Kesaksian Leah, Wanita Islam Yang Mengalami Keselamatan

Tangga Ke SurgaSaya menjadi Kristen pada tanggal 21 Juli 1996. Inilah kesaksian saya.

Mimpi Aneh Mengenai Sorga

Dulu saya seorang Islam yang saleh, namun saya mulai merasa ada yang kurang dalam iman kepercayaan saya sebagai Muslimah. Sayapun berdoa kepada Allah minta ditunjukkan apakah iman orang Islam merupakan kebenaran sejati. Segera setelah itu saya mulai mendapatkan mimpi-mimpi yang aneh. Dalam salah satu mimpi, saya melihat beberapa orang Kristen sedang antri masuk ke sorga. Sayapun mengikuti antrian tersebut. Sayang ada makhluk yang tinggi sekali menghalangi jalan. Saya mulai menangis karena jalur tempat antrian saya jelek sekali. Sebaliknya jalur mereka sangat indah – begitu indah, begitu biru.

Pertolongan Teman Untuk Mengerti Mimpi

Mimpi itu terus menghantui saya. Saya tidak bisa melupakannya. Sayapun menceritakannya kepada teman-teman sesama Muslim. Tapi saya tidak mengatakan bahwa orang-orang Kristenlah yang sedang antri di dalam mimpi itu. Saya takut apa yang akan mereka pikirkan. Merekapun mengatakan bahwa Allah menyuruh saya untuk lebih banyak berdoa.

Ingin Bunuh Diri

Saya semakin rajin berdoa, tapi perasaan saya kosong bahkan saya tambah depresi. Saya belum pernah mengalami kekosongan seperti ini. Karena tidak bisa tidur, saya mulai minum obat tidur agar dapat lari dari perasaan tersebut. Saya benar-benar berubah, suka menyendiri, dan mulai bertemu paranormal. Hal ini membuat keadaan saya semakin parah. Bahkan, saya ingin bunuh diri karena tidak lagi takut mati.

Satu hari, saya bercerita dengan sahabat (seorang agnostis) tentang bunuh diri. Diapun teringat akan beberapa wanita Kristen yang pernah menemuinya beberapa kali. Menurutnya, mereka dapat menolong saya.

Bertemu dengan Pengikut Isa Al-Masih

Saya memutuskan untuk bertemu dengan mereka hari itu juga. Pada pertemuan itu mereka membagikan Injil kepada saya dan mendoakan saya. Saya merasa kekosongan yang dahsyat itu mulai terangkat. Beban yang berat di pundak saya terlucuti.

Di Gereja Ditantang Menerima Isa Al-Masih

Sayapun mulai ke gereja bersama mereka. Kali kedua ke gereja, pendeta yang memimpin ibadah mengundang jemaat untuk menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat. Hati saya berkecamuk. Saya bergumul melawan Roh Kudus hingga gemetar. Saya tidak menerima undangan pendeta. Selesai ibadah, Tuhan berkata dalam hati, “Jika tidak mengambil keputusan sekarang, tidak akan ada kesempatan lagi untukmu”.

Saya menerima Sang Juruselamat

Saya menangis tersedu-sedu di pinggir jalan dan berkata pada diri sendiri bahwa saya harus kembali ke ruang doa, tempat orang-orang didoakan untuk menerima Tuhan. Itulah yang saya lakukan. Tuhan telah menanggalkan beban saya. Saya mulai melihat segala sesuatu secara berbeda.

Setelah kejadian itu, saya mulai kehilangan teman-teman dan semua orang yang saya kasihi. Namun Allah mengasihi saya dan memberikan Kalimat-Nya sebagai Juruselamat. Saya pasti tidak akan binasa.

Seorang sahabat Islam juga diselamatkan pada hari yang sama di gereja lain. Tuhan menunjukkan bahwa kami sungguh berada di jalan yang benar.

Saya tidak pernah menyesal menjadi orang Kristen. Kadang-kadang hidup saya sulit sekali karena banyak mengalami penderitaan. Namun iman saya malah menjadi lebih kuat karenanya.

Dilarang Berhubungan Dengan Anak Lelaki Saya

Saat ini anak lelaki saya dibesarkan secara Muslim. Ayahnya tidak memberikan izin untuk berkomunikasi dengannya. Masalah ini membuat saya tidak bisa tidur, sayapun menyerahkan anak lelaki saya kepada Tuhan. Anak lelaki saya beribu-ribu kilometer jauhnya dari saya. Saya tidak bisa menguasai apa yang akan terjadi, tetapi Tuhan berkuasa. Mohon doakan agar Tuhan memberikan mujizat sehingga suatu hari saya bisa melihat anak lelaki saya lagi. Kami sekarang tinggal di benua yang berbeda.

Saya berdoa agar kesaksian singkat ini bisa menyentuh orang-orang yang membacanya. Tuhan memberkati.

(Staff Isa dan Islam: Kiranya Saudara Pembaca mempelajari lebih mendalam Jalan Keselamatan yang dialami Ibu Leah, pemberi kesaksian ini.)

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

 

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# Adi 2012-09-11 08:14
*
Kasihan sekali engkau, menjadi murtad. Pada akhirnya kamu akan menyesal, dan waktunya sudah dekat.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-18 14:15
~
Murtad adalah istilah bagi seseorang yang meninggalkan agamanya dan berpindah menjadi penganut agama lain. Sehingga benarlah Ibu Leah di atas telah murtad dari Islam dan menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Saudara Adi, menurut kami justru Ibu Leah ini telah menemukan “Jalan Lurus” yang selama ini tidak ditemukannya di agamanya yang lama. Dia juga telah mempunyai Juruselamat, sehingga dia pasti tidak akan binasa.

Dalam kesaksiannya kita dapat melihat bagaimana dia mendapatkan kelegaan dari beban yang selama ini menghimpitnya. Dia juga mendapatkan sukacita dari Allah. Sehingga dia berkata, bahwa dia tidak pernah menyesal atas keputusannya menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Nah sekarang bagaimana dengan saudara Adi, apakah saudara pernah merasakan seperti yang dirasakan Ibu Leah di atas?
~
SO
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-14 12:54
~
Kepada pembaca situs kami, kiranya dapat memperhatikan pedoman di bawah ini dalam memberi komentar.

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam
# afni ramadani 2012-11-04 14:16
*
Selamat ya Ibu Leah sudah menjadi pengikut setan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-05 16:00
~
Saudara Afni Ramadani,

Ibu Leah telah diberikan hidayah oleh Allah untuk menerima Sang Juruselamat, Isa Al-Masih. Yang memberi jaminan keselamatan abadi baginya. Kini Ibu Leah menemukan damai dan sukacita yang tidak dia temukan sebelumnya.

“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 16:31). Ini adalah janji Allah yang pasti, bahwa kita akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti (Qs 3:55).

Bagaimana dengan Saudara Afni sudahkah saudara menemukan jaminan keselamatan sorgawi?
~
DA
# noname 2012-11-21 09:47
*
Kasihan sekali Ibu Leah padahal Allah sudah bilang dalam Qs 2:79,

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan”.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-23 11:40
~
Saudara Noname,

Ibu Leah yang memberikan kesaksian ini justru telah mendapat nikmat yang tiada tara dari Allah. Dia pun telah memperoleh jaminan keselamatan menuju sorga yang dijanjikan oleh Allah sendiri kepada pengikut Isa Al-Masih.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Sudahkah juga Saudara Noname mendapatkan kedamaian? Ibu Leah sudah memilikinya karena telah mendapatkan jaminan keselamatan di dalam mengikuti Isa Al-Masih.

Kiranya dalam mempelajari kebenaran ini, Saudara mendapatkan hikmah dari Allah.
~
DA
# noname 2012-11-21 09:49
*
Qs 2:80, “Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"

Kitab sebelum Al-Quran itu sudah kadaluwarsa istilahnya kemudian Allah menurunkan Al-Quran sebagai penyempurna kitab terdahulu agar dijadikan petunjuk dan pedoman hidup bagi mereka yang beriman dan bertaqwa.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-23 11:42
~
Saudara Noname,

Inilah janji Allah yang pasti, bahwa kita akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Saudaraku, Firman Allah sifatnya kekal. Tidak ada masa kadaluwarsa, tidak pernah usang dimakan waktu atau zaman, dan tidak akan pernah dapat digantikan oleh apapun.

Firman Allah tetap eksis dan relevan di segala zaman. Wahyu Allah yang terdahulu, adalah kitab yang tidak pernah dapat dibatalkan. “Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya” (Kitab, Mazmur 119:160)

Untuk membahas tentang firman Allah silakan bergabung di sini: tinyurl.com/cogqxrh
~
DA
# AJENG 2013-02-25 15:09
*
Kasihan saudara Leah dia mengikuti Isa Al-Masih sementara nabi Isa diturunkan untuk mengajarkan/mem bimbing bani Israel sama dengan nabi Musa. Lain dengan nabi Muhammad Saw diturunkan untuk mengajarkan Al-Quran untuk semua manusia. Allah tidak pernah mengatakan hai bani Israel di Al-Quran, tapi hai sekalian manusia (ayuhan nas) renungkan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-26 11:50
~
Saudara Ajeng,

Melalui kesaksiannya, Saudari Leah berniat membagikan kabar sukacitanya bagi orang lain. Bahwa Allah mengasihi dia dan memberikan Kalimat-Nya sebagai Juruselamat. Dia pasti tidak akan binasa.

Kasih Allah juga berlaku bagi saudara dan semua umat manusia. Demikian kitab saudari Ajeng mengatakan bahwa: Isa Al-Masih akan menjadi "suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah" (Qs 19:21), bukan hanya bagi bani Israel.

Mengenai misi kedatangan Isa Al-Masih dapat saudari Ajeng baca penjelasannya di link ini: tinyurl.com/cqvgxdo

Jika Saudara juga rindu mendapatkan keselamatan dan kedamaian kekal, kami mengundang Saudari Ajeng untuk boleh merenungkan jalan keselamatan di link ini: tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# UQ 2013-02-27 10:29
*
Ini adalah firman Allah swt dalam Qs 5:3, "...Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu"

Ini menegaskan bahwa agama Islam lah yang diterima di sisi-Nya, coba renungkan!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-28 17:11
~
Saudara Uq,

Dari ayat itu dapat disimpulkan agama Islam ada sejak Muhammad muncul. Bagaimana dengan para nabi/utusan Allah sebelum agama Islam itu ada, apa tidak diterima di sisi-Nya?

Bagaimana pandangan saudara Uq, dapat diterapkan dengan ayat di bawah ini:
"Mereka yang percaya kepada (Quran), dan mereka yang mengikuti kitab suci Yahudi, dan Kristen, dan Sabean; setiap orang yang percaya kepada Allah dan kepada hari kiamat dan kepada pekerjaan kebenaran, mereka akan mendapat upah dari Tuhan mereka dan mereka tidak perlu takut dan berdukacita"(Qs 2:62).

Hal itu menunjukkan bahwa Tuhan tidak memaksudkan Islam sebagai sebuah agama yang eksklusif. Jadi orang Kristen tidak perlu meninggalkan iman mereka.

Melalui kesaksian di atas Ibu Leah justru telah mendapat nikmat yang tiada tara dari Allah. Dia pun telah memperoleh jaminan keselamatan menuju sorga yang dijanjikan oleh Allah sendiri kepada pengikut Isa Al-Masih. ". . . menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Inilah janji Allah yang pasti: "supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
DA
# AJENG 2013-02-27 18:23
*
Saya sudah mendapatkan keselamatan & kedamaian dengan Islam dan semua pertanyaan saya terjawab oleh Al-Quran karena jelas di Al-Quran Allah swt selalu memanggil umatnya dengan ayuhan nas. Beda dengan Isa bin Mariam dan Musa as jelas Allah menurunkan mereka untuk bani Israel dengan sebut hai bani Israel dari pertama Al-Quran turun sama sekarang belum pernah ada revisi.

Sementara Alkitab sudah berkali-kali direvisi untuk mengikuti jaman katanya. Contoh, babi diharamkan untuk dimakan ketika diadakan revisi (tahun saya lupa sudah lama tidak baca Injil) yang diharamkan adalah babi hutan. Sekarang hasil dari revisi yang entah keberapa, babi tidak haram. Karena itu saya yakin Al-Quran adalah benar.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-28 17:15
~
Saudara Ajeng

Apakah dengan Allah memanggil umatnya dengan ayuhan nas saudara yakin pasti selamat?

Mari perhatikan ayat Al-Quran ini yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah bagi manusia, bukan hanya bani Israel. "Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21). Silakan dibaca artikel yang bahas hal itu di url ini: tinyurl.com/cx67lhz

Sekali lagi kiranya saudara Ajeng dapat membaca dan merenungkan misi Isa Al-Masih ke dunia ini di link ini: tinyurl.com/cqvgxdo

Untuk mempelajari kemurnian Alkitab lebih mendalam silakan kunjungi halaman ini: tinyurl.com/7gyxbbz

Semoga artikel-artikel tersebut menjadi pemahaman baru bagi saudara. Tidak hanya memegang satu ayat saja, tetapi juga memperhatikan dan merenungkan ayat yang lainnya.
~
DA
# AJENG 2013-02-28 18:19
*
Saya tidak mengatakan hanya dengan Ya Ayuhanas manusia akan selamat. Yang saya ingin katakan bahwa agama Islam untuk semua manusia. Beda dengan agama yang diturunkan via Nabi Isa As & Musa As, jelas-jelas Allah Swt menyebutkan Hai Bani Israil itu poinnya Saudaraku.

Sementara Islam diturunkan untuk semua umat dan manusia apapun rasnya selama dia mengucapkan 2 Kalimat Sahadat pasti masuk sorga ini janji Allah Swt yang Maha benar. Beda dengan agama yang dibawa oleh Isa As & Musa As, jelas sekali itu untuk Bani Israel Saudaraku. Itu yang membuat saya kasihan dengan Saudara Leah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-03-01 15:07
~
Saudara Ajeng,

Bagaimana dengan poinnya ayat kitab saudara Ajeng ini: "Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21).
Isa Al-Masih adalah bagi manusia, bukan hanya bani Israel.

Isa Al-Masih datang ke dunia bukan atas misi suatu agama tertentu. Demikian juga nabi-nabi yang datang sebelumnya, mereka tidak ada yang datang ke dunia dengan membawa misi suatu agama. Tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia hanya satu. Yaitu melepaskan umat manusia dari ikatan belenggu dosa, dan memberi hidup kekal kepada mereka.

Justru dari kesaksian di atas ibu Leah ingin membagikan damai dan sukacita sejati yang dialami. Karena Allah mengasihinya dan memberikan Kalimat-Nya sebagai Juruselamat. Dia pasti tidak akan binasa.

"supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Apakah seorang pencuri, pembunuh, pendusta lalu mengucapkan 2 kalimat sahadat pasti masuk sorga? Dapatkah Saudara Ajeng menunjukan dimana janji Allah dari pernyataan saudara itu?
~
DA
# Muslimah 2013-05-23 06:54
*
Anda terus bertanya dan mengeluarkan statement dengan ilmu yang minim. Nabi-nabi sebelum nabi Muhammad SAW juga benar utusan Allah. Mereka ada di jalan Allah, diturunkan untuk suatu umat tertentu. Namun setelah nabi Isa meninggal, mereka mengganti isi Kitab. Sehingga agama Allah yang tujuannya untuk beriman kepada Allah menyimpang.

Sekarang, bagiku agamaku, silakan terus menutupi keraguan anda. Nanti di akhirat anda akan tahu jawabannya. Agama adalah soal keyakinan & hidayah diberikan oleh Allah. Jangan sampai tertipu setan seperti Bu Leah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-24 15:58
~
Saudara Muslimah,

Terimakasih atas komentarnya.

Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada keraguan sedikitpun bagi kami akan keyakinan kami. Demikian kami menghargai keyakinan saudara Muslimah.

Bila Saudara Muslimah meragukan keaslian Kitab Suci Allah silakan saudara menyelidikinya di sini: tinyurl.com/d5hzcj2

Saudara Muslimah, justru Ibu Leah telah menemukan “Jalan Lurus” yang selama ini tidak ditemukannya di agamanya yang lama. Dia juga telah mempunyai Juruselamat, sehingga dia pasti tidak akan binasa.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus" (Injil, Surat Roma 8:1).

Tentunya adalah kerinduan setiap manusia memiliki kepastian keselamatan, bukan?
~
DA
# angelus 2013-05-26 09:37
*
Allah bagi saya adalah Allah yang mengasihi. Saya yakin Allah mengasihi umat manusia tanpa pilih kasih. Allah tidak pernah memaksakan orang mengikuti ajaran kasih-Nya. Dan yang saya tahu bahwa hanya satu manusia yang sempurna melakukan ajaran kasih Allah yakni Isa Al-Masih. Kalau orang mau mengenal Dia maka ia harus membuka hatinya menerima Dia dan ajaranNya.

Kasih adalah hukum tertinggi dalam hidup. Kasih terhadap Tuhan dan sesama.
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-30 17:10
~
Saudara Angelus,

Maaf kami menjadikan satu kolom komentar saudara.

Berita Kitab Suci adalah berita kasih. Allah dan Kalimat-Nya (Isa Al-Masih) adalah sumber dari kasih itu. Karena kasih Allah, maka Dia mengutus Kalimat-Nya, yaitu Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia dari ikatan belenggu dosa.

“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Markus 10:45).

Dan, Isa Al-Masih mengajarkan kasih itu, bukan hanya pada orang yang mengasihi, tetapi juga mereka yang membenci. Hal ini ditegaskan dalam Injil Rasul Besar Matius 5:44, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”.

Bagi mereka yang telah menerima "kasih" dari Isa Al-Masih, mereka akan dapat membagikan "kasi" itu pada orang lain.
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-06-26 08:43
~
Saudara Grace Dian Inggrine,

Maaf kami terpaksa menghapus komentar Saudara Grace. Kami ingatkan kembali silakan memberi komentar seperti peraturan yang kami berikan.

Terimakasih dan haraf maklum.
~
DA
# Holongan 2013-07-06 21:18
*
Isa Al-Masih [Yesus Kristus] adalah satu-satunya jalan keselamatan. Amin.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-07-10 17:42
~
Saudara Holongan,

Firman Allah dengan tegas mengatakan bahwa: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).

Demikian Isa Al-Masih sendiri mengatakan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Seperti kesaksian di atas, Ibu Leah telah menemukan jalan keselamatan dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamatnya secara pribadi.
~
DA
# kirno 2013-08-02 22:07
*
Semua manusia pasti akan binasa tidak ada manusia yang kekal hanya yang menciptakan manusia lah yang kekal yaitu Allah swt.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-08-06 16:41
~
Saudara Kirno benar, bahwa hanya Allah yang kekal.

Karena kasih-Nya kepada umat manusia, Allah tidak mau manusia binasa kekal. Allah memberi satu jalan agar manusia tidak binasa. Yaitu melalui karya Isa Al-Masih, setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih tidak akan binasa. Sebab keselamatan kekal di sorga hanya ada di dalam nama-Nya.

“Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak [Isa Al-Masih], ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak [Isa Al-Masih], ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah [Isa Al-Masih], tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:11-13).

Artinya akan bersama-sama dengan Allah di sorga.
~
DA
# masdar adi 2013-08-06 02:08
*
Saya berkeyakinan kesaksian tadi adalah sebuah tipu daya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-08-06 16:52
~
Saudara Masdar Adi,

Kesaksian di atas benar- benar terjadi. Kami tidak sembarangan di dalam memasukkan artikel di website ini karena kami ingin membagikan kebenaran.

Isa Al-Masih tidak pernah mengajarkan kami untuk menipu. Jadi atas dasar apakah Saudara Masdar menuduh kesaksian di atas adalah tipu daya?
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-08-30 09:57
~
Terimakasih atas kesetiaan saudara-saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami.

Dalam memberi komentar kiranya saudara dapat mengikuti aturan yang sudah kami cantumkan pada setiap artikel yang ada di situs ini.

Berikut kami copy kembali aturan tersebut:
(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk  atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail  untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.
~
DA
# Anonymous 2013-09-02 23:32
*
Agama saja diributkan. Bila Saudari Leah sudah menemukan jalan yang menurutnya benar, kenapa saudara lain harus mengkritik? Itu adalah pilihan Saudari Leah. Kenapa harus dikritik tentang ia mendapatkan ketenangan di agama lain?

Banyak orang Islam yang mengatakan babi itu sangat enak. Apakah itu berarti ia memuja setan? Apakah berpindah ke jalan lain untuk menemukan ketenangan berarti memuja setan?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-09-05 10:09
~
Saudara Anonymous, maaf kami menghapus beberapa komentar saudara. Mengapa kami hapus silakan perhatikan peraturan dalam memberi komentar.

Kami setuju agama bukan untuk diperdebatkan. Agama dibuat manusia untuk menata hidup manusia selama di bumi. Dan keselamatan datang bukan dari manusia, tetapi dari Tuhan.

Menurut kami kebenaran bukan berasal dari diri kita atau benar menurut saya. Tetapi kebenaran mutlak hanya dari Allah. Dalam Firman Allah dengan tegas Isa Al-Masih berkata: “Akulah jalan, dan kebenaran, dan hidup” (Injil, Rasul Yohanes 14:6). Dan bahwa Dia adalah manifestasi paling utama dari kebenaran dan satu-satunya jalan ke sorga. Apakah saudara setuju dengan kami dalam hal ini?

Ketenangan dan damai sejati dapat kita peroleh hanya di dalam Isa Al-Masih!

Tetapi pilihan kembali kepada tiap pribadi, karena Allah pun memberi kebebasan untuk kita memilih atau menolak kebenaran-Nya.
~
DA
# reahu 2013-11-10 15:58
~
Saya tahu, situs ini untuk kepentingan kristenisasi. Tidak heran jika komentar yang mengena memberatkan Kristen akan segera dihapus. Sisanya hanya komentar yang menguntungkan Kristen dan memberatkan Islam.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-16 15:18
~
Saudara Reahu,

Perlu kami sampaikan komen yang kami hapus adalah yang melanggar aturan dalam memberi komentar. Kiranya dapat dibaca di bawah artikel.

Pemberitaan keselamatan dalam Isa Al-Masih bukan bertujuan untuk menjadikan seseorang sebagai pemeluk agama Kristen. Tetapi menyampaikan “kabar baik” kepada setiap manusia berdosa agar mereka didamaikan dengan Allah (Injil, Surat 2 Korintus 5:20). Seseorang yang dulunya hidup dalam kegelapan rohani sekarang hidup dalam terang Allah.

Jadi pemberitaan “kabar baik” tidak berarti Kristenisasi, dalam arti memaksa orang menjadi Kristen. Tidak ada seorangpun yang dapat mengakui Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, jika bukan karena Roh Kudus (Injil, Surat 1 Korintus 12:3).
~
Daniar
# lemos 2013-11-10 15:59
~
Intinya, Kristen menawarkan penebusan dosa.

Bersalah atau tidak, "Yesus Harus Mati", Kaum Yahudi telah salah menilai Yesus bahwa Dia menghina dan berkhianat terhadap ajaran agama. Kristen adalah 'sama' dengan Yahudi dalam hal menghina Yesus, tetapi masalahnya berbeda. Baik Yahudi maupun Kristen keduanya menginginkan Yesus mati. Satu untuk "pembersihan diri" dan yang satu lagi untuk "penebusan dosa".

Yesus di salib untuk menyelamatkan umat manusia (ayat emas Kristiani). “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-16 15:21
~
Saudara Lemos,

Kami menjadikan satu kolom komentar saudara.

Saudara Lemos benar, Isa Al-Masih di salib untuk menyelamatkan umat manusia. Firman Allah dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16 mengatakan dengan jelas bahwa barang siapa percaya kepada Isa Al-Masih, maka ia tidak akan binasa dalam neraka, melainkan ia akan mendapatkan hidup yang kekal bersama-sama dengan Allah di sorga.

Ini adalah janji Allah yang pasti, bahwa pengikut Isa Al-Masih akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti (Qs 3:55).

Bagaimana dengan Saudara Lemos, sudahkah saudara yakin akan kepastian keselamatan saudara? Kiranya dapat ditanyakan pada diri sendiri.
~
Daniar
# Rexa 2013-11-10 16:01
~
Kalau Allah Maha Kuasa, mengapa Dia harus merelakan Yesus mati di kayu salib hanya untuk menebus manusia berdosa? Dimana Sifat Maha kuasa-Nya?

Allah melarang membunuh, tapi mengapa orang yang paling dikasihi-Nya disuruh bunuh agar manusia ditebus? Allah mengajarkan ajaran kasih, tapi kenapa anaknya dibiarkan mati dengan cara yang sadis?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-19 15:58
~
Saudara Rexa,

Untuk mengerti kehendak Allah kita harus melihat dari kacamata Allah. Rencana Allah dalam menyelamatkan manusia yang berdosa adalah, Allah sendiri datang ke dunia menjadi manusia yaitu Isa Al-Masih. Dia datang ke dalam dunia karena selain dari Dia tidak ada Juruselamat. Demikian keadilah Allah dinyatakan dengan menghukum dosa.

Kematian Isa Al-Masih membayar harga untuk menebus kita, menghasilkan kebebasan kita dari perbudakan dosa, dan penyelamatan kita dari konsekwensi kekal dari dosa itu. Keyakinan kami didasarkan pada kasih Allah kepada kita melalui Isa Al-Masih.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Injil Rasul Yohanes 3:16).

Rindukah dosa-dosa Saudara Rexa diampuni dan menerima kasih Allah tersebut? Baca dan renungkan di link ini: tinyurl.com/6ntpehg
~
Daniar
# Fera 2013-11-10 16:02
~
Bertentangan dengan ajaran larangan membunuh dan ajaran kasih:

“Jangan membunuh” (Taurat, Kitab Ulangan 5:17).

“Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini” (Injil, Rasul Markus 12:31).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-19 16:00
~
Saudara Fera,

Justru dengan karya Isa Al-Masih di kayu salib, menunjukkan kasih dan keadilan Allah.

Ketika Isa Al-Masih meninggal di atas kayu salib untuk menggantikan hukuman atas dosa manusia. Maka keadilan Allah dinyatakan dengan menghukum dosa manusia. Dan kasih Allah dinyatakan dalam Isa Al-Masih, Kalimat-Nya yang menanggung hukuman kita.

Saudara Fera, Isa Al-Masih meninggal bukan karena maut mengambil nyawa-Nya. Tetapi Dia-lah yang telah memberikan nyawa-Nya. “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

Kiranya gambaran kasih dan keadilan Allah dalam cerpen ini tinyurl.com/ccas4kb dapat menolong saudara mengerti.
~
Daniar
# bondan 2013-12-12 11:27
~
Situs yang menyesatkan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-12-13 09:43
~
Saudara Bondan,

Kiranya saudara dapat menjelaskan atas dasar apa saudara mengatakan bahwa situs ini menyesatkan?

Kesaksian di atas adalah kisah nyata. Dimana melalui kesaksiannya, ia ingin berbagi sukacita yang telah dialami. Ia telah menemukan “jalan lurus” dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamatnya secara pribadi. Sehingga dia pasti tidak akan binasa.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus" (Injil, Surat Roma 8:1).

Tentunya adalah kerinduan setiap orang memiliki kepastian keselamatan, bukan?
~
Daniar
# Vera 2013-12-14 15:29
~
Berdasarkan kesaksian di atas, sungguh bagus dan terpujilah Tuhan. Terutama saya sangat kagum dengan Staff Isa Islam dan Kaum Wanita yang senantiasa terus mengabarkan kesaksian dan kabar gembira.

Terimakasih, Tuhan memberkati.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-12-16 10:31
~
Saudara Vera,

Terimakasih sudah membaca dan memberi respon kesaksian di atas. Harapan kami setiap orang yang berkunjung di website ini terberkati dan nama Tuhan dimuliakan.

Karena keselamatan dari Allah bagi segala bangsa. ”Lalu kata malaikat itu kepada mereka:"Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:11).

Pada moment natal ini layaklah seluruh isi bumi merayakan kelahiran-Nya, sebab Dia adalah Juruselamat Dunia. Keselamatan yang dibawa-Nya berlaku bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya.
~
Daniar
# Bayu 2014-02-20 11:06
~
Kenapa Nabi Isa dibilang Tuhan / Anak Tuhan, nabi Isa a.s. sendiri menjawab: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah; Ia telah memberikan kepadaku Kitab (Injil), dan Ia telah menjadikan daku seorang Nabi” (Qs 19:30).

Dan Allah tidak punya anak, ini firmannya: “Tiadalah layak bagi Allah mempunyai anak. Maha Sucilah Ia. Apabila menetapkan jadinya sesuatu perkara, maka hanyalah Ia berfirman kepadanya: "Jadilah engkau", lalu menjadilah ia” (Qs 19:35).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-02-21 15:06
~
Saudara Bayu,

Memang Isa Al-Masih adalah seorang Nabi, tetapi Dia juga “Kalimat Allah”. Mari perhatikan juga Qs 3:45, "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya . . .”. Dalam ayat itu nama kekal Isa Al-Masih adalah “Kalimat Allah”. Kalimat dalam bahasa Indonesia diterjemahkan Kalam, Sabda, Perkataan. Bukankan “Perkataan” seseorang tidak dapat dipisahkan dari dirinya? Demikian “Kalimat Allah” satu pribadi dengan Allah.

Saudara Bayu, benar, Allah tidak punya Anak. Hanya manusia yang punya anak. Tentu Alkitab tidak mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan “. . . Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak . . .“ (Qs 4:171). Sayangnya ucapan nabi ini tidak membedakan antara bahasa figuratif dan harfiah.

Kiranya umat Muslim mengerti bahwa Alkitab dan orang Kristen tidak mengajarkan, Isa Al-Masih adalah hasil hubungan biologis antara Allah dan Siti Maryam!

Banyak penjelasan kami tentang siapakah Isa Al-Masih, silakan baca di situs kami ini www.isadanislam.com, www.isadanalquran.com.
~
Daniar
# Yos 2014-02-27 11:38
~
Saudaraku, Roh Kudus benar-benar menguasaimu hingga engkau menjawab dengan penuh kasih dan tidak terpancing emosi. Iman seringkali tidak bisa dirasionalisasi kan karena diluar jangkauan akal. Henry C. Thiessen mengatakan "mempelajari tentang Yesus bisa kehilangan akal, tapi mengabaikan-Nya kehilangan Jiwa".

Memang buat kita manusia konsep "Allah Bapa, Allah Anak dan Roh Kudus" tidak masuk akal. Tidak mungkin Allah dapat dijangkau dengan akal dan rasio kita.

Namun yang indah Isa Al-Masih dapat memberi jaminan keselamatan, karena:

1. Ia adalah jalan menuju ke sorga. Yang lain masih minta didoakan agar masuk sorga.

2. Berkuasa atas Sorga dan Bumi, "kepadaKu telah diberikan kuasa di Sorga dan di bumi..."

3. Akan datang kembali sebagai hakim pada hari kiamat.

4. Berasal dari sorga dan pemilik sorga.

Tuhan Yesus, kiranya kasih karunia-Mu melanda semua orang yang membaca dan menulis di web ini. Beri kuasa pada admin sehingga ia boleh Engkau pakai untuk membawa orang terhilang kepada-Mu, amin!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-02-28 10:02
~
Saudara Yos,

Terimakasih atas referensi dan doa saudara. Kiranya komentar saudara menjadi pemahaman baru bagi teman-teman yang lain. Tapi maaf beberapa komentar saudara Yos kami hapus dan kami edit karena lebih dari satu kolom.

Kerinduan kami adalah setiap orang yang mengunjungi situs ini dapat mengalami sukacita sejati di dalam Isa Al-Masih.
~
Daniar
# paino 2014-04-12 00:05
~
Ketahuilah bahwa Isa Al-Masih (Tuhan Yesus Kristus) adalah jalan menuju Bapa (Allah) dan Yesus akan menjadi Hakim di Akhir jaman / Kiamat (Islam pun mengakui itu).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-04-23 15:38
~
Saudara Paino,

Terimakasih atas komentarnya. Benar, Isa Al-Masih adalah jalan satu-satunya menuju ke sorga.

Satu hal yang diketahui Muhammad tentang akhir zaman, bahwa Isa Al-Masih akan datang sebagai Hakim yang adil. Dia berkata, "Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang adil" (Hadits Shahih Muslim 127).

Kitab Suci Allah menuliskan, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat” (Injil, Surat 2 Korintus 5:10).

Kiranya menjadi pencerahan bagi saudara-saudara yang lain.
~
Daniar
# Pengamat 2014-05-06 08:37
~
Anda sebaiknya baca pengalaman Chrisye. Penyanyi legendaris yang merasakan kesepian dan kekosongan mendalam di dalam hatinya ketika dia masih menjadi pengikut Kristus. Dan akhirnya menemukan kedamaian sejati di dalam Islam. Dia adalah tokoh real, bukan fiktif seperti yang ada dalam cerita di atas.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-05-07 15:03
~
Saudara Pengamat,

Terimakasih atas komentarnya. Dan perlu kami sampaikan bahwa kesaksian di atas benar adanya.

Saudaraku, seseorang yang mengaku “Kristen” tetapi merasa kesepian dan kekosongan dalam hati perlu dipertanyakan kekristenannya. Karena seorang yang sungguh menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi, ia akan mengalami damai dan sukacita sejati. Mengapa?

Pertama, karena menjadi anak-anak Allah. Memiliki hubungan yang dekat dengan Allah, Allah adalah Bapanya. “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).

Kedua, ia tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Karena Isa Al-Masih telah menanggung hukuman dosa-dosanya. "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus [Isa Al-Masih]" (Injil, Surat Roma 8:1).

Ketiga, ia memiliki jaminan pasti keselamatan kekal. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Adakah yang melebihi ketiga sukacita ini?

Dapatkah saudara menjelaskan kedamaian sejati apa yang ia ditemukan dalam Islam?
~
Daniar
# youngki wijaya 2014-05-08 09:23
~
Tuhan tolong ampuni mereka yang telah mengomentari Bu Leah yang tidak baik! Sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Amin.

Tuhan Menyertaimu! Yesus mengasihiku! Aku mengasihi Yesus!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-05-14 16:20
~
Saudara Youngki Wijaya,

Itulah konsekuensi yang harus diterima ketika seseorang mengikut Isa Al-Masih. Seperti kesaksian ibu Leah, ia dijauhi/tidak diterima oleh orang-orang yang dulu mengasihinya. Bahkan dipisahkan dari anaknya.

Namun dari semua yang terjadi Isa Al-Masih mengajarkan untuk tetap mengasihi dan mendoakan mereka. “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).
~
Daniar
# anugerh 2014-05-12 02:10
~
Bagi saudara Muslim yang tidak percaya dengan Isa Al-Masih (Yesus Kristus) yang adalah Kalimatullah (Firman Allah) dan Rohul Allah (Roh Allah), maka aku memberikan cara untuk dapat dibuktikan sendiri.

Coba baca surat Al-Fatihah dengan cara seperti biasa. Akhir bacaan hanya ditutup kata "amin" dan bandingkan membaca surat Al-Fatihah yang sebelum di tutup kata "amin" ditambah "demi nama Isa Al-Masih, Kalimatullah dan Rohul Allah". Dan cobalah bacaan surat ini di terapkan dulu kepada orang yang kerasukan roh jahat (makhluk halus), maka aku jamin efek perbedaannya sangatlah besar.

Singkat kata coba buktikan sendiri betapa dasyat Nama di atas segala Nama yaitu nama Isa Al-Masih.

Tuhan Yesus Memberkati. Amin.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-05-20 09:05
~
Saudara Anugerh,

Adalah anugerah dari Allah bila seseorang dapat mengenal dan percaya kepada Isa Al-Masih.

Firman Allah mengatakan: “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku [Isa Al-Masih], jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman” (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:44).

Benar, Nama yang dasyat. Karena hanya di dalam nama Isa Al-Masih ada keselamatan. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).

Seperti kesaksian di atas, Ibu Leah telah menemukan jalan keselamatan dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamatnya secara pribadi.
~
Daniar
# johna 2014-06-21 08:29
~
Kalimat yang menyentuh saat ibu Leah berdoa kepada Tuhan tentang apa sebenarnya kebenaran itu dan Tuhan menjawab doa ibu Leah. Itu suatu mujizat yang amat menyentuh saya. Ini bukti nyata bahwa tidak ada satu hal pun yang dapat memisahkan kasih-Nya terhadap kita manusia. Asal kita mau merespon terhadap peluang keselamatan yang telah diberikan Allah melalui putra-Nya Yesus Tuhan kita secara cuma-cuma.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-07-04 09:31
~
Saudara Johna,

Kami sangat bersyukur bila kesaksian di atas sungguh menyentuh saudara, sehingga menjadi berkat bagi saudara.

Kami juga ingin membagikan janji Isa Al-Masih bagi yang percaya kepada-Nya, yang pasti dapat meneguhkan iman saudara. “Dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28-29).
~
Daniar
# maria jamna paulina 2014-08-22 20:20
~
Staff, Isa dan Islam, ini kesaksian bu Leah tahun 1996, apakah pada tahun 2014 bu Leah sudah bertemu dengan putranya? Terima kasih.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2014-08-28 09:44
~
Saudara Maria,

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian di atas. Semoga dapat memberkati saudara.

Mengenai pertanyaan Sdr. Maria. Memang setelah kami menerima kesaksian tersebut, kami belum mendapat informasi lagi tentang perkembangan ibu Leah dengan putranya.

Firman Tuhan mengatakan, "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu" (Injil, Kisah Para Rasul 16:31). Kami percaya firman Allah ini juga berlaku atas diri Ibu Leah. Bila saat ini Ibu Leah sudah percaya kepada Tuhan Yesus, maka kami percaya putranya pun dapat diselamatkan di dalam nama Tuhan Yesus.

Demikian kira-kira yang dapat kami sampaikan. Tuhan memberkati!
~
Daniar

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer