat hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah.

Apakah menurut saudara Gg, Allah meninggikan satu bahasa di atas bahasa lain?
~
DA

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer