Al-Quran, Injil dan Wanita

alkitab wanita alquran

"Apakah Islam menghargai dan menghormati wanita?" Bila pertanyaan ini dilontarkan pada orang Muslim, maka secara spontan mereka akan menjawab "Iya, Islam menghormati wanita. Bukankah telah dikatakan bahwa "surga di telapak kaki ibu."

Jawaban di atas menurut kami tidak sepenuhnya salah, dan juga tidak sepenuhnya benar. Memang beberapa ayat Al-Quran "sepertinya" memandang wanita setara dengan pria. Tetapi kita juga tidak dapat menutup mata pada ayat-ayat Al-Quran dan ajaran-ajaran Islam yang menomor-duakan wanita.

Bukankah Islam Memperlakukan Wanita Sebagai Warga Kelas Dua?

Setidaknya beberapa ayat berikut dapat membuka mata kita, bagaimana Al-Quran dan Islam memperlakukan wanita.

  • Wanita kurang cerdas dibanding pria, dan harus diperintah oleh pria (Qs 4:34).
  • Al-Quran menyamakan wanita dengan ladang,  jadi pria dapat menggunakannya sesuka hati mereka (2:223).
  • Kesaksian wanita hanya dihargai setengah dari kesaksian pria (2.282).
  • Seorang pria boleh mempunyai isteri empat sekaligus (Qs 4:3).
  • Seorang pria mendapat hak warisan dua kali lebih banyak dibanding wanita (Qs 4:11).
  • Suami juga diperbolehkan memukul isteri yang tidak taat (Qs 4:34).

Kami setuju, para Muslim secara individu mungkin menghargai wanita, tetapi Islam tidak. Setidaknya inilah cerminan dari agama Islam. Kita dapat melihat bagaimana wanita-wanita Muslim menjadi orang nomor dua di negara-negara Islam. Di Arab Saudi misalnya, seorang wanita dilarang menyetir mobil.  Lagi mereka dilarang keluar rumah kecuali disertai seorang pria dari keluarganya. Kemudian antara Taliban, golongan orang yang benar-benar bersumber dari Islam, diskriminasi yang ekstrim dilakukan pada wanita.

Muhammad vs Isa Al-Masih

Jelas umat Muslim tidak senang bila Muhammad dibandingkan dengan Isa Al-Masih. Karena kedua ajaran ini cenderung menyajikan ajaran yang bertolak-belakang satu sama lain.

Pada paragraf di atas, kita telah melibat bagaimana Muhammad memperlakukan wanita. Yaitu sebagai warga kelas dua.  Sekarang mari kita melihat bagaimana Isa Al-Masih memposisikan seorang wanita yang bersalah.

Satu kisah dipaparkan dalam Injil, dimana pada suatu hari para pemuka agama datang menghadap Isa Al-Masih dan membawa seorang wanita yang kedapatan berzinah. Mereka meminta agar Isa Al-Masih menghukum wanita tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku saat itu. Di mana seorang wanita yang kedapatan berzinah harus dilempari batu. Namun para pemuka agama itu terkejut mendengar jawaban Isa Al-Masih. "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:7).

Apakah ada yang melempari wanita itu dengan batu? Jelas tidak ada! Sebab setiap manusia pasti berdosa sebagaimana wanita itu. Yang membedakan mereka hanya perbuatan dosa yang mereka lakukan.

Selamanya Wanita Warga Kelas Dua

Akankah wanita Muslim selamanya dipandang rendah dan menjadi warga kelas dua? Jelas tidak menutup kemungkinan! Bisa jadi pria Muslim memandang wanita selamanya menjadi warga kelas dua, subjek sakit hati dan direndahkan oleh poligami. Diancam oleh perceraian yang begitu mudah, diayaniaya suami, serta diskriminasi lainnya.

Ini bukanlah sebuah fenomena. Tetapi akan berlangsung selamanya karena pria Muslim harus menghormati Al-Quran sebagai perkataan Allah yang mutlak dan juga teladan dari Muhammad.

Pilihan di Tangan Anda!

Isa Al-Masih dan Muhammad adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam dua agama terbesar di dunia. Juga keduanya membawa ajaran yang bertolak-belakang. Muhammad datang dengan membawa berbagai macam aturan yang meletakkan wanita sebagai warga kelas dua.

Sedangkan Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Manakah yang Anda pilih?

[Staf Isa dan Islam – Bila saudara rindu mendapatkan Kasih dari Isa Al-Masih, selidikilah artikel tentang Hidup Kekal pada situs ini.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# oldfartjoseph 2012-11-19 20:49
*
Tolong saudari jelaskan arti ayat ini: Wanita bukan Israel dianggap anjing.

Injil, Rasul Besar Matius 15:24-26, Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing".

Banyak keluarga Muslim baik-baik saja, tidak berpoligami, tidak bercerai, tidak berzinah, ancaman untuk wanita Muslim itu omong kosong.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-20 16:53
~
Saudara Oldfartjoseph,

Terimakasih karena saudara sudah mempercayai kami untuk memberi klarifikasi atas ayat yang tidak saudara mengerti.

Injil Rasul Besar Matius 15:24-26, seringkali diklaim umat Muslim sebagai suatu pernyataan Isa Al-Masih yang rasialis. Padahal justru sebaliknya ada pengajaran yang sangat berharga bisa dipetik dari kisah itu. Masyarakat pada saat itu memiliki pola pikir bahwa orang Yahudi adalah umat pilihan Allah, sedangkan bangsa lain tidak berhak menerima berkat Allah. Bangsa lain dianggap lebih rendah dari bangsa Yahudi. Melalui kisah itu menyatakan bahwa berkat Allah, kasih Allah dan keselamatan dari Allah berlaku bagi semua bangsa.

Memang kami juga melihat ada keluarga Muslim yang tidak berpoligami, tidak cerai, tidak berzinah. Namun tidak dapat dipungkiri jika ada keluarga Muslim yang melakukan sebaliknya, karena hal tersebut (poligami, bercerai) diperbolehkan dalam Al-Quran. Apakah hal ini bukan ancaman/kengeri an bagi wanita?
~
DA
# oldfartjoseph 2012-11-19 20:57
*
Mbak admin tentu belum tahu konsepsi Islam ini: sorga di bawah telapak kaki ibu, hadist hormati ibumu, ibumu, ibumu baru ayahmu.

Sekalipun masuk Islam kita tetap wajib menghormati ibu dan ayah. Bahkan termasuk dosa besar menuduh wanita baik-baik berzinah. Saksi minimal 4 orang melihat kejadian langsung.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-20 16:56
~
Saudara Oldfarjoseph,

Mungkin saudara tidak keberatan untuk menjelaskan konsepsi Islam tentang hadist tersebut.

Bila benar Islam sangat memuliakan wanita, mengapa kodrat wanita satu tingkat dibawah pria (Qs 2:228). Dan mengapa dalam pembagian harta pusaka wanita hanya berhak menerima setengah dari apa yang diterima pria (Qs 4:11). Dan mengapa Al-Quran dengan jelas mengatakan bahwa pria dilebihkan atas wanita dan suami juga diperbolehkan memukul istri yang tidak taat (Qs 4:34). Dan mengapa seorang pria bisa memiliki istri empat sekaligus (Qs 4:3).

Bukan hanya hukum syariah yang sepertinya “mendiskriminas ikan” wanita, hukum perkawinan Islam pun terkesan lebih memihak pada kaum pria.

Jelas hal ini bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih yang melihat bahwa wanita dan pria mempunyai kodrat yang sama.

Saudara dapat meneliti lebih lanjut pada url ini, tinyurl.com/3zdxzu3.
~
DA
# oldfartjoseph 2012-11-19 21:08
*
Bagaimana juga perasaan mbak terhadap ayat berikut Kitab, Hosea 3:1
"berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”


Kitab, Yehezkiel 23:3,5 "Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya, di sana susunya dijamah-jamah & dada keperawanannya dipegang-pegang . Meskipun Ohola sudah menjadi istri-Ku, ia tetap melacur, dan sangat bergairah melayani kekasih-kekasih nya dari Asyur.” Tidak bisakah Tuhan mencari analogi yang lebih baik.."

Injil, Rasul Besar Matius 5:32, “dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah”.

Kasihan sekali janda Kristen sementara ada pria baik yang mau menolong dengan menikah dicap zinah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-20 16:59
~
Saudara Oldfartjoseph,

Saudara perlu mengerti lebih dahulu makna ungkapan alegoris dengan kenyataan.

Kitab Yehezkiel 23:1-49 berbicara tentang Ohola dan Oholiba. Nama Ohola dan Oholiba bukan nama sebenarnya, nama-nama ini adalah kiasan untuk Samaria (Kerajaan Utara) dan Yerusalem (Kerajaan Selatan) atau Yehuda.

Kedua kerajaan itu digambarkan kakak-beradik, dua-duanya dikawinkan dengan Allah. Kedua-duanya dituduh berzinah mengkhianati Allah, suami mereka. Artinya mereka dengan sukarela terlibat dan bersekutu secara politis dengan bangsa-bangsa lain.

Dengan demikian ayat-ayat di atas adalah kiasan saja, maksud sebenarnya adalah kecaman terhadap penduduk kota Samaria dan Yerusalem yang memiliki perilaku tidak setia, sering berpaling dari Allah.
~
DA
# Amir 2012-11-20 23:14
*
Maaf saya mau ikut campur soal ini. Di sini anda mengatakan kita harus memahami makna ungkapan alegoris dengan kenyataan.

Jadi pertanyaan saya adalah dari firman Hosea 3:1
"berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”

Apakah firman ini termasuk alegoris? Jika ini termasuk alegoris maka siapakah yang membuat firman ini? Jika anda mengatakan firman ini alegoris berarti apakah ini bukan termasuk bagian dari Alkitab anda? Maka inilah yang seharusnya perlu kita catat bersama-sama. Jadi sia-sia sajalah kalimat itu jika hanya untuk merugikan umat.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-22 16:55
~
Saudara Amir,

Memang dalam Kitab Hosea 3:1, perlambangan tersebut merupakan sebuah adegan peragaan hidup yang nyata, bukan hanya sekadar kata-kata simbolis. Makna dari peragaan itu secara keseluruhan, selain berlaku secara simbolis, juga berlaku bagi oknum yang memperagakan. Jadi, pemulihan yang dijanjikan Tuhan bagi umat Israel berlaku juga bagi keluarga Hosea.

Gomer pada akhirnya menyadari bahwa hanya Hosealah yang sungguh-sungguh mengasihinya (Kitab Hosea 2:6).

Jelaslah bahwa tindakan Allah menyuruh Hosea menikah dengan Gomer, sang pelacur, bukan bermaksud mempermalukan/m erugikan Hosea. Melainkan kasih Allah yang ajaib dan agunglah yang melandasi semua tindakan itu. Dalam hal itu, umat Israel menjadi mengerti betapa dalam kasih-Nya kepada mereka melalui alat peraga pernikahan Hosea itu.
~
DA
# Orang Jujur 2012-11-21 17:37
*
Tetanggaku sangat diskriminatif terhadap istrinya. Istrinya tidak boleh kelihatan seluruh badan kecuali mata, sedangkan suami tidak apa-apa. Keindahan ciptaan Tuhan untuk dinikmati panca indra. Tergantung niat orang yang melihat, kalau pikirannya selalu porno memang begitu jadinya. Apakah melihat nenek-nenek reotpun kita masih nafsu, otak kita yang perlu dicuci.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-23 11:45
~
Saudara Orang Jujur,

Terima kasih atas komentar saudara.

Saudaraku benar, tidak menutupi seluruh tubuh kecuali mata juga tidak berarti kaum wanita boleh berpakaian sesukanya. Kaum wanita tentu berpakai yang pantas dan sopan, karena penampilan luar juga perlu. Bagi mereka yang berpikiran porno, tentu tidak sepantasnya menyalahkan wanita. Justru pikiran mereka yang harus dibersihkan.

Nah, bagaimana hati dan pikiran kita dapat dibersihkan? Silakan baca dan renungkan di url ini: tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# Amir 2012-11-23 08:34
*
Kitab Hosea 3:1
"berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”

"berfirmanlah Tuhan kepadaku" ini sangat jelas bahwa yang akan berpesan itu adalah Tuhan kepada seseorang. kemudian dilanjutkan dengan kalimat berikutnya,

"pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...” ini adalah seperti kalimat yang menunjukkan sifat yang putus asa, apakah Tuhan berputus asa dalam memberikan kebenaran, Tuhan Maha menjadikan sesuatu dengan kalimat Kun maka jadilah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-26 18:11
~
Saudara Amir,

Bukankah Allah adalah kebenaran. Maka binasalah kita semua jika Allah putus asa dalam memberikan kebenaran. Seperti yang kami sampaikan pada kolom komen di atas adalah kasih Allah yang ajaib dan agunglah yang melandasi semua tindakan itu. Dalam hal itu, umat Israel menjadi mengerti betapa dalam kasih-Nya kepada mereka melalui alat peraga pernikahan Hosea itu.

Saudara Amir, bila ingin berdiskusi secara detail dan intens, silakan langsung menghubungi staf kami di: .
~
DA
# Amir 2012-12-03 17:58
*
Kitab Hosea 3:1, "berfirmanlah Tuhan kepadaku: "pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah...”. Di mana penjelasan dan tafsir ayat ini, ini tidak mungkin perkataan Tuhan. Ini pasti iblis yang telah menulis kalimat ini. Bisakah ayat ini dikeluarkan dari kitab Injil yaitu kitab yang juga kami cintai seorang Muslim?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-12-06 14:35
~
Saudara Amir,

Kiranya saudara Amir dapat membaca kembali komentar saudara pada kolom komentar di atas. Saudara Amir, penjelasan dari ayat tersebut dapat saudara baca dari ayat itu sendiri dan ayat sebelum dan sesudahnya. Saudara akan mengetahui konteknya dan maksud dari firman Allah tersebut. Seperti yang kami jelaskan pada kolom komentar di atas.

Saudara Amir, firman Allah untuk selama-lamanya. Tidak dapat ditambahi dan dikurangi, tidak dapat dibatalkan dan diganti dengan ayat yang baru. “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab, Amsal 30:8).

Jadi, bagaimana mungkin saudara mengatakan mencintai Injil jika menolak/membuan g salah satu firman Allah?
~
DA
# Iman 2012-12-14 00:23
*
"Agamamu agamamu, agamaku agamaku.."

Sudahlah, saya Muslim saya hormati agama lain. Masing-masing punya kepercayaan dan dasar yang berbeda. Jadi mari saling menjaga hati.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-12-14 17:03
~
Saudara Iman benar, toleransi sangat penting supaya kita dapat hidup berdampingan dengan damai.

Namun, menurut saudara apakah salah bila ada orang yang berdiskusi tentang ajarannya dengan orang lain? Bukankah itu sah-sah saja?

Lewat situs ini kami hanya ingin berbagi kebenaran firman Allah dalam Injil yang menurut Al-Quran di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa (Qs 5:46).

Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Jadi, tidak meletakkan wanita sebagai warga kelas dua.
~
DA
# dedi 2012-12-14 22:49
*
Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Unsur kuat dalam beragama adalah tauhid.
Dimana Allah itu adalah esa, tidak beranak dan diperanakkan. Bahkan dalam Al-Quran, Yesus (Isa) pun mengatakan sembahlah Allah, bukan Yesus.

Bagaimana Injil sekarang menjawab keesaan Allah? Dimana Injil asli yang berbahasa Ibrani?

Ajaran Injil asli adalah sama dengan Al-Quran, mengesakan Allah SWT, tidak bertolak belakang. Ajaran Injil baru yang bertolak belakang, dikarenakan banyak diubah oleh kaum Bani Israel.
Adakah yang mampu mengubah Al-Quran walau 1 huruf?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-12-17 16:09
~
Saudara Dedi,

Demikian kami mengimani bahwa Allah adalah Esa. Tidak beranak dan diperanakkan.
Sedangkan kata “Anak Allah” yang ditujukan pada Isa Al-Masih, merupakan arti kiasan atau figuratif. Penjelasannya silakan saudara Dedi baca di url ini: tinyurl.com/chkg2ac

Jika ingin membahas Injil lebih lanjut, dan bagaimana Injil menjawab keesaan Allah silakan bergabung di situs kami ini: www.isadanislam.com yang membahas hal itu.

Saudara Dedi mengatakan bahwa ajaran Injil sama dengan Al-Quran. Apakah yang demikian ini dapat dikatakan sama? Muhammad datang dengan membawa berbagai macam aturan yang meletakkan wanita sebagai warga kelas dua.

Sedangkan, Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).
~
DA
# gg 2012-12-22 22:49
*
Sekiranya admin dapat menjawab pertanyaan Dedi di atas, di manakah Injil asli dengan teks bahasa Ibrani? Mengapa Firman Tuhan menggunakan bahasa yang tidak senonoh seperti bersundal dan susunya dijamah-jamah serta dada keperawanannya dipegang-pegang ? Bagaimana pendeta menjelaskan hal ini kepada anak kecil yang ingin memahami makna ayat itu?

Memang tidak ada yang mampu menandingi keindahan bahasa dalam Al-Quran.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:20
~
Saudara Gg,

Ini adalah jaman yang modern dan serba canggih. Saudara dapat dengan gampang dan cepat mendapatkan bahasa asli Injil, malahan seluruh Alkitab di internet. Tetapi jika saudara ingin melihat langsung, saudara dapat mengunjungi di Inggris dan Prancis.

Saudara Gg, dalam memahami Kitab Suci, kita memerlukan hikmat dan pengertian dari Allah. Sehingga kita dapat mengerti pesan yang disampaikan Allah lewat setiap firman-Nya.

“Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis” (Injil, Surat Titus 1:15).

Isi Alkitab bukan untuk ditutup-tutupi. Anak kecilpun harus diajarkan firman Allah sedini mungkin. Agar tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak. Sehingga mereka dapat hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah.

Apakah menurut saudara Gg, Allah meninggikan satu bahasa di atas bahasa lain?
~
DA
# harol 2012-12-23 17:45
*
Apa maksudnya Tuhan bapak bagi agama Kristen, apa agama ini menyatakan kalau Tuhannya itu pria. Apa juga maksud dari Tuhan anak yang juga menyatakan pria. Karena anaknya Tuhan yang di anggap oleh Kristen itu Isa yang juga seorang pria. Apakah Tuhanmu itu memiliki nafsu sehingga berhubungan dengan Maryam sampai mempunyai anak? Katakanlah jika kalian orang-orang yang menganggap agama kalian yang benar dari mana pasangan nabi adam dilahirkan (Eva).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:23
~
Saudara Harol,

Kami menyadari bahwa konsep tentang "Bapa", "Anak" antara yang Saudara kemukakan dan yang kami imani adalah berbeda. Untuk itu silakan baca penjelasannya di url ini: tinyurl.com/7qxpzuw dan tinyurl.com/chkg2ac

Jika ada yang ingin ditanyakan dan ingin berdiskusi lebih inten silakan mengemail staf kami di
Para pengikut Isa Al-Masih sama sekali tidak pernah beriman kepada Anak Allah sebagai hasil hubungan Allah dengan Maryam, seperti yang saudara dituduhkan. Jelas itu adalah ajaran yang sangat merendahkan dan menghujat Allah.

Saudara Harol, Hawa tidak dilahirkan, tetapi diciptakan oleh Allah yang diambil dari tulang rusuk Adam. "Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia [Adam] itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia [Adam] itu" (Taurat, Kitab Kejadian 2:22).
~
DA
# harol 2012-12-23 18:00
*
Kenapa anda tidak pelajari isi dari Injil secara teliti dari Injil yang kamu pegang. Terus terang saya seorang yang masuk Islam karena saya tidak percaya dengan kitab yang selalu berubah-ubah dan banyak versinya.

Situs ini tidak bermutu bila anda ingin berlaku adil harusnya setiap komentar harus segera ditampilkan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:28
~
Saudara Harol,

Tentu saja kami mempelajari dan percaya pada Injil. Karena Injil adalah berita keselamatan. Bahwa kedatanganNya, pengajaranNya, kematianNya (di kayu salib), kebangkitanNya, dan pengangkatanNya ke surga menjawab persoalan dosa manusia.

Seperti Allah menebus "anak itu (yaitu anak Ibrahim) dengan seekor sembelihan yang besar" (yaitu seekor sembelihan yang disembelih ganti anaknya - Qs 37:102-107), demikian juga dalam cerita Injil yang jauh lebih indah. Allah mengatur ada Seorang penebus (dari dosa) yang turun dari surga dan menjadi pengganti hukuman dosa anda dan saya.

Demikian Firman Allah, "Lihatlah Anak domba Allah [Isa Al-Masih], yang menghapus dosa dunia." (Injil, Rasul Yohanes 1:29) dan "Dia [Isa Al-Masih] yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." (Injil,Surat 2 Korintus 5:21)."
~
DA
# Zulkifli bin Muhamma 2012-12-24 05:45
*
Pak atau Bu,

Anda itu salah besar, Allah berfirman “Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.” (Qs 4:124)

Semoga Allah menjadikan Bapak atau Ibu Muslimin atau Muslimah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:31
~
Saudara Zulkifli bin Muhamma,

Tentu saja Allah tidak membedakan pria atau wanita yang dapat masuk sorga. Karena wanita dan pria sama dihadapan Allah.

Namun anehnya, dari sekian banyak janji kenikmatan yang diberikan di sorga hanya ditujukan kepada kaum pria. Mereka akan menikmati berbagai rasa anggur (Qs 83:25; 76:17; 83:27; 76:5). Juga akan diberi wanita-wanita yang sangat cantik (Qs 38:53, 44:54, 52:20) dan para perawan-perawan (Qs 55:70-74).

Sayangnya, Al-Quran tidak memberi penjelasan tentang sorga bagi kaum wanita Muslim. Atau mungkinkan Allah hanya memihak kaum pria saja?
~
DA
# rinna 2012-12-26 01:06
*
Saya seorang mualaf, dulu saya beragama Khatolik. Saya sangat malu dengan artikel anda di atas. Artikel anda jelas menghina agama lain. Apa itu yang di ajarkan di Alkitab? Kenapa saya berpindah agama? banyak alasan yang membuat saya berpindah agama. Saya mencari kebenaranya selama 18 tahun. Saya mulai berniat pindah agama setelah menemui banyak keganjilan pada Alkitab. Pada Injil perjanjian lama dan baru sangat bertolak belakang ajaranya dan firmannya dan kesannya menyesatkan. Sudah jelas Isa itu utusan Allah tapi masih aja di anggap Tuhan. Itu salah satu alasan saya menjadi mualaf.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:33
~
Saudara Rinna,

Terima kasih atas kesaksian saudara.

Jika menurut saudara Rina artikel di atas menghina agama lain, kiranya saudara Rina dapat menunjukkan kepada kami. Karena tujuan kami bukan untuk menghina agama lain. Tetapi untuk saling berbagi dan belajar bersama. Khususnya pada topik ini mengenai bagaimana seharusnya memperlakukan wanita.

Jika saudara Rinna ingin membahas Alkitab silakan beralih ke situs kami ini: www.isadanislam.com

Bagi kami pindah agama tidak penting, yang penting apakah seorang diselamatkan dari dosa? Apakah ia bertemu dengan Sang Juruselamat? Inilah hal terpenting, bukan?

Lalu, bagaimana dengan saudari sebagai wanita Muslim. Di manakah tempat saudari. Sorga atau neraka dan kenikmatan apa yang akan saudara terima?
~
DA
# rinna 2012-12-26 01:16
*
Saya juga ragu akan kehadiran Yesus, dari mana asalnya Yesus dan mengapa Yesus di gambarkan dengan berambut gondrong & sangar begitu? apa manusia biasa bisa melihat malaikat dengan mata biasa sehingga bisa menggambarkan Yesus gondrong seperti itu dan berkesan seperti preman? Pikir secara logika, setahu saya nabi di ciptakan Allah dari cahaya dan tidak mungkin manusia biasa bisa melihatnya berwujud manusia karena dia di ciptakan lebih mulia dari makhluk Allah yang lainnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 17:37
~
Saudara Rinna,

Pada komen yang lalu saudara mengatakan
"menemui banyak keganjilan pada Alkitab". Artinya saudara Rinna telah membaca dan mempelajari Alkitab. Tapi kami meragukan hal itu. Karena siapa Isa Al-Masih dan dari mana berasalnya, saudara tidak tahu.

Demikianlah peringatan Isa Al-Masih bagi orang yang hanya menyelidiki Kitab suci:
"Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:39-40).

Kiranya Allah memberikan rahmat-Nya kepada saudara Rinna, sehingga dapat mengenal Isa Al-Masih terlebih datang kepada-Nya untuk memperoleh hidup kekal.
~
DA
# robot 2012-12-26 21:12
*
Betul Rinna @ di dalam Alkitab mereka, Yesus memanggil ibu-Nya dengan kata "perempuan" ketika Maria menyuruh Yesus untuk mengubah air menjadi anggur. Bukankah itu sangat tidak sopan, sedangkan di dalam Al-Quran Maria sangat dimulyakan bahkan salah satu surah Al-Quran dinamakan surah Maryam (Maria).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 18:03
~
Saudara Robot,

Mungkin saudara dapat menunjukkan kepada kita ayat yang saudara maksud, terimakasih.

Lalu bagaimana menurut saudara Muhammad memperlakukan wanita, seperti artikel di atas?
~
DA
# rufus 2012-12-27 18:52
*
Suatu pelayanan yang sungguh baik, teruskan dan harus demikian menyediakan jawaban kepada siapapun, yang bertanya. Apologia!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 18:04
~
Saudara Rufus,

Terimakasih atas apresiasi yang saudara berikan.Kerindu an kami adalah, setiap orang yang mengunjungi situs kami dapat diberkati.

Bila saudara ada waktu, silakan juga mengunjungi situs-situs kami lainnya. Yaitu: www.isadanalquran.com, www.isadanalfatihah.com dan www.isaislamdankaumwanita.com.

Semoga situs-situs kami yang lain bermanfaat bagi saudara.
~
DA
# harol 2012-12-28 03:15
*
Kenapa Kitab Injil yang ada sekarang tidak di tulis dengan bahasa aslinya?Harusny a bahasa Ibrani dulu baru di artikan ke bahasa Indonesia? Apakah anda sebagai Staff Isa sudah pernah melihat Injil dengan tulisan aslinya?

Jangan-jangan Kitab Injil anda buatan pendeta di Indonesia yang isinya cuma dibuat-buat untuk menyenangkan anda sendiri! Karena Nabi Isa a.s itu bukan orang Indonesia!

Jadi apa mungkin tulisan Injil itu benar 100 % sama dengan aslinya? Sungguh beda dengan Al-Quran mungkin ada orang yang dapat mengubahnya, tapi hal itu pasti hanya sementara karena Allah sendiri yang berjanji akan menjaganya!

Contoh banyak keajaiban anak-anak balita yang sudah hafal detil-detil huruf dan tadjwid dari Al-Quran.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-11 18:09
~
Saudara Harol,

Terimakasih atas kunjungan dan komentar saudara.

Tetapi maaf kami tidak dapat memberi tanggapan pertanyaan saudara di sini. Karena tidak berkaitan dengan topik yang kita bahas.

Namun jangan khawatir, saudara dapat mendiskusikan pertanyaan saudara di atas pada situs kami ini yang membahas tentang Injil di www.isadanislam.com.
~
DA
# tauhid 2013-01-16 17:59
*
Kami tekankan jangan sembarangan menafsirkan ayat Al-Quran. Kita saja orang Islam tidak berani menafsirkan ayat Al-Quran karena banyak pengetahuan yang harus kita kuasai, qiraat, nahwu syaraf, asbabun nuzul dll.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-18 11:12
~
Saudara Tauhid,

Terimakasih atas saran saudara. Kami setuju dengan saudara, Al-Quran tidak mudah untuk ditafsirkan. Itulah sebabnya, ada banyak penafsiran-pena fsiran yang berbeda dari kalangan Islam sendiri.

Jika yang kami tulis di atas salah, silakan saudara memberi masukan dan membagikan ilmu saudara dengan kami.

Tentu tidak ada salahnya bila kita ingin mempelajari Al-Quran dan Alkitab dengan benar bukan?
~
DA
# Terang 2013-01-20 12:16
*
To Semua,

Ijinkan saya membuat kesimpulan.
1. Jelas staff IIDKW tidak pernah lelah dalam memberikan penjelasan yang sama karena pertanyaan yang diulang-ulang.
2. Menyamakan isteri dengan ibu, jelas berbeda walaupun sama wanita. Dapatkah ibu dipoligami dengan anak sendiri.
3. Selalu mengatakan Injil yang ada palsu secara berulang kali, namun tidak ada 1 pun yang dapat membuktikan. Jadi itu hanya karangan cerita yang diberitahukan secara turun temurun.

Pertanyaan :
1. Apabila itu kitab penyempurna kenapa umat Muslim memandang poligami tabu saat ini & dilarang di kedinasan?
2. Apabila ada nikah resmi kenapa ada nikah sirih & apa fungsinya di jaman ini?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-22 16:30
~
Saudara Terang,

Terimakasih atas komentar saudara yang telah memberi apresiasi atas situs kami. Kiranya menjadi pemahaman baru bagi rekan-rekan yang lain yang bergabung di forum ini.

Firman Allah dengan jelas menyatakan bahwa ketetapan Allah sejak semula mengenai pernikahan adalah seorang suami hanya berhak atas satu isteri dan sebaliknya. “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging” (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).
~
DA
# Hulondhalangi 2013-01-23 23:07
*
Dalam pembagian harta kenapa wanita mendapat lebih sedikit dari pria? Karena wanita ketika ia menikah akan menjadi tanggungan suaminya. Itulah keadilan Islam.

Mengenai Poligami mana yang lebih mulia, dinikahi resmi atau dijadikan gundik? Lihat di negara Eropa, Amerika, Australia wanita tinggal serumah dengan pria yang bukan muhrimnya dan memiliki anak tetapi tanpa ada ikatan perkawinan.

Tolong IDI buatkan artikel tentang itu kenapa anda tidak pernah protes?

Jadi Kristen atau Islam yang memperlakukan wanita itu rendah?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-28 17:15
~
Saudara Hulondhalangi,

Di mana letak keadilannya? Disebut pembagian tetapi tidak sama. Tidak berlaku adil dan lebih mengistemewakan kaum pria. Apapun alasannya jelas hal itu telah mendiskriminasi kaum wanita.

Baik poligami atau menjadikan gundik keduanya tidak mulia. Inilah yang dikehendaki Allah, satu suami hanya berhak atas satu isteri, demikian sebaliknya. "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).

Saudaraku, tidak semua orang yang menyebut dirinya Kristen adalah Kristen sejati. Sama halnya seperti saudara, apakah saudara mau taat pada Allah atau tidak, itu adalah pilihan saudara. Karena manusia adalah budak dosa, untuk itulah mereka memerlukan anugerah dari Allah untuk menolong mereka.

Nah, Isa Al-Masih datang ke dunia untuk memperbaiki kondisi seperti ini. Ia ingin membentuk hati kita menjadi baru, untuk hidup berkenan kepada Allah. (Injil, Surat I Tesalonika 4:1)
~
DA
# stef 2013-01-25 23:47
*
@Hulondhalangi,

Coba gunakan nalar anda, anda harus bisa membedakan contoh kasus dan sumber ajaran. Orang-orang di Eropa yang melakukan zinah jelas melanggar ajaran Yesus, sedangkan babu/budak yang digauli di Arab jelas meniru nabinya sendiri.

Anda bertanya: "Poligami mana yang lebih mulia, dinikahi resmi atau dijadikan gundik"?

Kalau dalam Kristen duanya tidak dibenarkan. Hakekat pernikahan Kristen adalah kudus hingga maut memisahkan, dua (ingat 2 bukan 1+4) daging menjadi satu daging (monogami) Injil, Rasul Besar Matius 19:4-6.

Poligami sebenarnya bukan jalan keluar dari suatu masalah, tetapi justru melegalkan perselingkuhan & hasrat seks yang berlebihan dengan dalih agama. Jika ingin menggauli wanita lain dengan halal & tidak dicap selingkuh, Islam-lah yang menfasilitasi dengan namanya poligami.
# Nanda 2013-01-27 09:24
*
Cara Injil memandang wanita:

"Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung. Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang" (Kitab Kidung Agung 7:2-3).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-29 16:29
~
Saudara Nanda,

Kami hendak bertanya kepada Saudara Nanda, siapakah sesungguhnya yang menciptakan wanita? Manusia-kah atau Allah? Jika Allah hendak mendeskripsikan keindahan seorang wanita, apakah Allah pun tidak boleh melakukannya?

Lagian ayat-ayat tersebut tidak secara serampangan mengutip keindahan seorang wanita. Ayat-ayat itu dilukiskan dalam bentuk puisi yang bernilai tinggi secara seni.
~
DA
# Hulondhalangi 2013-01-27 11:31
*
Nabi-nabi terdahulu juga Poligami dalam Bibel, kenapa tidak dipersoalkan? Sadisnya lagi dalam Alkitab Nabi-nabi difitnah berzinah dengan anak sendiri, dengan pelacur dan dicap sebagai pendosa. Sebagai orang Islam kami tidak mempercayai kisah-kisah seperti itu.

Poligami itu lebih manusiawi daripada Selibat (tidak kawin) karena menentang kodrat. Orang Kristen mencap jelek poligami karena menganiaya perasaan wanita.

Kalau Tuhan dianggap tiga dalam satu, apa ini bukan penganiayaan lebih sadis? Sekalipun Islam mengajarkan Poligami, tetapi Allah SWT membatasinya dan syarat yang harus dipenuhi harus berlaku adil, kalau tidak mampu satu itu lebih baik.

Saya cuma heran orang Kristen membahas Poligami, tapi bungkam melihat zinah, homoseks dan lesbian, nudisme merajalela di Kristen.
# stef 2013-01-28 04:12
*
@Hulondhalangi,

Jangan asal bicara saja cari pembenaran untuk membela nabimu yang suka menikah. Dalam Bibel tidak ada nabi Poligami, satu-satunya yang hampir mendekati (hampir) poligami cuma Abraham, yaitu dengan budaknya Hagar akibat ketidak sabaran Sara menunggu janji Tuhan (Abraham & Sara punya anak). Akhirnya lahirlah Ismail si anak budak.

Abraham-pun bukan nabi tetapi bapa orang percaya yang pada awal kehidupannya kurang percaya akan janji Tuhan. Apalagi Salomo dan Daud, dia itu raja, bukan nabi.

Sekarang sudah jelas bukan bahwa ajaran Kristen, Yesus, Isa Al-Masih tidak pernah sekalipun mengizinkan poligami apalagi membenarkan.
# thegreatesAlloh 2013-02-19 01:38
*
Wanita kurang cerdas dibanding pria, dan harus diperintah oleh pria (Qs 4:34).

(fakta, bahwa Yesus/Isa Al-Masih (pria) dan memimpin umat-Nya termasuk wanita).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-19 15:39
~
Saudara ThegreatesAlloh,

Benar, Isa Al-Masih adalah kepala, pemimpin dari jemaat-Nya (pria dan wanita). Demikian Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Jadi, meskipun bukan pemimpin dalam rumah tangga bukan berarti wanita kurang cerdas, wanita lebih rendah dari pria.
~
DA
# thegreatesAlloh 2013-02-20 13:35
*
Kita di sini berbicara "Fakta" bukan kesimpulan dari perorangan / suatu "team"
1. Tuhan kalian pria "Bapak" bukan ibu, Nabi Isa pria bukan "wanita"
2. Presiden disuatu negara lebih banyak pria dibanding wanita
3. Allah itu maha adil dan maha mengetahui dia menciptakan suatu jenis yang disebut pria (adam) dengan fisik yang lebih kuat untuk melindungi wanita (hawa). Maka di Al-Quran menyatakan bahwa pria adalah pemimpin bukan menyatakan bahwa wanita tidak cerdas!
4. Tentang poligami : di sini hanyalah sebuah aturan, seperti adanya hukum di suatu negara, dengan ada/tidak adanya aturan ini manusia yang di pengaruhi oleh iblis akan tetap mendua/berzinah . Sharing ini membuat iman saya semakin tebal akan Islam, terima kasih.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-25 11:46
~
Saudara ThegreatesAlloh,

Benar, Allah Bapa, Isa Al-Masih memilih untuk menyatakan diri kepada manusia dalam wujud pria. Demikian banyak presiden di suatu negara adalah pria dibanding wanita.

Yang ingin kami sampaikan di sini adalah bukan berarti dengan fakta-fakta di atas Allah merendahkan wanita dibawah pria. Tetapi di hadapan Allah, pria dan wanita sepadan. Jadi, pria tidak lebih tinggi atau lebih berharga daripada wanita.

"Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Mengenai pernikahan sejak semula Allah menetapkan pernikahan monogami, jadi ketika terjadi poligami maka itu melanggar ketetapan Allah.
~
DA
# Hulondhalangi 2013-02-20 19:36
*
Kenapa komen saya dihapus karena sulit diklarifikasi, ya? Nenek moyang Yahudi juga poligami.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-25 11:49
~
Saudara Hulondhalangi,

Mengapa kami hapus Saudara dapat melihat kembali aturan memberi komentar yang telah kami buat di atas. Terima kasih harap maklum!

"nenek moyang Yahudi juga poligami". Mengapa hal itu terjadi, karena dalam diri manusia terdapat satu ikatan dosa yang membelenggu mereka. Keserakahan yang akhirnya membuat manusia tidak mematuhi aturan yang telah Allah tetapkan.

Dimana ketika Allah menciptakan manusia, Dia telah menetapkan, satu suami hanya berhak atas satu istri, demikian sebaliknya. "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).

Demikian Isa Al-Masih sangat menentang poligami dan menekankan satu istri saja seumur hidup! "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Besar Matius 19:6).
~
DA
# mantan 2013-02-22 00:12
*
Mengapa tidak terjawab? Rekan Admin selayaknya menjawab komen dari rekan lainnya. Semua masih masuk dalam logika maka gunakan kitabmu dan kami akan gunakan juga kitab kami serta gunakan juga logika untuk menjawab.

Agama juga membutuhkan logika untuk mempelajari segala sesuatunya, maka itu manusia lebih mulia dibanding ciptaan lainnya karena diberi akal dan nafsu. Gunakan logika juga untuk memahami ayat-ayat di kitabmu.

Dan saya mengundang anda semua khususnya admin untuk menjawab berbagai status saya di akun FB saya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-25 16:11
~
Saudara Mantan,

Tentu saja kami menanggapi komen-komen dari rekan-rekan.

Kami sependapat dengan saudara, manusia diberi akal untuk berpikir. Untuk itu kami ingin mengajak saudara untuk memikirkan beberapa ajaran Isa Al-Masih dan Muhammad seperti pada artikel di atas!

Kami bukan menyembah manusia, tetapi menyembah Allah yang Esa, Allah yang hidup dan penuh kasih. Untuk mengenal pribadi Isa Al-Masih sesungguhnya silakan kunjungi situs kami ini: www.isadanislam.com

Dan terima kasih atas undangan saudara.
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-25 11:54
~
Kepada pembaca situs kami, kiranya dapat memperhatikan pedoman di bawah ini dalam memberi komentar.

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:
(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam
# rolli 2013-03-29 09:21
*
Memberhalakan Rasul menjadi Tuhan. Isa Al-Masih yang baru lahir di awal tahun Masehi bisa jadi Tuhan bagi dunia yang telah ada juta tahun sebelum masehi. Tidak masuk akal.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-04-02 16:40
~
Saudara Rolli benar, Isa Al-Masih adalah Rasul. Ia Rasul berasal dari sorga. Namun Ia lebih dari Rasul, Ia adalah Kalimat Allah. Penjelasan selengkapnya silakan baca di ulr ini: tinyurl.com/cbpty36

Yang baru lahir, setelah beberapa juta tahun lalu menjadi Tuhan memang tidak masuk akal. Tetapi jika Tuhan yang menjadi manusia melalui proses kelahiran, tidak mustahil bukan?

Untuk mengenal pribadi Isa Al-Masih lebih dalam silakan bergabung di situs kami ini: www.isadanislam.com
~
DA
# mr.x 2013-05-03 07:33
*
Staff,

Masalah pembagian harta warisan, kenapa wanita lebih sedikit?
Coba kita pikirkan sejenak. Menurut saya pribadi, di dalam sebuah keluarga, pria adalah seorang pemimpin. Anak dan istrinya adalah yang dipimpin yang menjadi tanggungannya.

Menurut saya, soal harta waris bukan masalah jumlah yang diperhatikan, tetapi maksud pembagiannya. Seharusnya harta tersebut diberikan kepada orang yang memang membutuhkan, dan menurut saya yang lebih membutuhkan itu pria, karena mereka memiliki tanggungan sedangkan wanita berada dalam tanggungan suaminya.

Terima kasih.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-08 16:28
~
Saudara Mr.X,

Maaf kami menjadikan satu kolom komentar saudara, karena keduanya berkaitan.

Dalam hal pembagian warisan tentu saja secara kuantitas, artinya jumlahnya harus sama. Tetapi mengapa wanita mendapat lebih sedikit dari pada pria, apakah ini adil?

Memang seorang pria jika sudah berkeluarga memiliki tanggungan yaitu anak dan istri. Tapi apakah seorang suami dalam menangung keluarganya hanya berasal dari warisan yang diterimanya, tidak bukan?

Lagi, bagaimana bila seorang wanita yang sudah menikah tetapi suaminya tidak memiliki warisan, kemudian suaminya meninggal dunia, siapa yang menanggung keluarga ini? Bukankah wanita ini juga membutuhkan?
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-07 15:33
~
Topik uraian untuk comment: Ajaran Al-Quran dan Injil dalam memperlakukan wanita

Kami masih ingin pendapat para Mukmin, bagaimana dengan ayat-ayat Al-Quran dan ajaran-ajaran Islam yang menomor-du akan wanita?

Maaf jika ada komentar-koment ar saudara yang terpaksa kami hapus. Bila saudara ingin komentarnya tidak dihapus staf kami, silakan mematuhi peraturan di bawah ini ketika memberi komentar.

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain. 
~
DA
# Mirdawaty 2013-06-02 16:57
*
“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang di dekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapa n. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan" (Qs 56:10-21).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-05 16:53
~
Saudara Mirdawaty,

Adakah yang ingin saudara sampaikan atau tanyakan dari kutipan ayat di atas?

Bagaimana tanggapan saudara Mirdawati, akankah wanita Muslim selamanya dipandang rendah dan menjadi warga kelas dua? Karena menjadi subjek sakit hati dan direndahkan oleh poligami. Diancam oleh perceraian  yang begitu mudah, dianiaya suami, serta diskriminasi lainnya.

Namun, Isa Al-Masih datang dengan membawa ajaran yang menyatakan bahwa pria dan wanita adalah sepadan. "Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).
~
DA
# JokAl 2013-10-18 21:11
*
Kuman di seberang laut nampak, gajah di depan mata tak nampak.
Menganggap, di dalam agama Islam bahwa wanita tidak boleh menjadi pemimpin.

Tengoklah di Vatikan. Sampai sekarang adakah wanita yang menjadi pemimpin?
Yang lebih parah, ajaran Kristen yang dijalankan dalam Vatikan menganjurkan "Selibat / tanpa menikah baik romo, pendeta, maupun suster".

Bukankah mengebiri sifat manusia yang ingin mempunyai anak, menjadi ibu, menjadi ayah. Kasihan ya jadi orang Nasrani. Ke mana mereka harus melampiaskan hasrat seksualnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-10-21 11:54
~
Saudara Jokal,

Kiranya beberapa ayat dalam kitab saudara di bawah ini dapat direnungkan dan membuka mata saudara. Bagaimana kitab saudara dan agama Islam memperlakukan wanita:

- Wanita kurang cerdas dibanding pria, dan harus diperintah oleh pria (Qs 4:34).
- Menyamakan wanita dengan ladang, jadi pria dapat menggunakannya sesuka hatinya (2:223).
- Kesaksian wanita hanya dihargai setengah dari kesaksian pria (2.282).
- Seorang pria boleh mempunyai isteri empat sekaligus (Qs 4:3).
- Seorang pria mendapat hak warisan dua kali lebih banyak dibanding wanita (Qs 4:11).
- Suami juga diperbolehkan memukul isteri yang tidak taat (Qs 4:34).

Dalam Kitab suci Allah wanita dan pria sepada. Wanita tidak menjadi pemimpin bukan berarti wanita tidak cerdas atau wanita lebih rendah dibanding pria.

Mengenai mereka yang tidak menikah, Isa Al-Masih mengatakan demikian:

"Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti" (Injil, Rasul Besar Matius 19:11-12).

Itulah bedanya pengikut Isa Al-Masih dengan yang lain yang hanya ingin memuaskan hasrat seks saja.
~
DA
# Elang Biru 2013-10-19 17:11
*
Tidak ada pengkelasan dalam Islam. Semua umat Muslim dipandang sama, yang membedakan adalah taqwa. Wanita warga kelas dua adalah buatan anda sendiri.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-10-21 11:57
~
Saudara Elang Biru,

Kami yakin umat Muslim menghargai dan memandang wanita setara dengan pria. Tentu saja kami tidak menulis tanpa alasan. Bagaimana menurut Saudara Elang dengan ayat-ayat kitab saudara dan ajaran-ajaran Islam seperti dalam artikel di atas?

Bila tidak keberatan silakan memberikan tanggapan saudara.
~
DA
# tiga 2013-11-08 20:36
*****
Admin,

(1) Qs 4:34 dalam sebuah keluarga pria-lah berperan sebagai pemimpin. Jika wanita melakukan kesalahan, pria memberi nasihat kalau tidak mempan maka pisah ranjang (bukan cerai). Bila tidak mempan juga maka dengan terpaksa boleh memukulnya.

(2) Istri-istrimu adalah ladang bagimu ... (Qs 2:223). Ladang yang dimaksud adalah dalam melakukan seks. Jadi jangan melakukan seks selain dengan istri.

(3) Qs 2:282 masih ada tambahannya di ayat itu juga "jika seorang lupa seorang lagi mengingatkannya".

(4) Qs 4:3 Islam membolehkan poligami dengan syarat dapat berlaku adil dan mendapat persetujuan istri dan dengan tujuan melindungi wanita yang akan dinikahi.

(5) Qs 4:11 pria jika memiliki harta harus digunakan untuk menafkahi keluarga, wanita tidak wajib.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-15 14:05
~
Saudara Tiga,

Terima kasih atas penjelasan saudara. Berikut tanggapan kami kiranya dapat direnungkan.

Qs 4:34, telah menilai wanita lebih rendah dari pria. Dan dengan alasan menasehati, pria boleh memukul istri. Qs 2:282, bila saksinya pria hanya 2 tapi bila wanita harus 2 ditambah 1 pria. Benarkah Allah yang menciptakan wanita memandang ia rendah, kurang cerdas, dan memperbolehkan suami berlaku kasar?

Perhatikan kutipan ini: “..., maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki” (Qs 2:223). Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks?

Qs 4:3, berpoligami syarat adil. Mustahil pria dapat berlaku adil (Qs 4:129). Adakah wanita yang rela berbagi suami, pernahkah saudara memikirkan ini?

Qs 4:11, lagi-lagi mendiskriminasi wanita dengan pembagian yang tidak sama.

Namun Isa Al-Masih mengajarkan pria dan wanita sepadan. Meskipun bukan pemimpin dalam rumah tangga bukan berarti wanita kurang cerdas, lebih rendah dari pria. Sehingga wanita pengikut Isa tidak perlu khawatir akan dipukul suaminya, dipoligami atau dideskriminasi lainnya.
~
Daniar
# muslimah 2014-05-22 17:11
~
Pria dan wanita diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing supaya saling melengkapi. Pria dilebihkan dari wanita misal secara fisik pria lebih kuat supaya bisa melindungi wanita. Pria ditakdirkan sebagai pemimpin. Ada tahapan yang dilakukan dan memukul adalah cara terakhir jika tidak bisa dinasihati secara baik.

Wanita diibaratkan sebagai ladang, benarkah membuat pria bisa bertindak sesuka hati? Untuk mendapatkan hasil yang baik dari ladangnya bukankah mereka harus memilih benih yang baik, mengolah lahannya dengan baik merawat dan menjaganya?

Tentang kesaksian wanita berbeda dengan pria berkaitan dengan dominasi kerja otak pada pria dan wanita. Sebagai pemimpin pria berkewajiban memberi nafkah keluarganya sehingga wajar jika mendapat warisan 2x lebih banyak daripada wanita.

Setiap Mukmin baik pria maupun wanita jika berbuat kebaikan maka akan dibalas dengan sorga. Saya adalah seorang wanita, tapi saya tidak pernah merasa menjadi kelas 2. Masing masing punya tugas sesuai dengan kodratnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-05-30 14:46
~
Saudara Muslimah,

Terima kasih atas penjelasan saudara di atas, maaf kami menjadikan satu kolom. Berikut tanggapan kami.

Pria dilebihkan dari wanita. Selain sebagai pemimpin, pria diperbolehkan memukul sebagai cara terakhir, wanita diibaratkan sebagai ladang bukankah ini menyamakan wanita sebagai obyek seks?, pria lebih cerdas dari wanita?, warisannya 2x dari wanita. Bukankah aturan tersebut telah mendiskriminasi kan wanita?

Kami menyadari bila saudara tidak pernah merasa menjadi kelas 2. Karena sebagai wanita Muslim saudara memiliki prinsip terima saja. Apakah menurut saudara, dalam hal ini para wanita tidak boleh memikirkan atau mempertanyakan hal itu?
~
Daniar

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer