Derajat Wanita Di Mata Muhammad!

wanita-menderita

Saya sering mendengar sahabat-sahabat saya, kaum Muslimah menyanjung nabi Muhammad. Mereka berkata: "Seandainya saya memiliki suami seperti Muhammad, tentu hidup saya lebih bahagia."

Mengapa mereka berharap demikian?  Apakah benar yang dikatakan Al-Quran dan Hadits bahwa Muhammad sangat menghargai kaum wanita?

Kedudukan Wanita di Mata Muhammad

Orang Muslim percaya bahwa Al-Quran, tanpa ada keraguan sedikitpun, mengajarkan kesetaraan antara pria dan wanita. Menurut mereka, tidak pernah ada pertikaian mengenai hal ini. Pria dan wanita adalah setara.

Namun kenyataannya, sangat berbeda dengan yang disampaikan Al-Quran dan Hadits tentang wanita.

Wanita Kurang Akal dan Agamanya

Muhammad berkata kepada para wanita Muslim: "Saya tidak melihat di antara orang-orang yang kurang akal dan agamanya....., selain daripada kamu sekalian" (Hadist Shahih Bukhari Volume 1, Buku 6 No. 301)

Muhammad berkata demikian karena wanita yang sedang masa haid dilarang melakukan aktivitas keagamaanya. Seperti sholat, puasa maupun haji.

Wanita Setengah dari Pria

Hadits mencatat bahwa: "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki"  (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826)

Dengan mengikuti aturan ini, wanita akan menjadi korban kejahatan pria. Dalam pengadilan agama Islam, seorang wanita harus dihukum mati bila kedapatan berzinah. Wanita tidak dapat membela dirinya, karena tidak ada saksi wanita lain.  Tidak mungkin pula ada saksi pria yang melihat tindakan demikian.

Wanita Pembawa Derita Bagi Pria

Muhammad juga berkata kepada kaum wanita: "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33)

Ironis sekali wanita dianggap sebagai pembawa derita bagi pria.  Wanita digambarkan sebagai sumber kejahatan dan nafsu yang akan menjerumuskan pria.

Wanita Dijadikan Seperti Tanah

Menurut Al-Quran "Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223)

Menurut ayat di atas, pria dapat berbuat semena-mena terhadap wanita dalam hal seksualitas.  Seksualitas pria diakui, diberlakukan dan ditegaskan oleh Al-Quran.  Kebutuhan wanita secara total diabaikan.

Wanita Dianggap Jahat

Nabi umat Islam juga bersabda: "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).  Hal ini memberikan petunjuk bahwa wanita dianggap sebagai sosok yang jahat dan disejajarkan dengan binatang (kuda) dan benda (rumah).

Bila melihat semua hal di atas, masih layakkah kaum Muslimah memimpikan seorang suami seperti pribadi Muhammad?

Derajat Wanita di Mata Isa Al-Masih

Sepanjang hidup Isa Al-Masih, Dia tidak pernah menzolimi wanita. Isa Al-Masih juga tidak pernah memanfaatkan wanita untuk kepentingan diri-Nya.  Isa Al-Masih begitu mengasihi wanita dan memperlakukan mereka sebagai pribadi yang berharga.

Bahkan Dia menganggap wanita sebagai saudari perempuan-Nya atau sebagai ibu-Nya. "Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku" (Injil, Rasul Besar Matius  12:50).

Maka tidaklah mengherankan bila wanita yang menjadi pengikut Isa Al-Masih menemukan kedamaian dan merasa berharga.  Sebetulnya tidak sulit memiliki kedamaian ini.  Rindukah saudara menemukan kedamaian dan merasa berharga? Datanglah kepada Isa Al-Masih!

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# ulos 2012-08-15 14:44
*
Berhati-hatilah wahai kaum Muslimin. Beginilah caranya Staf IDI menjelek-jelekk an agama Islam.

"Isteri-isterim u adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223).

Pada hal bunyi ayat di atas bukanlah dimaksudkan arti tanah yang sebenarnya. Akan tetapi bagi mereka yang kurang mengerti dan tidak mengetahui, begitulah jadinya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-16 13:53
~
Saudara Ulos,

Pertama-tama kami ingin menyampaikan kepada saudara bahwa tujuan situs ini bukan untuk menjelek-jelekk an agama Islam atau agama tertentu. Karena tidak ada untungnya bagi kami.

Dan mengenai ayat di atas, apakah wajar bila seorang istri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks?

Dalam pernikahan memang istri harus melayani kebutuhan biologis suaminya. Tetapi dilihat dari segi kesehatan pun seorang suami tidak berhak memaksakan kehendaknya. Hubungan suami istri dapat dilakukan bila memang kedua belah pihak menginginkannya . Itulah hubungan yang sehat.

Bagaimana mungkin sebuah agama penyempurna mengajarkan bahwa seorang suami dapat memperlakukan istrinya sesuai dengan kehendaknya sendiri? Dapatkah ini disebut sebagai ajaran penyempurna?
~
SO
# ulos 2012-08-29 12:43
*
Staf IDI,

Seperti yang pernah saya katakan bahwa Al-Quran itu mempunyai makna dan arti. Apa bila anda membaca sesuai apa yang tertulis dalam Al-Quran, itu namanya terjemahan. Dalam bahasa Arabnya harfiyah.

Selanjutnya ada yang dinamakan secara maknawiyah. Makanya anda harus mendalami arti dari kata kata harfiyah tersebut. Untuk bahasa perumpamaan apapun bisa kita lakukan. Semuanya bergantung kepada niat dan berkonasi yang positip.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-31 09:15
~
Saudara Ulos,

Terima kasih untuk nasehat saudara.

Bila memang demikian adanya, apakah menurut saudara penjelasan kami di atas, tentang bagaimana ajaran Muhammad memperlakukan wanita tidak benar?

Lalu menurut saudara Ulos, bagaimana sebenarnya ajaran Muhammad dalam memperlakukan wanita? Kiranya saudara Ulos tidak keberatan untuk berbagi informasi dengan kami.

Maaf sebelumnya, karena situs ini membahas seputar wanita dan bukan Al-Quran, kami harap saudara pun dapat memberi tanggapan sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Bila saudara ingin menjelaskan tentang Al-Quran, silakan saudara bergabung di: www.isadanalquran.com
~
SO
# Saifur Rosyid 2012-09-01 12:01
*
Saya mencintai Nabi Muhammad SAW, dimulai ketika kekasih sejati saya itu mengucapkan: “Apabilapun engkau menaruh bulan pada tangan kiriku, dan matahari pada tangan kananku. Niscaya aku tidak akan menghentikan risalah ini”.

Ketika Kaum Quraisy--pengua sa mekah menawarkan: Harta yang tak terkira, wanita tercantik, tanah luas. Ia memilih diperangi kaumnya. Sebuah agama paling baru di dunia yang datang dari tanah mekah yang gersang dan tandus.

Anda Nasrani, adalah saudara tua agama saya. minimal kita bersaudara karena kita satu bapak: Ibrahim. Marilah kita saling tolong melawan tipudaya setan.

Apabila anda mau membalas tolong di forward ke roshvisualgmail .com
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 12:09
~
Saudara Saifur Rosyid,

Kami sangat menghargai dan salut akan kecintaan Saudara Saifur terhadap nabi Muhammad. Demikian nabi saudara Saifur begitu mengagungkan Isa Al-Masih. Beliau mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah nafas hidupnya. Mutiara Hadist, 2002 jilid III No. 152 Muhammad mengatakan, "Nafas hidupku ada di dalam Isa Putra Maryam". Nah, bagaimana saudara Saifur apakah juga mengagungkan Isa Al-Masih sebagaimana nabi Saudara mengagungkannya?

Kiranya artikel ini dapt dibaca, isadanislam.com/.../...

Kami sangat berterima kasih dan senang atas rangkulan persaudaraan yang Saudara nyatakan. Ya, marilah kita saling tolong menolong dan mengasihi satu sama lain. Saudara benar musuh kita adalah iblis yang dapat menyesatkan (Injil, Surat Efesus 6:12). Berkenankah saudara jika kita mendiskusikan bagaimana supaya kita menang melawan iblis?

Dan seperti permintaan saudara Saifur, kami juga forward ke email yang diberikan.
~
DA
# pengikut_nabi_isa 2012-09-07 18:50
*
Wanita dianggap teramat istimewa di dalam Islam. Maksud ayat bercocok tanam itu sebenarnya,untu k mendapat hasil yang lumayan. Kebun perlu di beri air, dijaga dari makhluk perusak, cahaya matahari. Inilah sebenarnya ajaran Islam. Wanita begitu istimewa sehingga kaum pria perlu menjaganya untuk mendapatkan hasil yang lumayan.

Saya anjurkan saudari mempelajari Islam dari guru yang betul untuk mendapat pengertian yang sebenarnya. Di dalam islam, wanita lebih mudah memasuki sorga daripada pria karena tanggungjawab wanita terlalu amat sedikit. Islamlah yang telah menjaga hak-hak wanita supaya tidak dimanipulasi oleh kaum pria.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 12:12
~
Saudara Pengikut Nabi Isa,

Menurut saudara penjelasan kami di atas, tentang ajaran nabi saudara memperlakukan wanita tidak benar? Lalu menurut saudara, bagaimana sebenarnya ajaran Muhammad dalam memperlakukan wanita? Kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi informasi dengan kami.

Juga, mungkin saudara dapat menjelaskan kepada kami maksud dari “menjaga untuk mendapat hasil yang lumayan”?

Benarkah wanita Muslim lebih mudah masuk sorga? Tetapi mengapa tidak ada satupun kenikmatan sorga yang ditujukan bagi wanita. Untuk topik ini saudara bisa baca di url ini tinyurl.com/7anyq6l
~
DA
# Maschan 2012-09-09 15:20
*
Anda mengambil ayat dan hadist secara sepotong-sepoto ng, yang tentunya akan mengubah makna secara keseluruhan dan keutuhan hadist tersebut.

Jika anda mempelajari ayat Al-Quran dan hadits, harus utuh dan dipelajari sebab kenapa hadist itu dikeluarkan, dan kenapa ayat itu diturunkan, jangan sepotong-potong .
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 16:03
~
Saudara Maschan,

Memang kami jarang mengutip seluruh satu ayat, baik dari Alkitab atau Al-Quran maupun Hadist. Kami membuat demikian untuk menolong pembaca supaya konsep-konsep yang penting menjadi jelas. Biasanya kalau mengutip seluruh nas, yaitu ayat-ayat pembacaan menjadi terlalu panjang.

Namun kami berusaha sedapatnya untuk memberi keterangan yang jujur dan jelas. Jika Saudara menemukan bahwa ternyata apa yang kami tulis adalah salah, maka tentu Saudara boleh memberi masukan kepada kami. Terima kasih untuk masukannya.
~
DA
# fadhli 2012-09-21 23:22
*
Anda salah interpretasi dari ajaran Islam tentang wanita, tidak benar Islam mengajarkan penekanan pada wanita. Hanya saja pria Muslim salah mengartikan ajaran agamanya.

Saya tidak percaya dengan artikel ini. Saya juga tidak percaya kalau kutipan-kutipan di artikel ini adalah ucapan Muhammad.

Muhammad bukan pria pemuja kecantikan, karena motivasinya dalam pernikahan adalah menolong, bukan nafsu, seperti menikahi janda-janda miskin dan janda yang suaminya syahid di medan perang.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-25 09:57
~
Saudara Fadhli,

Memang tidak semua orang Islam memandang wanita lebih rendah dibanding pria. Kami akui ada juga orang Islam yang berpandangan pria dan wanita setara. Namun 'Islam' dan Muhammad dalam ajarannya tidaklah memandang demikian.

Perhatikanlah ucapan Muhammad berikut ini:

- "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki" (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826)

- "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33)

- "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).

Hadist adalah kumpulan dari perkataan Muhammad yang ditulis para sahabatnya. Tidak percaya ucapan Muhammad, berarti saudara menentang Muhammad.

Menolong janda memang perbuatan baik dan mulia. Tetapi apakah hanya dengan jalan menikahi baru dapat menolong seseorang? Bila saudara Fadhli iba melihat seorang janda, dan tergerak menolongnya, apakah saudara harus menikahinya juga?
~
SO
# mutiasari 2012-09-24 01:08
*
Statemen/dugaan staf di atas amat tampak pemahaman staf masih amat dangkal, bahkan belum sampai setengah dari masyarakat awam/umum Islam tentang agama ini.

Justru jika anda tilik/belajar sejarah, Islam lahir membawa berkah bagi kalangan wanita di zaman jahiliyah. Di zaman itu bayi-bayi wanita amat tidak diharapkan, termasuk peranan istri yang ditinggal mati. Sampai datangnya Islam keadaan berangsur berubah, wanita memiliki hak dan kedudukan yang pasti dalam Islam.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-25 09:58
~
Saudara Mutiasari,

Kita simpan dulu penjelasan saudara mengenai zaman jahiliyah yang menurut saudara zaman perubahan bagi wanita. Mari kita melihat hal-hal yang sudah nyata diucapkan Muhammad.

Nah, dapatkah saudara menjelaskan apa maksud Muhammad mengatakan hal ini:

- "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki" (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826).

- "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33).

- "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).
~
SO
# Gadis 2012-09-24 10:58
*
Para Staff IDI,

Apakah wajar bila seorang isteri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks? Tidakkah anda menyadari bahwa dalam ayat Alkitab anda sendiri manusia ini dianggap binatang (domba). Mana yang arti kiasan dengan arti yang sebenarnya semuanya anda anggap sama. Ibarat kata lebih baik banyak diam daripada bicara.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-26 17:02
~
Saudara Gadis,

Menurut Saudara penjelasan di atas salah? Mungkin saudara dapat menjelaskan menurut pendapat saudara?

Saudara Gadis, ketika dikatakan bahwa manusia adalah seperti domba. Itu bukan berarti manusia adalah domba. Domba adalah seekor binatang yang harus dipandu ketika mau makan dan mau minum. Seekor domba tidak bisa mengenal jalan pulang menuju kandangnya sendiri.

Itulah sebabnya Isa Al-Masih mengatakan bahwa manusia adalah sama seperti domba karena manusia tidak tahu bagaimana jalan pulang menuju sorga, dan harus dipandu oleh Isa Al-Masih sebagai satu-satunya pribadi yang datang dari sorga ke dunia.

Kitab Suci berkata bahwa Isa Al-Masih adalah Gembala yang baik, dan kita adalah sebagai domba-domba-Nya yang dituntun setiap hari untuk makin setia dengan Allah, dan kelak kita akan dituntun-Nya masuk ke dalam sorga.

Isa Al-Masih berkata: "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. .. Tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal (di sorga) kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:11, 26-28).
~
DA
# h.arasid,spd. 2012-09-27 16:50
*
Karena wanita secara naluri lemah terutama fisiknya. Bukan sebagaimana tanah tapi sebagaimana ladang yang akan ditanami, bukan tanda-tanda kejahatan tapi penyebab.

Isa Al-Masih belum pernah kawin karena nabi Isa diangkat ke atas langit dan nanti dekat kiamat Isa akan diturunkan ke bumi untuk melihat pengikutnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-28 17:25
~
Saudara H.Arasid, spd,

Apakah menurut Saudara penjelasan di atas salah? Mungkin saudara dapat menjelaskan menurut pendapat saudara Qs 2:223 tersebut?

Saudara benar, Isa Al-Masih tidak menikah. Karena kedatangan-Nya adalah untuk menyelamatkan umat manusia dari belenggu dosa. “untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang " (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

Dengan wafat di kayu salib, bangkit lalu naik ke sorga dan akan datang kembali membawa pengikutnya ke sorga. “Dan apabila Aku telah pergi ke situ (sorga) dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku (sorga), supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:3).

Untuk mempelajari Pribadi Isa Al-Masih lebih dalam silakan kunjungi situs ini: www.isadanislam.com, terima kasih.
~
DA
# rabiatul adawiyah 2012-09-28 09:29
*
Dalam Islam wanita sejajar dengan pria karena sama-sama makhluk Allah. Keduanya saling melengkapi dan saling membutuhkan.

“Dan diantara tanda kekuasaan Allah dia menciptakan istri dari jenis kamu sendiri supaya kamu tenteram hidup bersamanya dan dia menjadikan cinta dan kasih sayang diantara kamu .sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda bagi orang orang yang berpikir” (Qs 30: 21).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-01 17:06
~
Saudara Rabiatul Adawiyah,

Kami setuju dengan pernyataan saudara. Memang di hadapan Tuhan pria dan wanita adalah sama. Karena pria dan wanita adalah ciptaan Allah. Dan dari awal penciptaan, Allah menciptakan pria dan wanita sepadan.

“Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Namun kenyataannya, sangat berbeda dengan yang disampaikan Al-Quran dan Hadits tentang wanita. Bagaimana menurut Saudara dengan artikel di atas? Jika Saudara menemukan bahwa ternyata apa yang kami tulis adalah salah, Saudara bisa memberi masukan kepada kami. Sehingga kita dapat memperoleh manfaat dari sini.
~
DA
# Yudo 2012-09-29 22:41
*
Bila anda mengutip Al-Quran hanya sepotong-sepoto ng. Bagaimana kalau kita kutip dari ajaran anda dengan sepotong-sepoto ng saja.

“untuk memberikan nyawa-Nya [Isa Al-Masih] menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

“Dan apabila Aku telah pergi ke situ [sorga] dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku [sorga], supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:3).

Ajaran anda tidak mengajarkan yang salah tetapi mengajarkan yang salah akan dibenarkan. Karena setiap kesalahan yang dilakukan domba akan ditebus oleh penggembalanya. Meskipun domba itu makan daging tetap benar, begitu.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-01 17:10
~
Saudara Yudo, terima kasih atas kutipan ayat-ayatnya.

Kami mengerti maksud Saudara, dan dalam hal yang sama perlu diperhatikan juga dalam mengartikan Alkitab. Artinya satu ayat harus diartikan dengan melihat keseluruhan kontek dari Al-Quran. Namun, pernyataan yang sangat jelas saya kira dapat diartikan berdasarkan ayat itu saja.

Saudara Yudo, itulah bukti kasih dan keadilan Allah. Karena kasih-Nya, Ia datang ke dunia menjadi manusia untuk menanggung hukuman dosa umat manusia. Tanpa anugerah/rahmat Allah tersebut manusia pasti binasa di neraka. Dan keadilan Allah dinyatakan dengan menghukum dosa.

Sehingga di dalam Isa Al-Masih tidak ada hukuman, "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus [Isa Al-Masih]" (Injil, Surat Roma 8:1).
~
DA
# kholis 2012-10-03 16:36
*
Jangan diartikan secara harafiah bos, harus dengan hati yang bersih dan berpikir positif.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-05 09:03
~
Saudara Kholis,

Apakah menurut saudara penjelasan kami di atas, tentang bagaimana ajaran Muhammad memperlakukan wanita tidak benar?

Lalu menurut saudara Kholis, bagaimana sebenarnya ajaran Muhammad dalam memperlakukan wanita? Kiranya saudara Kholis tidak keberatan untuk berbagi informasi dengan kami. Sehingga kita memperoleh manfaat dari sini.
~
DA
# Achry 2012-10-04 10:42
*
Oke..!! saya kira anda penasaran dengan Ayat Al-Quran "Isteri-isterim u adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223).

Mari kita pelajari bersama ayat tersebut, sangat jarang mufasir yang menyadari bahwa di antara pesan yang disampaikan ayat ini adalah dalam rangka menghasilkan keturunan berkualitas dan keharusan pria menjaga kesehatan reproduksi istrinya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-09 16:09
~
Saudara Achry,

Mengenai ayat di atas, apakah wajar bila seorang istri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks? Atau dalam rangka menghasilkan keturunan berkualitas, maka dapat diperlakukan sesuka hati suaminya?

Dalam pernikahan memang istri harus melayani kebutuhan biologis suaminya. Tetapi dilihat dari segi kesehatan pun seorang suami tidak berhak memaksakan kehendaknya. Hubungan suami istri dapat dilakukan bila memang kedua belah pihak menginginkannya . Itulah hubungan yang sehat.
~
DA
# Mekar 2012-10-06 11:02
*
Wahai Para Staff IDI.

Tahukah anda bagaimana Muhammad memperlakukan seorang wanita. Pada suatu ketika salah seorang sahabat bertanya kepadanya.

Sahabat : Ya Muhammad, kepada siapakah saya harus berbakti?
Muhammad : Ibumu.
Sahabat : Kepada siapa lagi ya Muhammad?
Muhammad : Ibumu
Sahabat : Siapa lagi ya Muhammad?
Muhammad : Ibumu
Sahabat : Kepada siapa lagi ya Muhammad?
Muhammad : Bapamu.

Di sini jelaslah bagaimana Muhammad menghargai peran seorang wanita dibanding dengan pria, yaitu 3 : 1.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-08 18:13
~
Saudara Mekar,

Bagaimana menurut saudara dengan penjelasan pada artikel di atas? Benarkah yang demikian itu dinamakan menghargai kaum wanita?

Bagaimana kitab saudara memperlakukan kaum wanita dapat juga dibaca pada halaman ini
tinyurl.com/bsyypf5 dan tinyurl.com/8yz3z28

Saudara Mekar, tentunya Allah tidak membedakan pria dan wanita, bukan?
Nah, rindukah saudara mengalami kedamaian dan merasa berharga?
~
DA
# Achry bag 2 2012-10-08 13:31
*
Di dalam ayat ini, para istri diibaratkan sebagai kebun, sawah, atau ladang (harts). Penggunaan kata 'harts' dalam ayat ini tentu berdasarkan pada persepsi orang Arab tentang 'al-harts' (kebun), yang terbentuk berdasarkan kondisi alamnya.

Unsur serupa yang selayaknya ditekankan di sini adalah dalam hal potensi berproduksi dan perlakuan (tata cara) dalam pemeliharaan kebun dan terhadap wanita. Agar dapat berproduksi dengan baik. Yang melahirkan penafsiran, yakni keharusan suami bersikap baik terhadap istrinya. Bukankah potensi produksi kebun akan sia-sia sekiranya tidak ditangani dengan baik. Bukankah pemeliharaan potensi produksi kebun sangat bergantung pada pemiliknya juga?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-09 16:11
~
Saudara Achry bag 2,

Sebelumnya maaf karena beberapa komentar saudara kami hapus. Mengapa kami hapus, silakan saudara membaca peraturan yang telah kami tuliskan di atas.

Mengenai ayat di atas, apakah wajar bila seorang isteri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Meskipun dengan dalil “suami harus bersikap baik”.

Pernikahan bersifat sakral di hadapan Allah. Pernikahan bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan biologis seseorang. Tujuan pernikahan adalah menggenapi firman Allah, yang dimulai sejak manusia pertama diciptakan-Nya. 

“Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).
~
DA
# pendeta stres 2012-10-16 23:18
*
Anda Kristen, hanya tinggal menanti ajal dan membaur dengan setan di neraka! Minta tolong pada Yesus pun tak berguna karena tangannya sakit dipaku! Wajahnya pucat kesakitan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-17 17:04
~
Saudara Pendeta,

Saudara benar, Isa Al-Masih telah mati di atas kayu salib, untuk menangguh hukuman yang seharusnya kita terima. Kemudian bangkit lalu naik ke sorga. Dan kami adalah pengikut Isa Al-Masih.

Mari kita perhatikan bersama janji Isa Al-Masih kepada pengikut-Nya: “Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka [pengikut-Nya] dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Lagi, keselamatan adalah janji Allah yang pasti, bahwa pengikut Isa Al-Masih akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti (Qs 3:55).

Jadi tidak memandang pria atau wanita, tetapi yang percaya kepada-Nya menerima keselamatan sorgawi.

Kami kira semua umat manusia di dunia ini akan mati. Nah, bagaimana dengan saudara yakin masuk mana setelah ajal menjemput?
~
DA
# dion 2012-10-19 09:19
*
Ini adalah situs yg berbahaya, yang bertujuan menyesatkan kaum Muslimin. Yang menyatakan seolah-olah Islam dan Kristen itu sama tapi ujung-ujungnya dibelokkan ke agama Kristen. Yang menyatakan Islam itu benar tapi ujung-ujungnya kita dihasut kalau Islam itu salah. Yang membisikkan ke hati para wanita kalau Islam itu sangat tidak adil antara pria dan wanita. Ini adalah situs penyesatan yang bagi mereka "penyelamatan domba yang tersesat". Waspadalah..!!!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-22 16:35
~
Saudara Dion,

Terima kasih atas kunjungan dan komentar saudara.

Forum ini adalah forum diskusi. Berdiskusi mengenai semua hal tentang wanita, karena menurut kami wanita dan pria sama di hadapan Allah. Khususnya pada topik ini mengenai derajat wanita. Jadi, tujuan kami bukan untuk menyesatkan atau menghasut atau menyalahkan seperti anggapan saudara Dion.

Tapi, jika menurut saudara penjelasan kami di atas adalah salah, dapatkah saudara menjelaskan bagaimana derajat wanita di mata Muhammad menurut ilmu yang saudara miliki?

Kiranya saudara tidak keberatan berbagi ilmu dengan kami.
~
DA
# Faqih 2012-10-23 06:47
*
Mengapa berani menafsir Al-Quran dan hadits kami dengan begitu subjektif? Kalau Tuan termasuk cerdik pandai, sebaiknya teliti kembali kitab suci Tuan yang katanya firman tapi tidak konsisten. Bila Tuan hendak berburu pengikut, maka carilah orang-orang lapar, karena takkan pernah ada tempat bagi Tuan di hati orang-orang yang cerdas!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-23 12:17
~
Saudara Faqih,

Sudah banyak tuduhan-tuduhan yang kami terima, untuk itu kami ingin meluruskan. Tujuan kami bukan untuk memburu pengikut. Tetapi untuk saling bertukar-pikira n tentang hal-hal yang berhubungan dengan wanita dan kepercayaannya. Satu lagi jika saudara Faqih ingin membahas tentang Alkitab silakan kunjungi situs kami ini: www.isadanislam.com

Namun, jika saudara menemukan sesuatu yang salah dalam artikel kami, silakan saudara memberi masukan kepada kami. Supaya kita dapat mendiskusikan bersama dan memperoleh manfaat.
~
DA
# Love 2012-10-25 00:23
*
Saudara Faqih,

Apakah benar Alkitab tidak konsisten? Apakah anda sudah menyelidiki dengan seksama.

Saya hanya mengingatkan mungkin saudara Faqih yang cerdas lupa bahwa dalam memberikan komentar harus objektif dengan bukti-bukti yang kuat dan penyelidikan yang akurat.

Dan seorang Kristen hari ini dan esok tidak menempatkan dirinya dengan kapasitas seorang pemburu. Kami senantiasa ingin berbagi jalan keselamatan yang sejati di dalam Yesus Kristus.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-25 15:07
~
Saudara Love,

Terima kasih atas komentar saudara, kiranya menjadi pemahaman baru bagi saudara-saudara kita yang lain.
~
DA
# soegeng 2012-11-02 11:14
*
Coba kita periksa sedikit beberapa ayat yang lain:

Injil, Surat 1 Timotius 2:14, “Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa”.

Injil, Surat Efesus 5:22-24, “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu”.

Injil, Surat 1 Korintus 14:34-35, “Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat”.

Menurut anda, ini menunjukkan kesetaraan atau diskriminasi?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-08 15:55
~
Saudara Soegeng,

Terima kasih untuk ayat-ayat yang saudara kutip.

Injil, Surat 1 Timotius 2:14, ayat ini menunjukkan bahwa wanita yang lebih dulu tergoda, bukan berarti wanita lebih rendah dari pria. Karena pada akhirnya semua manusia berdosa.

Injil, Surat Efesus 5:22-24, tunduk kepada suami tidak berarti bahwa istri lebih rendah dari suami itu. Tetapi menundukkan diri kepada suami. Jikalau saudara bekerja di sebuah toko, tentulah saudara wajib tunduk kepada majikan yang mempunyai toko itu. Walaupun belum tentu saudara lebih rendah dari pada tuan toko itu. Di sinilah istri juga disuruh tunduk kepada suaminya.

Injil, Surat 1 Korintus 14:34-35, ini berkaitan dengan menundukkan diri kepada suami, selaras dengan Injil, surat Efesus di atas.

Kesimpulannya ketiga ayat itu tidak menunjukkan diskriminasi (wanita lebih rendah derajatnya). Tetapi seperti firman Allah berikut ini: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).
~
DA
# Khaidir 2012-11-06 16:31
*
Staff IDI

Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6 yang menyebutkan : "Akulah jalan . . . tidak seorangpun yang datang kepada Bapa [sorga], kalau tidak melalui Aku".

Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam (QS 3:19).
“Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”
(QS 3:85).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-08 15:58
~
Saudara Khaidir,

Isa Al-Masih sendiri yang menyatakan bahwa Dia adalah Jalan.

Untuk itu kami menghimbau agar Saudara Khaidir bisa kembali taat kepada Firman Allah yang benar, seperti yang tercatat dalam kitab-kitab Taurat, Kitab Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

Menurut Al-Quran, Alkitab adalah firman Allah. Al-Quran mengatakan, “... Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Jadi, tidak sepantasnyalah umat Islam membuang Firman Allah. Padahal melalui firman-firman Allah tersebut, kehendak Allah telah dinyatakan dengan sangat jelas. Jika kita meninggalkan satu saja Kitab Firman Allah, maka dipastikan kita telah mendapat kabar yang tidak benar, atau kebohongan.

Percayalah kepada keutuhan pewahyuan Firman Allah, dan ini berarti percaya kepada berita dari Al-Kitab.
~
DA
# jesus 2012-11-09 13:06
*
Wahai saudaraku,

Dalam nama Yesus Kristus, hentikanlah berbuat bodoh seperti ini. Ini bukanlah cara pengikut Isa Al-Masih dalam menyampaikan pendapat. Sekali lagi, berhentilah mencari permusuhan dengan debat kusir. Berhentilah mempermalukan pengikut Isa Al-Masih. Akan lebih berarti jika saudara mengupas ajaran Alkitab untuk dibahas bersama kalangan Kristiani sendiri. Karena saudara-saudara kita juga sangat banyak yang belum memahami Alkitab dengan baik.
Semoga Tuhan memberkati.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-12 16:24
~
Saudara Jesus,

Terima kasih atas komentar dan masukan saudara. Perlu kami sampaikan bahwa forum ini adalah forum diskusi. Berdiskusi mengenai semua hal mengenai wanita. Karena wanita dan pria sama dihadapan Allah. Jadi bukan mencari permusuhan dengan debat.

Bukankah kewajiban kita untuk membagikan kebenaran Allah. Kami memandang bahwa kita tentu dapat saling menyampaikan argumentasi mengenai kepercayaan masing-masing.

Jika berkenan silakan juga mengunjungi situs kami ini: www.isadanislam.com
~
DA
# soegeng 2012-11-10 07:51
*
Coba dibaca lagi perlahan-lahan ayat ini. Surat 1 Timotius 2:14, “Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa”.

Yang tergoda itu bukan Adam. Jadi Adam sebenarnya tidak tergoda. Tapi wanita yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa. Kalimatnya lugas sekali kan, tidak ada keraguan.

Lagi, justru perintah tunduk itu karena ada level yang berbeda. Kalau kedudukannya sama, buat apa mesti tunduk?

Anda tunduk kepada Tuhan apakah kedudukan anda sama dengan Tuhan? Anda tunduk dengan presiden, gubernur, apakah level anda di daerah itu sama dengan presiden dan gubernur?

Jadi wanita disuruh tunduk pada pria pada ayat-ayat Injil tersebut memang bukan diskriminasi, tapi pria memang memiliki kelebihan dibanding wanita sehingga harus tunduk. Jadi, memang ada level yang berbeda. Harap dimengerti.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-16 14:43
~
Saudara Soegeng,

Benar, bahwa ayat-ayat yang Saudara kutip tersebut bukan diskriminasi. Ini sekedar adalah cara Tuhan mengatur bagaimana jemaat Allah untuk berfungsi. Alkitab tidak pernah membatasi wanita dari mempraktekkan karunia-karunia Roh Kudus (Injil, Surat 1 Korintus 12). Wanita, sama seperti pria, dipanggil untuk melayani orang-orang lain.
~
DA
# soegeng 2012-11-10 08:03
*
Sementara wanita Kristen tidak boleh bertanya langsung mengenai sesuatu seperti pada Injil, Surat 1 Korintus 14:34-35, wanita Islam diperbolehkan.

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha sendiri pernah berkata : “Sebaik-baik wanita adalah wanita Anshar, mereka tidak malu-malu untuk bertanya mempelajari dan memahami agamanya”. Sulaim bin Milhan, Ibunda Anas bin Malik pernah datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu pada kebenaran, maka aku pun tidak malu untuk bertanya : “Apakah wanita wajib mandi bila bermimpi ?” Maka Rasulullah menjawab : “Ya, apabila dia melihat adanya air mani !”... hingga akhir hadits (HR Bukhari, Muslim).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-16 14:48
~
Saudara Soegeng,

Sekali lagi dalam Injil, Surat 1 Korintus 14:34-35 ini berkaitan dengan menundukkan diri kepada suami. Dimana wanita harus bijaksana dalam memakai kebebasannya. Juga bukan mengharuskan wanita berdiam diri dalam jemaat, sebab dikatakan juga bahwa ada beberapa yang dapat bernubuat (Pasal 11:5). Demikian juga pria disuruh diam pada waktu tertentu (Pasal 11:28,30). Karena hanya dalam ketenanganlah firman Allah dapat didengar dan dihisabkan.

Memang tidak semua orang Islam memandang wanita lebih rendah dibanding pria. Kami akui ada juga orang Islam yang berpandangan pria dan wanita setara. Namun "Islam" dan Muhammad dalam ajarannya tidaklah memandang demikian.

Perhatikanlah ucapan Muhammad berikut ini:

"Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki" (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826)

"Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33)

"Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32). 

Menurut anda, ini menunjukkan kesetaraan atau diskriminasi?
~
DA
# al faqir 2012-12-22 18:03
*
Maaf anda tidak memenuhi etika dalam membahas suatu ayat/hadits.

1. jangan hanya menerjemahkan secara tulisan saja, juga harus dipelajari riwayat/latar belakang waktu turunnya ayat/hadits, pemaknaan bahasa Arab (nahwu, shorof, dll).
2. tidak boleh hanya sepotong-potong , karena dimungkinkan pada kalimat sambungannya terdapat keterangan selanjutnya.
3. dibandingkan dengan ayat/hadits lain yang terdapat hubungan (pengucapan, penggunaan bahasa, latar belakang turunnya ayat/hadits, dan masih banyak lagi)
4. dan banyak lagi etika-etika lainnya yang harus dipenuhi untuk membahas suatu ayat/hadits dan artikel anda tidak memenuhi semua itu untuk di komentari.

Sekali lagi maaf, karena menerjemahkan hadits/Al-Quran tak semudah menerjemahkan novel, maka saya percaya pada ahli-ahli yang telah ada.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-07 16:07
~
Saudara Al Faqir,

Terima kasih Saudara Al Faqir sudah berkunjung dan membaca artikel di situs kami.

Jika Saudara menemukan bahwa apa yang kami tulis adalah salah, maka tentu Saudara boleh memberi masukan kepada kami. Sehingga kita dapat berbagi dan belajar bersama. Kami juga berterima kasih atas masukan-masukan saudara.
~
DA
# tresna 2012-12-26 21:37
*
Saya meyakini Isa sebagai utusan Allah, di akhir zaman nanti Beliau akan turun dari langit untuk mematahkan salib, menghapuskan zakat, membunuh babi. Adakah dalam Injil bahwasanya beliau berkata "Aku adalah Yesus maka sembahlah Aku? (dalam Injil dengan bahasa Ibraninya lho)
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-07 16:10
~
Saudara Tresna,

Isa Al-Masih adalah utusan Allah, yang sekaligus adalah Kalimat dan Roh dari Allah (Qs 3:45). Isa Al-Masih adalah Kalimat/Firman Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14). Kalimat/Firman Allah adalah kekal dan satu dengan Allah. Untuk penjelasan selengkapnya silakan baca dan renungkan di url ini: tinyurl.com/9xwrbqw

Jelas pekerjaan tersebut sungguh pekerjaan yang tidak masuk akal untuk dilakukan oleh Isa Al-Masih, seorang yang dikenal sebagai “terkemuka di dunia dan di akhirat” (Qs 3:45).

Bila saat itu tiba, Isa Al-Masih datang bukan untuk membinasakan babi atau mematahkan salib. Dia akan datang dan berdiri di hadapan seluruh manusia sebagai Hakim untuk mengadili mereka. Mereka yang telah dibenarkan akan hidup kekal di sorga, tetapi orang-orang yang tidak percaya kepada Isa Al-Masih akan masuk ke dalam hukuman kekal, atau neraka.

Kiranya menjadi pemahaman baru bagi saudara yang masih mengenal Isa Al-Masih sebatas utusan.
~
DA
# harol 2012-12-30 05:30
*
@ Staff Isa,

Sebelum Nabi Muhamad SAW, menyebarkan agama yang lurus dan benar yaitu Islam.Tahukah anda pada saat sebelum itu kaum Quraisy gemar mengubur hidup-hidup bila melahirkan bayi berjenis kelamin wanita. Dan manusia menyembah patung, binatang, matahari dan juga manusia lainnya.

Al-Quran diturunkan sebagai penerang dan kabar gembira. Untuk meluruskan ajaran dan agama yang salah/menyimpan g dan untuk orang-orang yang berfikir/beraka l. Bacalah Al-Quran dengan menyebut Nama Allah SWT yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Karena segala yang ada di alam raya seperti bintang, bumi , planet, pohon, Malaikat, jin, iblis dan juga manusia termasuk Nabi Adam as, Siti Hawa, Nabi Isa as semua itu ciptaan-Nya. Dengan kalimat Kunfayakun.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-07 16:15
~
Saudara Harol,

Kita simpan dulu penjelasan saudara mengenai kaum Quraisy, sebelum Muhammad.

Mari kita melihat hal-hal yang sudah nyata diucapkan Muhammad. Nah, dapatkah saudara menjelaskan apakah maksud Muhammad mengatakan hal ini:
- "Kesaksian wanita hanya seperdua kesaksian kaum laki-laki" (Hadits Shahih Bukhari Volume 3 Buku 4 No 826).

- "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33).

- "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32).

Jika ingin membahas tentang Isa Al-Masih dan Al-Quran silakan beralih ke situs kami ini: www.isadanislam.com
~
DA
# harol 2012-12-30 06:06
*
Saya sebagai Muslim menghormati Nabi Isa Al-Masih. Tetapi anda menganggapnya sebagai Tuhan Allah yang turun ke bumi untuk menebus dosa umat Kristen. Maka tebusan itu diberikan kepada siapa? Dan kenapa manusia, salib kayu, dan juga setan yang merupakan ciptaan-Nya dapat membunuh Allah yang menciptakannya! Saya rasa Malaikat, iblis, jin dan segala sesuatu yang gaib pun akan takut untuk menyentuh Allah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-01-07 16:21
~
Saudara Harol,

Tidak ada masa dimana Isa Al-Masih mulai menjadi Tuhan. Siapakah manusia, sehingga dia layak mengangkat manusia lain menjadi Tuhan bagi dirinya sendiri?

Isa Al-Masih mati disalib untuk menebus manusia ! Bukan menebus dosa. Saudara Harol, setiap dosa harus dihukum yaitu masuk neraka kekal.

Penebusan artinya membebaskan (melepaskan, membeli kembali, menyelamatkan) seseorang dari perbudakan atau perhambaan. Penebusan dimungkinkan dengan membayar sesuatu harga. Isa menebus manusia artinya, Ia membayar pembebasan manusia dari dosa dengan kematian-Nya, dengan darah-Nya yang mulia (Injil, Surat I Petrus 1:18-19, Injil, Surat I Korintus 6:20, Injil, Surat Wahyu 5:9).

Karena itu, setiap orang percaya telah bebas dari kuasa dosa dan sekarang menjadi milik Tuhan (Injil, Surat I Korintus 7:22-23).

“Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka” (Injil, Surat 2 Korintus 5:19).
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-12 11:10
~
Saudara Khadija,

Maaf komentar-koment ar saudara kami hapus. Silakan memberi komentar yang singkat dan jelas agar mudah dimengerti dan ditanggapi oleh para staf maupun pengunjung lain. Bila saudara ingin memberi penjelasan yang panjang, silakan mengirimkannya lewat email ke: .

Terima kasih dan harap maklum!
~
DA
# horuko 2013-04-29 00:33
*
Saya agak bingung dengan staff IDI, bolak balik berkata Isa Al-Masih, Tuhan, Allah, Bapa, Yesus, terus yang mana Tuhan kalian.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-01 16:35
~
Saudara Horuko,

Terima kasih atas komentar saudara Horuko. Tapi maaf kami tidak dapat menjelaskan panjang lebar di sini karena topik di atas membahas tentang derajat wanita di mata Muhammad.

Memang kami menyebut Tuhan kami dengan Isa Al-Masih/Yesus, Allah, Bapa. Karena itulah yang diajarkan firman Allah.

Jadi untuk mengobati kebingungan Saudara Horuko kami persilakan bergabung dan pelajari di situs ini: www.isadanislam.com yang membahas siapakah Isa Al-Masih, mengapa kami memanggil Tuhan dengan sebutan Bapa.

Jika ada yang ingin ditanyakan silakan email kami di
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-07 15:07
~
Topik uraian untuk comment: Derajat wanita di mata Muhammad

Kami masih ingin pendapat para Mukmin, benarkah Muhammad sangat menghargai wanita seperti dalam hadits dan Al-Quran yang dikutip dalam artikel di atas?

Maaf jika ada komentar-koment ar saudara yang terpaksa kami hapus. Bila saudara ingin komentarnya tidak dihapus staf kami, silakan mematuhi peraturan di bawah ini ketika memberi komentar.

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain. 
~
DA
# erry wibowo 2013-05-11 21:27
*
Nabi Muhammad menikahi wanita-wanita dengan sah. Tidak seperti Lot yang digauli anak wanitanya (Taurat, Kitab Kejadian 19:33-36), perzinahan anak laki-laki dengan gundik ayahnya (Taurat, Kitab Kejadian 35:22), perzinahan menantu wanita dengan mertuanya (Taurat, Kitab Kejadian 38:15-18), perzinahan dan perkosaan terhadap adik [Amnon memperkosa Tamar] (Kitab 2 Samuel 13:10). Apakah itu semua yang menjadi rujukan kesetaraan wanita menurut ajaran Isa Al-Masih?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-16 15:37
~
Saudara Erry Wibowo,

Ketetapan Allah mengenai pernikahan sejak semula adalah monogami. Yaitu seorang suami hanya berhak atas seorang istri dan sebaliknya.

“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging” (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).

Memang benar apa yang saudara Erry kutip ditulis dalam Alkitab. Kitab Suci Allah tidak pernah menyembunyikan dosa. Tetapi Allah menghukum dosa. Jadi perzinahan, pemerkosaan jelas itu tidak berkenan dihadapan Allah.

Mengenai pemerkosaan silakan beralih ke link ini: tinyurl.com/afwlau9

Namun pengorbanan Isa Al-Masih di kayu salib adalah bukti terbesar bahwa Dia melihat pria dan wanita setara. Penebusan yang telah dibayar-Nya adalah harga yang sama bagi pria dan wanita.

Tentunya menjadi kerinduan setiap orang untuk mendapat pengampunan dan menghindari dosa bukan?
~
DA
# Tia 2013-05-14 12:30
*
Setelah saya baca, saya tidak terlalu yakin dengan isi dan bahasanya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-16 15:41
~
Saudara Tia,

Terima kasih sudah membaca artikel di atas.

Adakah yang salah dengan isi dan bahasanya? Kami senang bila saudara Tia berkenan mengoreksi dan memberikan masukan.
~
DA
# nanangrusmana 2013-05-21 19:46
*
Islam mendudukkan wanita dengan terhormat.

Saran saya: Berhentilah menuliskan propaganda negatif tentang ajaran agama orang lain. Saya tidak keberatan dengan web site anda. Silakan mau menulis apapun juga, termasuk mau menuliskan tentang kehebatan agama anda memuliakan umat wanita. Tetapi jangan melakukan perbandingan agama di muka umum. Jangan mengganggu keyakinan umat agama lain yang dilindungi hukum di negeri ini. Tuliskan saja artikel-artikel tentang agama anda tanpa menyinggung umat agama lainnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-24 11:55
~
Saudara Nanangrusmana,

Terima kasih atas sarannya.

Perlu kami sampaikan, kami tidak bertujuan menggannggu agama lain. Tetapi untuk saling bertukar-pikira n tentang hal-hal yang berhubungan dengan wanita dan kepercayaannya. Khususnya pada topik ini mengenai derajat wanita. Kami kira Saudara Nanagrusmana setuju bahwa pria dan wanita sama-sama berharga di mata Allah, bukan?

Bila menurut saudara penjelasan kami di atas, tentang bagaimana ajaran Muhammad memperlakukan wanita tidak benar?

Kami sangat senang menerima penjelasan Saudara Nanangrusmana, bagaimana sebenarnya ajaran Muhammad dalam memperlakukan wanita? Kiranya Saudara Nanang tidak keberatan untuk berbagi informasi dengan kami. Terima kasih.
~
DA
# Babay 2013-05-22 10:56
*
Saya rasa dari ajaran dasarnya agama Islam tidak membedakan pria dan wanita. Jelas terlihat pada gender/kelamin Tuhannya. Dalam Islam tidak pernah disebutkan apakah Tuhan itu wanita atau pria. Tidak pernah disebutkan seorang Bapa atau Ibu. Tidak pernah disebutkan seorang pemuda atau pemudi.

Muhammad bukanlah Tuhan, dia hanya pengantar pesan.

Tulisan ini terlalu dipenuhi penilaian negatif. Tidak layak dijadikan bahan perdebatan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-24 15:45
~
Saudara Babay benar, Muhammad bukan Tuhan dia hanya manusia. Bila menurut saudara, ia hanya pengantar pesan tentu apa yang disampaikan sesuai dengan yang dipesankan, bukan?

Lalu bagaimana menurut saudara Babay dengan yang dikatakan Muhammad seperti pada artikel di atas?

Kami senang bila Saudara Babay memberikan masukan atau penjelasan. Kita tidak perlu berdebat. Karena memang ini bukan forum debat. Mari kita gunakan forum ini untuk berbagi dan belajar bersama.
~
DA
# indra 2013-05-25 20:52
*
Apakah anda kaum wanita Kristen tidak pernah berfikir dalam ajaran anda. Tuhan itu pria Yesus dan Tuhan Bapak merupakan perumpamaan yang sangat bodoh dan sangat tidak logis. Karena Yesus itu adalah manusia ciptaan Allah SWT yang tidak ada satupun menyerupai-Nya. Sungguh ironis kalau anda menperdebatkan kedudukan wanita dalam Islam.

Wahai kaum Muslimin sudah jelas di dalam Al-Quran bahwa tidak akan berhenti kaum Yahudi dan Nasrani memerangimu sampai mengikuti ajaran mereka.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-29 16:25
~
Saudara Indra,

Terima kasih atas komentar saudara Indra.

Kami persilakan saudara Indra untuk beralih ke situs kami ini: www.isadanislam.com. Di sama membahas tentang Isa Al-Masih, Allah Bapa.

Dan perlu kami sampaikan bahwa forum ini adalah forum untuk berbagi dan belajar bersama mengenai semua hal tentang wanita dan kepercayaannya. Bukan forum untuk memaksakan keyakinan kami kepada orang lain.

Kami senang bila saudara Indra memberikan tanggapan, penjelasan maupun pertanyaan sesuai dengan topik di atas.
~
DA
# nanangrusmana 2013-05-29 21:05
*
"Wanita Dijadikan Seperti Tanah".

Lihatlah salah satu tulisan saudara, saudara sangat gegabah mencomot ayat ini dan menjelaskan dengan pikiran saudara. Bukankah pokok penting dari tulisan ini adalah penistaan agama orang lain yang tidak seagama dengan anda?

Sudahlah, jangan berbasa basi, saya tegaskan sekali lagi. Tidak ada hal yang perlu didiskusikan tentang Firman Allah swt dan Hadist Rasulullah saw diperbandingank an dengan Injil saudara.

Bagimu agamamu bagiku agamaku. Tidak cukup ilmu saudara membahas hal ini.

Komentar-koment ar saya kenapa dihapus? Apakah karena anda merasa yang saya katakan adalah benar adanya?
Terima kasih.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-04 12:08
~
Saudara Nanangrusmana,

Bila apa yang kami tulis di atas salah, kami persilakan saudara Nanang memberi masukan dan penjelasan dari kutipan ayat tersebut. Kami juga sampaikan bahwa tujuan kami bukan untuk menista agama apapun. Tetapi untuk berdiskusi semua hal tentang wanita sehingga kita dapat belajar dan berbagi.

Maaf kami menghapus komentar-koment ar saudara, karena kami melihat komentar yang sama di beberapa artikel kami. Sehingga kami hanya menanggapi di salah satu kolom di artikel kami.

Sekali lagi kami sampaikan bila berkenan silakan Saudara Nanang untuk berbagi di tempat ini.
~
DA
# nono 2013-06-08 08:25
*
Islam sangat memuliakan wanita. Sorga berada di bawah telapak kaki ibu.

Maksud dari istri tempat bercocok tanam adalah rahim, tempat benih bersemai. Supaya tidak seperti Kristen ada pendeta homo, gereja homo, pastor gay. Karena tempat bercocok tanam itu adalah rahim, bukan tempat lain.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-13 17:35
~
Saudara Nono,

Menurut saudara apa pengertian dari sorga di bawah telapak kaki ibu?

Menurut Al-Quran "Isteri-isterim u adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223).

Katakanlah yang dimaksud tanah adalah rahim. Jadi apakah pria dapat berbuat semena-mena terhadap wanita dalam hal seksualitas? Apa kebutuhan wanita secara total dapat diabaikan?

Apa menurut Saudara Nono, orang Muslim tidak ada yang homo, gay? Namun perlu saudara Nono ketahui bila ada orang yang mengaku Kristen tapi homo atau gay, jelas mereka tidak berkenan di hadapan Allah.
~
DA
# plekatik 2013-06-09 23:14
*
“Istri-istrimu adalah ladang bagimu maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman” (Qs 2:223). Inilah terjemahan ayat secara keseluruhan.

Staf IDI, bersikaplah jujur dan jangan menjadi pendusta dengan cara-cara yang tidak pantas seperti memotong ayat yang semestinya disampaikan secara keseluruhan. Maksud anda ini sebenarnya apa?

Jika memang anda mengakui Al-Quran, Hadits dan Muhammad adalah benar, bertobatlah.

Saudaraku kaum Muslimin, semua yang dikatakan Staf IDI & dkk ini ngarang, tidak ada yang benar satupun. Kewajiban kita hanya sebatas menyampaikan apa yang tidak mereka tahu. Selanjutnya serahkan semuanya kepada Allah. Dia memberi petunjuk kepada yang Dia kehendaki dan menyesatkan kepada yang Dia kehendaki pula.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-13 17:39
~
Saudara Plekatik,

Maaf kami menjadikan satu kolom komentar saudara. Karena kami lihat masih berkaitan, sehingga teman yang lain dapat dengan mudah mengerti.

Kami yakin sebagai orang Muslim saudara Plekatik mengerti maksud/arti ayat di atas. Untuk itu silakan Saudara Plekatik memberikan penjelasan.

Memang kami hanya mengutip bagian awal dari ayat itu. Namun, bukankah tidak mengurangi makna dari isi keseluruhannya bukan? Kalau kita perhatikan kalimat selanjutnya berisi perintah Allah untuk bertakwa dan menyampaikan kabar gembira.

Mengenai Al-Quran, Muhammad situs kami ini www.isadanislam.com membahasnya. Saran kami bila berkenan silakan mengunjunginya.

Allah yang kami kenal di dalam Injil, mengasihi semua umat-Nya. Dia tidak ingin umat-Nya binasa dalam neraka kekal. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal [Isa Al-Masih], supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
DA
# mesteri 2013-06-11 02:59
*
Negara-negara Eropa mayoritas Kristen. Kenapa kepala negara lebih banyak pria yang memimpin daripada wanita? Apakah anda seorang pria? Lebih sering mana anda atau istri anda membersihkan kotoran anak?

Ini berkaitan topik di atas. Ilmu anda masih dangkal.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-12 19:41
~
Saudara Mesteri,

Pria lebih banyak menjadi pemimpin negara, kami pria atau wanita, membersihkan kotoran anak. Bukan berarti pria lebih utama daripada wanita atau wanita lebih rendah dari pria.

Baik pria maupun wanita di hadapan Allah sebagai pribadi yang berharga, setara. Pengorbanan Isa Al-Masih di kayu salib adalah bukti terbesar bahwa Dia melihat pria dan wanita setara. Penebusan yang telah dibayar-Nya adalah harga yang sama bagi pria dan wanita.

Mari kita perhatikan firman Allah ini: "Sebab kamu [pria dan wanita] tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,  melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat" (Injil, Surat I Petrus 1:18-19).
~
DA
# arif 2013-06-24 08:32
*
Pelajarilah Al-Quran dan Hadist dengan sebenarnya sebelum menarik kesimpulan seperti di atas.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-26 09:18
~
Saudara Arif,

Bagaimana menurut Saudara Arif, apakah artikel di atas tidak benar? Atau mungkin menjadi pemahaman baru bagi Saudara Arif.

Kami persilakan Saudara Arif untuk memberikan penjelasan, masukan, dan kritik. Sehingga kita dapat berbagi dan belajar bersama.
~
DA
# reni 2013-07-30 11:13
*
Wanita adalah penjahat, lalu bagaimana kata sorga di kaki ibu (ibu seorang wanita) tidak mengerti, mohon petunjuk.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-08-01 14:32
~
Saudara Reni,

Kata “sorga di kaki ibu” adalah ungkapan untuk menunjukan bahwa menghargai dan menghormati ibu [wanita]. Jadi bukanlah "sorga" yang sama dengan yang akan dimasuki manusia pada akhir zaman kelak.

Memang beberapa ayat Al-Quran "sepertinya" memandang wanita setara dengan pria. Dengan kata lain menghargai wanita. Tetapi kita juga tidak dapat menutup mata pada ayat-ayat Al-Quran dan ajaran-ajaran Islam yang menomor-duakan wanita. Sebagai contoh, nabi umat Muslim sendiri menganggap wanita sebagai sosok yang jahat dan disejajarkan dengan binatang (kuda) dan benda (rumah). Nah, apakah yang demikian dapat dikatakan menghargai wanita?

Ada beberapa artikel kami yang membahas hal serupa tersebut silakan baca di url ini: tinyurl.com/n62syy3, dan tinyurl.com/bgappmg
~
DA
# Fyan 2013-08-04 19:39
*
Terima kasih Isa Al-Masih, tidak sia-sia kami memilih Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat karena engkau begitu menghargai wanita sama seperti pria.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-08-07 16:14
~
Saudara Fyan benar, di hadapan Allah, pria dan wanita seimbang. Jadi, pria tidak lebih tinggi atau lebih berharga daripada wanita. "Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka" (Kitab Taurat, Kejadian 1:27).

Wanita dan pria mempunyai kedudukan yang sama penting dalam masyarakat. Keduanya dipakai Allah dalam pelayanan-Nya. Keduanya berharga di hadapan Allah.

Pengorbanan Isa Al-Masih di kayu salib adalah bukti terbesar bahwa Dia melihat pria dan wanita setara. Penebusan yang telah dibayar-Nya adalah harga yang sama bagi pria dan wanita.

"Sebab kami [pria dan wanita] tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat" (Injil, Surat I Petrus 1:18-19).
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-08-30 09:48
~
Topik uraian untuk comment: Derajat wanita di mata Muhammad.

Kami masih ingin pendapat para Mukmin, benarkah Muhammad sangat menghargai wanita seperti dalam hadits dan Al-Quran yang dikutip dalam artikel di atas?

Dalam memberi komentar kiranya saudara dapat mengikuti aturan yang sudah kami cantumkan pada setiap artikel yang ada di situs ini.

Berikut kami copy kembali aturan tersebut:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail  untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.
~
DA
# Steve 2013-11-05 17:20
~
Saya setuju dengan topi pembacaan ini.

Maaf buat saudara Muslim kita bisa lihat dengan adanya poligami yang Muhammad ajarkan. Menikah dengan wanita miskin, janda yang suaminya mati dan lain-lain. Katanya untuk membantu para wanita tersebut atau mungkin mengurangi beban mereka. Tapi kalau mau di pikir kenapa harus dengan dinikahi? Bukankah tanpa menikah Muhammad bisa membantu mereka. Akhirnya sekarang kebiasaan poligami terbawah-bawah dengan alasan yang sama seperti Muhamad.

Ingat sebagai suami haruslah mengasihi istri. Seperti Isa Al-Masih mengasihi saya dan saudara semua. Karena pelajaran yang saya dapat kan dari Isa Al-Masih adalah "Kasih". Dan pada saat Kasih itu dipergunakan semuanya akan terasa lebih indah dan damai.

Kiranya Tuhan Memberkati dana dan tetap Mengasihi kita semua.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-13 16:12
~
Saudara Steve,

Terima kasih sudah berkenan membaca dan memberi komentar.

Kami sependapat dengan Saudara Steve, tanpa menikahi tentu saja kita dapat membantu orang lain. Kiranya apa yang Saudara Steve sampaikan di atas dapat menjadi bahan renungan bagi teman-teman.

Bila tidak keberatan silakan membagikan kesaksian secara singkat bagaimana Saudara Steve menerima kasih Allah.

Terima kasih Tuahn memberkati.
~
Daniar
# muslimah 2014-05-22 17:53
~
To staff dan anda yang menganggap wanita Islam hidup sebagai kaum nomor 2.
Sepertinya anda semua susah menerima penjelasan dari kami orang-orang Muslim. Ada baiknya jika anda membaca surat terbuka dari Joanna francis, seorang jurnalis yang beragama non Islam. Itulah suara hati wanita yang hidup dalam kebebasan seperti yang anda pikirkan. Dimana wanita dihargai sama seperti pria sesuai tuntutan kalian penyeru emansipasi wanita. Renungkanlah tulisannya semoga anda mendapat pencerahan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-05-30 14:46
~
Saudara Muslimah,

Terima kasih atas komentar saudara.

Sudahkah saudara membaca artikel di atas? Bukankah kaum wanita adalah ciptaan Allah seperti halnya kaum pria. Jadi benarkah Allah memperlakukan demikian. Bagaimana menurut saudara?
~
Daniar
# Pengamat 2014-06-16 17:49
~
Setiap ayat dalam Al-Quran tentang wanita selalu diinterpretasik an dengan seks oleh kaum Nasrani. Karena mungkin itulah isi pikiran mereka. Padahal tidak ada sama sekali kata-kata seks di dalam Al-Quran.

Jadi memang Muslim harus maklum perilaku mereka. Mungkin terpengaruh dengan Alkitab yang penuh ayat-ayat porno. Jadi Maafkanlah mereka, bukankah Nabi mengajarkan cinta kasih dan memaafkan, bukan menyerang ajaran lain seperti perilaku mereka.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-06-26 14:14
~
Saudara Pengamat,

Setiap ayat Al-Quran manakah yang saudara maksud?

Benarkah ajaran cinta kasih tetapi memperlakukan wanita demikian?

Kami sangat senang dengan ajaran cinta kasih dan memaafkan. Karena itulah yang diajarkan Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih begitu mengasihi wanita dan memperlakukan mereka sebagai pribadi yang berharga. Bahkan Dia menganggap wanita sebagai saudari perempuan-Nya atau sebagai ibu-Nya. "Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku" (Injil, Rasul Besar Matius12:50).
~
Daniar
# Hadinanto 2014-06-16 22:37
~
To Nasrani: Mengapa kalian begitu gampang menerjemahkan istilah bercocok tanam itu dengan seks. Dan kalaupun benar, apakah kalian tidak sadar bahwa Yesus lahir dari hubungan seks. Yesus lahir dari rahim Maria. Dan Maria lahir dari hubungan seks antara kedua orang tuanya. Secara tidak langsung Yesus lahir dari hubungan seksual kedua kakek dan nenek.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-06-26 14:23
~
Saudara Hadinanto,

Terima kasih atas komentarnya, berikut ini tanggapan dari kami.

Saudara Hadi, kalau tidak keberatan saudara dapat menuliskan istilah bercocok tanam menurut ayat di atas.

Dan perlu saudara ingat, Isa Al-Masih bukan hasil hubungan jasmani antara pria dan wanita. Wanita yang melahirkan-Nya tidak pernah disentuh pria dan bukan pezinah (Qs 19:20). Tetapi Dia adalah “kalimat (yang datang) dari pada-Nya” (Qs 3:45). “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Kalam Allah” (Hadits Anas Bin Malik hal 72).

Kalimat Allah yang Maha Kuasa masuk ke dalam rahim Siti Maryam, dan dilahirkan sebagai manusia. Mengenai Isa Al-Masih selengkapnya dapat saudara baca di sini: tinyurl.com/c4phapd.

Kiranya informasi ini menjadi pemahaman baru bagi saudara Hadinanto.
~
Daniar
# usil 2014-06-17 19:04
~
Hebatnya Kristen. Bercocok tanam mereka interpretasikan dengan berhubungan seks.Tanah mungkin interpretasikan sendiri sebagai kemaluan wanita. Sadarlah saudara, anda berkata bahwa apa yang masuk ke dalam hati itulah yang najis, dan ungkapan itu sesungguhnya lebih cocok ditujukan kepada anda sendiri.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-06-26 14:42
~
Saudara Usil,

Bila tidak keberatan saudara dapat menuliskan istilah bercocok tanam menurut ayat di atas. Sehingga saudara dapat memberikan komentar yang tepat.

Saudara juga dapat membaca komentar teman-teman Muslim di atas.
~
Daniar
# Pengamat 2014-08-14 20:17
~
Sdr. Nasrani, kalau anda memiliki sebidang tanah. Tanah itu rajin anda datangi. Anda pupuki, olah, dan rawat. Kemudian dari tanah itu tumbuh buah-buahan yang segar dan ranum, tumbuh bunga-bunga yang indah. Bukankah itu suatu kebaikan?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-08-15 15:36
~
Saudara Pengamat,

Kami sepebdapat dengan komentar saudara Pengamat di atas. Memang untuk menghasilkan bunga dan buah yang segar tanah dimana pohon itu ditaman harus dirawat.

Pertanyaannya, apakah wajar bila seorang istri diumpamakan sebagai tanah yang dapat diperlakukan sesuka hati suaminya? Bukankah hal itu sama saja dengan mengatakan bahwa istri adalah obyek seks? Atau dalam rangka menghasilkan suatu kebaikan, maka dapat diperlakukan sesuka hati suaminya?
~
Daniar
# restu 2014-09-24 06:22
~
Hadits pertama yang anda kutip tidak dikutip penuh sehingga jadi rancu, tolong membaca secara penuh hadits tentang bobot wanita setengah dair pria. Bukanlah membicarakan tentang sex namun jual beli dan masalah administrasi coba dibaca ulang.

Hadits ketiga bermaksud bahwa fitnah atau datangnya dosa biasanya karena laki-laki memandang wanita. Bisa kita lihat jaman sekarang dimana moral merosot karena wanita mengumbur aurat. Dan yang ke-4 hal ini tentunya bukan di pahami secara harafiah, seperti kitab anda mengatakan manusia domba. Jadi tidak perlu debat kusir. Mohon untuk menempatkan ayat dan kutipan hadits sesuai konteksnya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-10-08 09:42
~
Salam Sdr. Restu,

Saudaraku, jika seorang pria selalu fokus pada Tuhannya tentu kejahatan bukan saja datang dari seorang wanita. Lantas apakah jika seorang pria tidak dapat menahan nafsunya maka kesalahan ada pada seorang wanita? Tidak demikian, bukan?

Nah, bagaimana dengan hal ini. Nabi umat Islam bersabda: "Tanda-tanda kejahatan itu ada tiga: kuda, perempuan, dan rumah" (Hadits Sahih Bukhari, Volume 7, Buku 62 No. 32). Hal ini memberikan petunjuk bahwa wanita dianggap sebagai sosok yang jahat dan disejajarkan dengan binatang (kuda) dan benda (rumah).
~
Salma
# restu 2014-10-11 01:23
~
Tentu wanita ini hanya berlaku bila wanita sudah keluar batas dari kodratnya, karena melanggar hukum-hukum Allah. Keluar dari rumah bertamengkan slogan bekerja, belajar dan berkarya. Meski harus terjadi khalwat (campur baur dengan laki-laki tanpa hijab). Membuka auratnya (tanpa berjilbab), tabarruj (berpenmpilan ala jahiliyah). Dan mengharuskan komunikasi antar pria dan wanita dengan bebas itulah pertanda api fitnah telah menyala.

Dalam Qs 24:30 dijelaskan dan diperintahkan tidak hanya laki-laki namun juga perempuan harus menjaga pandangan dan kemaluan. Islam mengajarkan hubungan timbal balik ketika wanita menutup aurat maka lelaki juga lebih mudah menjaga pandangannya. Saya mau tanya sefokus apapun seseorang pada Tuhannya apa mungkin dia tidak tertarik pada lawan jenis yang mempertontonkan tubuh dengan gratis? Kalau sampai ada maka perlu diperiksa jangan-janga tidak normal, maka Islam dengan baik mengerti hal ini.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-10-14 09:18
~
Salam Sdr. Restu,

Terimakasih untuk pemaparan saudara yang begitu baik.

Tidaklah salah apa yang saudara paparkan, hanya ada sedikit mengganjal di benak kami. Dengan kata lain saudara hendak mengatakan bahwa pemikiran pria selalu tertuju kepada hal-hal yanng tidak berkenan kepada Allah. Mengapa? Sebab ada berapa banyak wanita yang memakai pakaian sexy di dunia ini, dan dengan kata lain ada banyak pria juga yang melihat itu maka memiliki pikiran yang jahat, bukan?

Bagaimana seandainya dalam satu hari seorang pria melihat wanita berpakaian sexy lebih dari 10 orang, apakah ia selalu berpikir jahat dan tidak senonoh? Berarti benar sekali apa yang dikatakan "Tidak ada penderitaan yang lebih berbahaya bagi pria daripada wanita" (Hadits Shahih Bukhari volume 7, buku 62, no 33). Bukankah demikian?
~
Salma
# restu 2014-10-16 02:59
~
Benar saya tidak menyalahkan sesuatu yang dikatakan oleh rasulullah dalam Hadits Bukhari tersebut karena kenyataan memang demikian. Wanita memang jarang mempunyai nafsu pada pria dengan melihat aurat pria, tapi seorang pria sudah pasti hatinya akan tergoda jika wanita mengumbar auratnya. Maka Islam mengajarkan seorang wanita berhijab, bukan hanya untuk dirinya namun juga membantu saudara Muslim pria menahan pandangan mereka.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-10-18 15:05
~
Salam Sdr. Restu,

Terimakasih untuk pemaparan saudara. Hanya kami melihat bahwa kesucian hati lelaki Muslim tergantung pada busana yang digunakan oleh wanita, bukankah demikian?
~
Salma
# restu 2014-10-19 05:25
~
Apakah anda mau menjamin lelaki Nasrani lebih baik drpd muslim? Ataukah mereka sama saja ketika melihat seorang wanita memperlihatkan auratnya? Atau anda mengatakan lelaki Nasrani soleh tidak akan terlintas dalam pikirannya sedetikpun berpikiran buruk atau tertarik dengan aurat wanita yang ditampakkan?

Sungguh dalam Islam hal kesukaan manusia pada harta, wanita, anak. Itu sudah dimaklumkan dan Allah berfirman agar menjaga pandangan dan kemaluan bagi kedua lawan jenis yang belum halal. Islam menyadari kodrat laki-laki menyenangi wanita dan memberikan batasan jelas mana untuk suami dan mana yang dilihat umum. Kenapa dalam kitab anda tidak tercantum sesuatu yang sangat pokok ini? Apa menurut anda yang dilihat suami juga boleh dilihat yang lain? Betapa tidak beruntungnya lelaki itu.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-10-19 20:14
~
Salam Sdr. Restu,

Satu ayat dalam Alkitab yang begitu baik sekali. “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya , sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya” (Injil, Rasul Besar Matius 5:28).

Memandang dan menginginkannya sudah berzinah, bukankah ini suatu batasan yang lebih tinggi diberikan oleh kitab Allah dibandingkan kitab saudara? Jadi, pakaian tidak menjadi satu ukuran, tetapi bagaimana hati seseorang. Bukankah ini lebih baik, bukan?
~
Salma
# restu 2014-11-02 04:12
~
Dalam Al Quran terdapat ayat "jangan mendekati zina...", maka saya rasa batasannya lebih baik lagi daripada telah berzina dalam hati. Mendekati saja tidak boleh, apalagi melakukannya.
Maaf, bukan maksud saya menyombongkan Al Quran diatas Injil, karena keduanya bagi saya adalah Kitab Allah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-11-13 11:39
~
Sdr. Restu,

Berikut kami sajikan ayat Al-Quran dan Injil sebagaimana Anda maksudkan:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (Qs 17:32)

“Tetapi Aku [Isa Al-Masih] berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya , sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” (Injil, Rasul Besar Matius 5:28)

Menurut Anda, apakah definisi zinah itu?

Jika Al-Quran mendefinisikan zinah sebagai perbuatan yang keji, maka Isa Al-Masih mengajarkan bahwa zinah tidak hanya dikategorikan perbuatan (action) saja, melainkan telah diawali oleh niat yang timbul dari dalam hati (motive). Jadi, batasan zinah menurut Isa Al-Masih lebih tajam dan jelas, yaitu motif hati yang telah diliputi dosa.

Mengapa masalah hati menjadi sangat penting? Karena dari hati yang berdosalah segala kejahatan bersumber. Jika hati telah disucikan dari dosa, maka kejahatan tidak dilakukan.

Maukah Anda memiliki hati yang suci? Jawaban ada pada tautan berikut: tinyurl.com/8829qar

~
Yuli
# Rizky 2014-11-21 18:07
~
Disini saya coba untuk kembali menjawab.

Beberapa ayat di dalam Al-Quran menggambarkan pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita (secara perhitungan matematik). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Quran sama-sama berjumlah 24.

”Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (QS An-Nisaa’: 3)

Islam satu-satunya agama yang menulisan dalam kitabnya untuk menikahi hanya 1 wanita.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-11-24 13:13
~
Sdr. Rizky,

Terimakasih untuk komentar yang Anda berikan.

Meurut Anda, jika kekasih Anda berkata, “Aku akan setia kepadamu”, namun di sisi lain ia juga menjalin hubungan kasih dengan orang lain, tidakkah Anda dibingungkan dengan pernyataannya? Akankah Anda mempercayai janji setianya? Kebenaran diuji dari kekonsistenanny a, bukan?

Demikian pula dengan ajaran Islam. Jika derajat wanita dipandang setara dengan pria, maka tidak seharusnya muncul ayat-ayat dalam Al-Quran maupun Hadits yang justru bertolak belakang seperti yang dituturkan pada artikel di atas.

Selanjutnya mengenai Qs 4:3, dengan mengutip pendapat Anda sbb: “...Islam satu-satunya agama yang menulisan dalam kitabnya untuk menikahi hanya 1 wanita...”

jika pendapat Anda benar, maka tidak seharusnya ada penambahan kalimat “...maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat...” pada ayat tersebut, bukan?

~
Yuli
# Rizky 2014-11-21 18:12
~
Perlu diingat juga bahwa jumhur (mayoritas) ulama memandang bahwa persyaratan agar sang suami tidak berpoligami merupakan persyaratan yang sah dan diperbolehkan. Artinya, dalam Islam, sebelum menikah perempuan pun bisa meminta syarat kepada suami untuk tidak dipoligami.

Jadi tentu dalam Islam jelas wanita begitu dihargai. (Silahkan bila mau dipoligami dan silahkan bila tidak mau, tinggal ajukan syarat saja saat akan menikah).

Terimakasih.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-11-24 13:17
~
Sdr. Rizky,

Kebenaran Allah tidak bisa disandarkan kepada pandangan mayoritas ulama. Sebaliknya, kebenaran Allah harus bersumber dari Firman Allah sendiri, Sang Sumber Kebenaran.

Dengan tegas, Firman Allah bersabda:

“Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." (Injil, Rasul Besar Matius 19:4-6)

Adalah ketetapan Allah sejak semula bahwa 1 orang pria dan 1 orang wanita disatukan Allah dalam sebuah lembaga perkawinan. Dengan penyatuan dua pribadi yang berbeda itu, Allah telah mengikat mereka dalam ikatan kesetiaan yang tidak boleh dipisahkan, karena pemisahan pasti mengoyakkan/mel ukai apa yang telah menyatu. Nah, demikian pula ikatan kesetiaan keduanya akan rusak bila ada person lain yang turut masuk dalam perkawinan poligami.

Jadi, jelas bahwa Allah justru menghargai kesetaraan derajat dan kebutuhan baik pria maupun wanita hanya melalui perkawinan monogami.
~
Yuli

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer