Derajat Wanita Di Mata Muhammad!

wanita-menderita

Saya sering mendengar sahabat-sahabat saya, kaum Muslimah menyanjung nabi Muhammad. Mereka berkata: "Seandainya saya memiliki suami seperti Muhammad, tentu hidup saya lebih bahagia."

Mengapa mereka berharap demikian?  Apakah benar yang dikatakan Al-Quran dan Hadits bahwa Muhammad sangat menghargai kaum wanita?

Kedudukan Wanita di Mata Muhammad

Orang Muslim percaya bahwa Al-Quran, tanpa ada keraguan sedikitpun, mengajarkan kesetaraan antara pria dan wanita. Menurut mereka, tidak pernah ada pertikaian mengenai hal ini. Pria dan wanita adalah setara.

Namun kenyataannya, sangat berbeda dengan yang disampaikan Al-Quran dan Hadits tentang wanita.

Wanita Kurang Akal dan Agamanya

Muhammad berkata kepada para wanita Muslim: "Saya tidak melihat di antara orang-orang yang kurang akal dan agamanya....., selain daripada kamu sekalian" (Hadist Shahih Bukhari Volume 1, Buku 6 No. 301)

Muhammad berkata demikian karena wanita yang sedang masa haid dilarang melakukan aktivitas keagamaanya. Seperti sholat, puasa maupun haji.

Wanita Setengah dari Pria

Hadits mencatat bahwa: "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki"  (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826)

Dengan mengikuti aturan ini, wanita akan menjadi korban kejahatan pria. Dalam pengadilan agama Islam, seorang wanita harus dihukum mati bila kedapatan berzinah. Wanita tidak dapat membela dirinya, karena tidak ada saksi wanita lain.  Tidak mungkin pula ada saksi pria yang melihat tindakan demikian.

Wanita Pembawa Derita Bagi Pria

Muhammad juga berkata kepada kaum wanita: "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33)

Ironis sekali wanita dianggap sebagai pembawa derita bagi pria.  Wanita digambarkan sebagai sumber kejahatan dan nafsu yang akan menjerumuskan pria.

Wanita Dijadikan Seperti Tanah

Menurut Al-Quran "Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223)

Menurut ayat di atas, pria dapat berbuat semena-mena terhadap wanita dalam hal seksualitas.  Seksualitas pria diakui, diberlakukan dan ditegaskan oleh Al-Quran.  Kebutuhan wanita secara total diabaikan.

Wanita Dianggap Jahat

Nabi umat Islam juga bersabda: "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).  Hal ini memberikan petunjuk bahwa wanita dianggap sebagai sosok yang jahat dan disejajarkan dengan binatang (kuda) dan benda (rumah).

Bila melihat semua hal di atas, masih layakkah kaum Muslimah memimpikan seorang suami seperti pribadi Muhammad?

Derajat Wanita di Mata Isa Al-Masih

Sepanjang hidup Isa Al-Masih, Dia tidak pernah menzolimi wanita. Isa Al-Masih juga tidak pernah memanfaatkan wanita untuk kepentingan diri-Nya.  Isa Al-Masih begitu mengasihi wanita dan memperlakukan mereka sebagai pribadi yang berharga.

Bahkan Dia menganggap wanita sebagai saudari perempuan-Nya atau sebagai ibu-Nya. "Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku" (Injil, Rasul Besar Matius  12:50).

Maka tidaklah mengherankan bila wanita yang menjadi pengikut Isa Al-Masih menemukan kedamaian dan merasa berharga.  Sebetulnya tidak sulit memiliki kedamaian ini.  Rindukah saudara menemukan kedamaian dan merasa berharga? Datanglah kepada Isa Al-Masih!

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# ulos 2012-08-15 14:44
*
Berhati-hatilah wahai kaum Muslimin. Beginilah caranya Staf IDI menjelek-jelekk an agama Islam.

"Isteri-isterim u adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223).

Pada hal bunyi ayat di atas bukanlah dimaksudkan arti tanah yang sebenarnya. Akan tetapi bagi mereka yang kurang mengerti dan tidak mengetahui, begitulah jadinya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-16 13:53
~
Saudara Ulos,

Pertama-tama kami ingin menyampaikan kepada saudara bahwa tujuan situs ini bukan untuk menjelek-jelekk an agama Islam atau agama tertentu. Karena tidak ada untungnya bagi kami.

Dan mengenai ayat di atas, apakah wajar bila seorang istri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks?

Dalam pernikahan memang istri harus melayani kebutuhan biologis suaminya. Tetapi dilihat dari segi kesehatan pun seorang suami tidak berhak memaksakan kehendaknya. Hubungan suami istri dapat dilakukan bila memang kedua belah pihak menginginkannya . Itulah hubungan yang sehat.

Bagaimana mungkin sebuah agama penyempurna mengajarkan bahwa seorang suami dapat memperlakukan istrinya sesuai dengan kehendaknya sendiri? Dapatkah ini disebut sebagai ajaran penyempurna?
~
SO
# ulos 2012-08-29 12:43
*
Staf IDI,

Seperti yang pernah saya katakan bahwa Al-Quran itu mempunyai makna dan arti. Apa bila anda membaca sesuai apa yang tertulis dalam Al-Quran, itu namanya terjemahan. Dalam bahasa Arabnya harfiyah.

Selanjutnya ada yang dinamakan secara maknawiyah. Makanya anda harus mendalami arti dari kata kata harfiyah tersebut. Untuk bahasa perumpamaan apapun bisa kita lakukan. Semuanya bergantung kepada niat dan berkonasi yang positip.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-31 09:15
~
Saudara Ulos,

Terima kasih untuk nasehat saudara.

Bila memang demikian adanya, apakah menurut saudara penjelasan kami di atas, tentang bagaimana ajaran Muhammad memperlakukan wanita tidak benar?

Lalu menurut saudara Ulos, bagaimana sebenarnya ajaran Muhammad dalam memperlakukan wanita? Kiranya saudara Ulos tidak keberatan untuk berbagi informasi dengan kami.

Maaf sebelumnya, karena situs ini membahas seputar wanita dan bukan Al-Quran, kami harap saudara pun dapat memberi tanggapan sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Bila saudara ingin menjelaskan tentang Al-Quran, silakan saudara bergabung di: www.isadanalquran.com
~
SO
# Saifur Rosyid 2012-09-01 12:01
*
Saya mencintai Nabi Muhammad SAW, dimulai ketika kekasih sejati saya itu mengucapkan: “Apabilapun engkau menaruh bulan pada tangan kiriku, dan matahari pada tangan kananku. Niscaya aku tidak akan menghentikan risalah ini”.

Ketika Kaum Quraisy--pengua sa mekah menawarkan: Harta yang tak terkira, wanita tercantik, tanah luas. Ia memilih diperangi kaumnya. Sebuah agama paling baru di dunia yang datang dari tanah mekah yang gersang dan tandus.

Anda Nasrani, adalah saudara tua agama saya. minimal kita bersaudara karena kita satu bapak: Ibrahim. Marilah kita saling tolong melawan tipudaya setan.

Apabila anda mau membalas tolong di forward ke roshvisualgmail .com
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 12:09
~
Saudara Saifur Rosyid,

Kami sangat menghargai dan salut akan kecintaan Saudara Saifur terhadap nabi Muhammad. Demikian nabi saudara Saifur begitu mengagungkan Isa Al-Masih. Beliau mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah nafas hidupnya. Mutiara Hadist, 2002 jilid III No. 152 Muhammad mengatakan, "Nafas hidupku ada di dalam Isa Putra Maryam". Nah, bagaimana saudara Saifur apakah juga mengagungkan Isa Al-Masih sebagaimana nabi Saudara mengagungkannya?

Kiranya artikel ini dapt dibaca, isadanislam.com/.../...

Kami sangat berterima kasih dan senang atas rangkulan persaudaraan yang Saudara nyatakan. Ya, marilah kita saling tolong menolong dan mengasihi satu sama lain. Saudara benar musuh kita adalah iblis yang dapat menyesatkan (Injil, Surat Efesus 6:12). Berkenankah saudara jika kita mendiskusikan bagaimana supaya kita menang melawan iblis?

Dan seperti permintaan saudara Saifur, kami juga forward ke email yang diberikan.
~
DA
# pengikut_nabi_isa 2012-09-07 18:50
*
Wanita dianggap teramat istimewa di dalam Islam. Maksud ayat bercocok tanam itu sebenarnya,untu k mendapat hasil yang lumayan. Kebun perlu di beri air, dijaga dari makhluk perusak, cahaya matahari. Inilah sebenarnya ajaran Islam. Wanita begitu istimewa sehingga kaum pria perlu menjaganya untuk mendapatkan hasil yang lumayan.

Saya anjurkan saudari mempelajari Islam dari guru yang betul untuk mendapat pengertian yang sebenarnya. Di dalam islam, wanita lebih mudah memasuki sorga daripada pria karena tanggungjawab wanita terlalu amat sedikit. Islamlah yang telah menjaga hak-hak wanita supaya tidak dimanipulasi oleh kaum pria.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 12:12
~
Saudara Pengikut Nabi Isa,

Menurut saudara penjelasan kami di atas, tentang ajaran nabi saudara memperlakukan wanita tidak benar? Lalu menurut saudara, bagaimana sebenarnya ajaran Muhammad dalam memperlakukan wanita? Kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi informasi dengan kami.

Juga, mungkin saudara dapat menjelaskan kepada kami maksud dari “menjaga untuk mendapat hasil yang lumayan”?

Benarkah wanita Muslim lebih mudah masuk sorga? Tetapi mengapa tidak ada satupun kenikmatan sorga yang ditujukan bagi wanita. Untuk topik ini saudara bisa baca di url ini tinyurl.com/7anyq6l
~
DA
# Maschan 2012-09-09 15:20
*
Anda mengambil ayat dan hadist secara sepotong-sepoto ng, yang tentunya akan mengubah makna secara keseluruhan dan keutuhan hadist tersebut.

Jika anda mempelajari ayat Al-Quran dan hadits, harus utuh dan dipelajari sebab kenapa hadist itu dikeluarkan, dan kenapa ayat itu diturunkan, jangan sepotong-potong .
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 16:03
~
Saudara Maschan,

Memang kami jarang mengutip seluruh satu ayat, baik dari Alkitab atau Al-Quran maupun Hadist. Kami membuat demikian untuk menolong pembaca supaya konsep-konsep yang penting menjadi jelas. Biasanya kalau mengutip seluruh nas, yaitu ayat-ayat pembacaan menjadi terlalu panjang.

Namun kami berusaha sedapatnya untuk memberi keterangan yang jujur dan jelas. Jika Saudara menemukan bahwa ternyata apa yang kami tulis adalah salah, maka tentu Saudara boleh memberi masukan kepada kami. Terima kasih untuk masukannya.
~
DA
# fadhli 2012-09-21 23:22
*
Anda salah interpretasi dari ajaran Islam tentang wanita, tidak benar Islam mengajarkan penekanan pada wanita. Hanya saja pria Muslim salah mengartikan ajaran agamanya.

Saya tidak percaya dengan artikel ini. Saya juga tidak percaya kalau kutipan-kutipan di artikel ini adalah ucapan Muhammad.

Muhammad bukan pria pemuja kecantikan, karena motivasinya dalam pernikahan adalah menolong, bukan nafsu, seperti menikahi janda-janda miskin dan janda yang suaminya syahid di medan perang.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-25 09:57
~
Saudara Fadhli,

Memang tidak semua orang Islam memandang wanita lebih rendah dibanding pria. Kami akui ada juga orang Islam yang berpandangan pria dan wanita setara. Namun 'Islam' dan Muhammad dalam ajarannya tidaklah memandang demikian.

Perhatikanlah ucapan Muhammad berikut ini:

- "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki" (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826)

- "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33)

- "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).

Hadist adalah kumpulan dari perkataan Muhammad yang ditulis para sahabatnya. Tidak percaya ucapan Muhammad, berarti saudara menentang Muhammad.

Menolong janda memang perbuatan baik dan mulia. Tetapi apakah hanya dengan jalan menikahi baru dapat menolong seseorang? Bila saudara Fadhli iba melihat seorang janda, dan tergerak menolongnya, apakah saudara harus menikahinya juga?
~
SO
# mutiasari 2012-09-24 01:08
*
Statemen/dugaan staf di atas amat tampak pemahaman staf masih amat dangkal, bahkan belum sampai setengah dari masyarakat awam/umum Islam tentang agama ini.

Justru jika anda tilik/belajar sejarah, Islam lahir membawa berkah bagi kalangan wanita di zaman jahiliyah. Di zaman itu bayi-bayi wanita amat tidak diharapkan, termasuk peranan istri yang ditinggal mati. Sampai datangnya Islam keadaan berangsur berubah, wanita memiliki hak dan kedudukan yang pasti dalam Islam.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-25 09:58
~
Saudara Mutiasari,

Kita simpan dulu penjelasan saudara mengenai zaman jahiliyah yang menurut saudara zaman perubahan bagi wanita. Mari kita melihat hal-hal yang sudah nyata diucapkan Muhammad.

Nah, dapatkah saudara menjelaskan apa maksud Muhammad mengatakan hal ini:

- "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki" (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826).

- "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33).

- "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).
~
SO
# Gadis 2012-09-24 10:58
*
Para Staff IDI,

Apakah wajar bila seorang isteri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks? Tidakkah anda menyadari bahwa dalam ayat Alkitab anda sendiri manusia ini dianggap binatang (domba). Mana yang arti kiasan dengan arti yang sebenarnya semuanya anda anggap sama. Ibarat kata lebih baik banyak diam daripada bicara.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-26 17:02
~
Saudara Gadis,

Menurut Saudara penjelasan di atas salah? Mungkin saudara dapat menjelaskan menurut pendapat saudara?

Saudara Gadis, ketika dikatakan bahwa manusia adalah seperti domba. Itu bukan berarti manusia adalah domba. Domba adalah seekor binatang yang harus dipandu ketika mau makan dan mau minum. Seekor domba tidak bisa mengenal jalan pulang menuju kandangnya sendiri.

Itulah sebabnya Isa Al-Masih mengatakan bahwa manusia adalah sama seperti domba karena manusia tidak tahu bagaimana jalan pulang menuju sorga, dan harus dipandu oleh Isa Al-Masih sebagai satu-satunya pribadi yang datang dari sorga ke dunia.

Kitab Suci berkata bahwa Isa Al-Masih adalah Gembala yang baik, dan kita adalah sebagai domba-domba-Nya yang dituntun setiap hari untuk makin setia dengan Allah, dan kelak kita akan dituntun-Nya masuk ke dalam sorga.

Isa Al-Masih berkata: "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. .. Tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal (di sorga) kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:11, 26-28).
~
DA
# h.arasid,spd. 2012-09-27 16:50
*
Karena wanita secara naluri lemah terutama fisiknya. Bukan sebagaimana tanah tapi sebagaimana ladang yang akan ditanami, bukan tanda-tanda kejahatan tapi penyebab.

Isa Al-Masih belum pernah kawin karena nabi Isa diangkat ke atas langit dan nanti dekat kiamat Isa akan diturunkan ke bumi untuk melihat pengikutnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-28 17:25
~
Saudara H.Arasid, spd,

Apakah menurut Saudara penjelasan di atas salah? Mungkin saudara dapat menjelaskan menurut pendapat saudara Qs 2:223 tersebut?

Saudara benar, Isa Al-Masih tidak menikah. Karena kedatangan-Nya adalah untuk menyelamatkan umat manusia dari belenggu dosa. “untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang " (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

Dengan wafat di kayu salib, bangkit lalu naik ke sorga dan akan datang kembali membawa pengikutnya ke sorga. “Dan apabila Aku telah pergi ke situ (sorga) dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku (sorga), supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:3).

Untuk mempelajari Pribadi Isa Al-Masih lebih dalam silakan kunjungi situs ini: www.isadanislam.com, terima kasih.
~
DA
# rabiatul adawiyah 2012-09-28 09:29
*
Dalam Islam wanita sejajar dengan pria karena sama-sama makhluk Allah. Keduanya saling melengkapi dan saling membutuhkan.

“Dan diantara tanda kekuasaan Allah dia menciptakan istri dari jenis kamu sendiri supaya kamu tenteram hidup bersamanya dan dia menjadikan cinta dan kasih sayang diantara kamu .sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda bagi orang orang yang berpikir” (Qs 30: 21).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-01 17:06
~
Saudara Rabiatul Adawiyah,

Kami setuju dengan pernyataan saudara. Memang di hadapan Tuhan pria dan wanita adalah sama. Karena pria dan wanita adalah ciptaan Allah. Dan dari awal penciptaan, Allah menciptakan pria dan wanita sepadan.

“Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Namun kenyataannya, sangat berbeda dengan yang disampaikan Al-Quran dan Hadits tentang wanita. Bagaimana menurut Saudara dengan artikel di atas? Jika Saudara menemukan bahwa ternyata apa yang kami tulis adalah salah, Saudara bisa memberi masukan kepada kami. Sehingga kita dapat memperoleh manfaat dari sini.
~
DA

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer