Islam Dan Poligami - Ide Yang Baikkah?

Tanda Tanya

Umumnya orang mengenal Islam sebagai agama yang memungkinkan pria untuk memiliki lebih dari satu istri. Tidak sedikit orang yang mencela Islam karena ajaran tersebut. Bahkan poligami adalah ilegal di sebagian besar negara dunia. Tetapi umat Muslim melihat poligami bukan hanya  hal yang normal, tetapi juga hal yang baik.

Umat Muslim Mendukung Poligami

Islam memungkinkan seorang pria untuk memiliki hingga empat istri dalam waktu yang bersamaan. Orang Muslim memberi beberapa alasan mengapa hal ini diperbolehkan. Alasan utamanya, karena di dunia wanita lebih banyak dibanding pria, sehingga jumlah pria yang ada tidak cukup bagi setiap wanita untuk memiliki seorang suami.

Umat Muslim juga berpendapat bahwa monogami adalah sebuah ide dari Barat. Tentu pendapat itu tidak benar, melihat segala perceraian yang terjadi di Barat. Sebaliknya, poligami adalah tradisi dari semua budaya, dari abad ke abad selain dari Barat. Poligami menjaga istri dari perceraian. Jadi suami masih bisa memberi dukungan untuknya.

Menurut umat Muslim, secara alami, pria tertarik pada lebih dari satu wanita. Maka, bila ada seorang suami memiliki hanya satu isteri, berarti dia telah menyangkal naluri alaminya.

Alasan Islam untuk Pernikahan

Dalam Islam, tujuan utama dari pernikahan adalah untuk memiliki keturunan. Maka, bila istri mandul, suami harus mengambil seorang istri lain, supaya dapat melanjutkan keturunanya dan menjadi ahli waris.

Istri pertama berhak untuk menolak keinginan suami untuk mengambil istri kedua. Jika suami tidak mendengarkan hak tersebut, ini sebenarnya alasan untuk bercerai dengan suaminya.

Apakah Poligami Ide yang Baik?

Kelihatannya poligami mungkin menjadi ide yang baik. Tapi biasanya dalam poligami, istri pertama sering dilupakan. Suami jelas lebih memberi perhatian kepada istri keduanya, yang tentunya lebih muda dan juga mungkin lebih cantik. Lambat laun, hal ini dapat membuat suami lupa pada isteri pertamanya, dan biasanya juga dapat melupakan anak-anaknya.

Perkawinan yang Ditetapkan Oleh Allah

Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang diciptakan Allah. Dia menciptakan Hawa sebagai istri Adam, dan hanya Hawa-lah istrinya.  "Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: 'Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.' Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Taurat, Kitab Kejadian 2:22-24).

Ini adalah cara Allah menciptakan perkawinan. Suami dan istri bersatu. Bagaimana bisa seorang suami bersatu dengan lebih dari satu istri?

Gambaran Kristus dan Gereja

Allah juga menciptakan perkawinan untuk menggambarkan hubungan akan Isa-Al-Masih dan Gereja. Contoh terbaik akan hal ini di Injil, Surat Efesus 5: 25-27: "Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela"

Seorang suami wajib mencintai istrinya dan membantu memandu mereka berdua dalam pertumbuhan untuk lebih dekat kepada Allah. Seperti Isa-Al-Masih yang mengasihi kita begitu banyak bahkan Ia mati bagi kita, memungkinkan kita untuk memiliki hubungan dengan Allah.

Suami hanya bisa belajar untuk mencintai istrinya dengan benar, ketika dia mengerti akan cinta Tuhan bagi mereka dengan mengirimkan Jeruselamat ke dunia rela mati untuk mereka.

[Staf Isa dan Islam – Rindukah saudari menerima Kasih Allah yang diberikan-Nya dalam Isa Al-Masih? Artikel tentang Anugerah Kasih Allah pada tautan ini dapat membantu saudari]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments   

# Sugeng Waluyo 2012-09-04 16:16
*
Maaf untuk apa website ini dibuat? Untuk memecah kaum kami (Muslim)? Untuk menjelekkan nabi-nabi kami? Untuk memperolok Tuhan kami?

Kata-kata anda sangat terpelajar dan santun tapi setiap hurufnya mengandung racun.

Lalu anda berpikiran anda paling benar? Atau memang anda diajarkan dalam agama anda menghujat, menjatuhkan, dan memperolok agama lain?

Semoga anda terselamatkan dari jalan yang sekarang anda tempuh, ingat jika nanti ada bencana pada kehidupan anda jangan bertanya, Kenapa?

Sekian terima kasih.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-06 16:47
~
Saudara Sugeng Waluyo,

Sepertinya saudara sudah salah dalam memberi penilaian kepada kami. Tujuan kami bukan untuk memecah, menjelekkan atau memperolok siapapun. Tujuan website ini untuk tempat saling bertukar-pikira n tentang hal-hal yang berhubungan dengan wanita dan kepercayaannya.

Isa Al-Masih tidak mengajarkan untuk menghujat, menjatuhkan ataupun memperolok. Justru Dia mengajarkan supaya selalu mengasihi sesama. “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).

Untuk itulah kami juga ingin berbagi kasih.

Kami memandang bahwa kita tentu boleh saja saling menyampaikan argumentasi mengenai kepercayaan masing-masing. Jika Saudara menemukan bahwa ternyata apa yang kami tulis adalah salah, maka tentu Saudara boleh memberi masukan kepada kami. Sehingga kita dapat memperoleh manfaat dari sini.
~
DA
# Jenni 2012-09-05 09:08
*
Untuk saudara Sugeng Waluyo,

Jika isi dari artikel di atas tidak benar, kenapa saudara merasa jika agama saudara dipecah, dan merasa bahwa situs ini memperolok Tuhan dan nabi-nabi saudara?

Bukankah ini adalah suatu fakta yang sudah terjadi dan terus terjadi. Bukankah poligami hanya di ijinkan oleh umat Muslim saja?

Jika saudara menganggap ini salah, berarti saudara tidak percaya dan yakin dengan ajaran Islam sendiri!?
# Andre 2012-09-23 09:05
*
Saya pernah melihat diskusi sudut pandang tentang poligami, ada debat Islam dan poligami.

Namun di artikel ini saya lihat tidak ada bahan tersebut, artikel ini tidak lengkap. Jadi, jangan ada yang pindah keyakinan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-25 08:52
~
Saudara Andre,

Forum ini adalah forum diskusi, bukan forum untuk memaksakan seseorang menerima apa yang kita yakini. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kita untuk boleh saling berinteraksi dengan sopan di tempat ini.

Poligami sepintas hanya memikirkan kepentingan pria saja? Jadi, merupakan ide baikkah poligami itu? Bagaimana menurut Saudara?
~
DA
# Mekar 2012-09-25 08:34
*
Kepada Staff IDI Yth,

Sebuah pertanyaan buat anda. Salah satu tujuan pernikahan adalah untuk memiliki keturunan. Akan tetapi kenapa ada para pendeta/pastor dan biarawati tidak mau nikah? Apakah ada anjuran dalam ajaran Yesus?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-26 17:04
~
Saudara Mekar,

Terima kasih atas pertanyaan saudara. Memang setiap pernikahan mendambakan keturunan, tapi bukan itu tujuan utamanya.

Ada wanita ataupun pria yang memang tidak menikah. Mengenai orang yang tidak menikah Isa Al-Masih mengatakan demikian: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti" (Injil, Rasul Besar Matius 19:11-12).
~
DA
# anjo 2012-10-03 12:31
*
Jika berpoligami:
1. Suami bisa melampiaskan nafsunya berdasarkan keinginannya saat itu. Dalam hal ini nafsu lebih dominan.
2. Setidaknya memberikan kesempatan kepada beberapa wanita yang belum memperoleh suami atau susah mendapatkan suami. Pada kenyataannya nilai lahiriah menjadi patokan atau ukuran untuk berpoligami
3. Menyisakan banyak permasalahan keluarga atau menimbulkan masalah baru dalam keluarga. Kecenderungan nilai kesetiaan menjadi berkurang.
4. Pribadi yang berpoligami lebih banyak memikirkan hal-hal duniawi ketimbang perkara rohani.
5. Jika pribadi itu kaya secara duniawi dan memiliki kesanggupan dalam berpoligami sepintas segala kesusahan duniawi terpenuhi. Tetapi pada kenyataannya menimbulkan permasalahan dari sisi rohani dengan pribadi yang bersangkutan dengannya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-05 08:47
~
Saudara Anjo,

Terima kasih atas komentar saudara, yang telah menyampaikan permasalahan yang timbul akibat poligami. Kesimpulannya, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa poligami bukan ide yang baik dalam pernikahan.
~
DA
# Rafi 2012-10-27 11:34
*
Memahami kebaikan poligami itu bukan diukur berdasarkan logika melainkan dengan "iman". Kalau Allah dan Rasul-Nya telah memerintahkan seperti itu maka selaku orang beriman sewajibnya mengatakan "sami'na wa Atho'na". Karena seseorang yang beriman yakin bahwa sesuatu yang diperintahkan itu pasti mengandung kebaikan, baik yang sudah diketahui maupun yang belum diketahui.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-29 20:31
~
Saudara Rafi,

Adalah baik jika kita menaati perintah Allah. Namun ada yang perlu dipertanyakan. Karena ketetapan Allah sejak semula mengenai pernikahan adalah seorang suami hanya berhak atas satu istri. “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging” (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).

Demikian Isa Al-Masih sangat menentang poligami dan menekankan satu istri saja seumur hidup! "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Besar Matius 19:6).

Masak Allah plin-plan, tidak konsisten? Tidak. Jadi jelas Allah tidak akan memberi wahyu yang bertentangan dengan yang sudah diwahyukan. Artinya poligami adalah salah satu pelanggaran terhadap ketetapan Allah.
~
DA
# Agung 2012-11-08 05:58
*
Padahal di Alkitab nabi-nabi poligami. Bahkan kuantitasnya jauh lebih banyak, seperti tak berbatas.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-09 08:45
~
Saudara Agung benar, di dalam Alkitab para nabi-nabi ada yang poligami. Itulah firman Allah, tidak menyembunyikan dosa. Bahwa dalam diri manusia terdapat satu ikatan dosa yang membelenggu mereka. Egois, serakah, kejahatan, gelap mata. Keserakahan inilah yang akhirnya membuat manusia tidak mematuhi aturan yang telah Allah tetapkan.

Salah satu ketetapan Allah yang telah dilanggar manusia adalah hal perkawinan. Dimana ketika Allah menciptakan manusia, Dia telah menetapkan, satu suami hanya berhak atas satu istri, demikian sebaliknya. "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).

Nah, salah satu ajaran Isa Al-Masih adalah memperbaiki kehidupan sosial yang dirusak tersebut.
~
DA
# Dani Muhammad 2013-03-09 21:36
*
Semoga pengurus situs ini nantinya menjadi wanita yang dimuliakan oleh Allah, diberikan keselamatan dan Hidayah. Cukup satu ayat yang dia baca maka ia beriman. Mengapa saya begitu yakin, karena tidak ada yang mustahil bagi Allah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-03-20 16:43
~
Saudara Dani Muhammad,

Terima kasih atas komentarnya. Saudara Dani benar, kami percaya akan iman yang timbul dari Injil. Keselamatan kami adalah pemberian dari Allah, bukan hasil usaha kami. Penjelasannya dapat saudara Dani baca di url ini: tinyurl.com/6ntpehg.

Kami yakin keselamatan kekal adalah pengharapan bagi setiap umat manusia, bukan?

Demikian menjadi wanita yang dimuliakan oleh Allah adalah harapan setiap wanita, bukan? Jadi menurut Saudara Dani poligami ide yang baikkah?
~
DA
# yuni 2013-05-02 10:37
*
Dalam kehidupan manusia selalu berhasrat dan bernafsu. Pandangan Al-Quran mencakup semua. Maksud ayat nikahilah 1,2,3,4 wanita tapi bila tidak mampu berlaku adil nikahi satu saja. Kembali pada setiap pria, apakah kalian mampu berlaku adil? Jawabannya ada pada diri masing-masing. Janganlah menyalahkan ayat yang sebenarnya hanya nafsu yang terpuaskan.

Saya sebagai keluarga Muslim. Bapak saya, suami saya, kakak ipar saya tidak ada yang poligami. Janganlah dipandang Islam cuma poligami saja. Maksud Allah adalah menghindarkan manusia dari zinah. Lihatlah kehidupan yang berlaku sekarang jangan pada satu titik saja.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-08 16:17
~
Saudara Yuni,

Mengenai pertanyaan Saudara Yuni, apakah pria mampu berlaku adil? Kitab saudara Yuni sendiri menjawab bahwa “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(m u), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian...” (Qs 4:129).

Kalau tidak salah saudara Yuni menyatakan bahwa poligami hanya untuk memuaskan nafsu. Poligami untuk menghindari manusia dari zinah.

Seperti yang Saudara Yuni tulis di atas bahwa manusia selalu berhasrat dan bernafsu. Maka timbul pertanyaan apakah dengan menikahi dua, tiga atau empat hasrat dan nafsu itu akan hilang/terpuask an dan menjamin tidak berzinah? Jadi, ide yang baikkah poligami menurut saudara Yuni?

Satu-satunya cara untuk menghindari dosa adalah memberitahu Allah, bahwa kita tidak berdaya untuk mengubah diri sendiri.

Itulah sebabnya Isa Al-Masih datang ke dunia dan mati di kayu salib. Dia datang sebagai Penanggung dosa. Tujuan-Nya membebaskan manusia dari dosa dan kesalahan. Juga untuk memberi kuasa-Nya, agar manusia dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah.

“Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia [Isa Al-Masih], tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia” (Injil, Surat 1 Yohanes 3:6).
~
DA
# prima 2013-05-05 20:59
*
Apapun yang diajarkan dalam agama Islam sebagai umat Islam kami wajib menaati perintah Allah dan meneladani rasul kami. Seperti anda menaati perintah agama anda. Jadi tidak ada masalah bagi kami umat Islam tentang hal ini. Karena kami telah memilih Islam kami akan menaatinya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-08 16:41
~
Saudara Prima,

Memang setiap orang mesti berpegang pada agamanya sendiri. Tetapi pantas juga kalau setiap orang melakukan penilaian atas agamanya sendiri. Mungkin dalam agamanya, ada hal-hal yang tidak benar.

Mungkin tidak pernah saudara Prima pikirkan, apakah poligami adalah ide yang baik?
~
DA
# Hamba Moehammad 2013-11-20 22:38
~
Apa pun penjelasan anda, seorang Muslim tak akan pernah terpengaruh dengan rayuan murahan para penggembala munafik.

Selamanya Muslim tak akan pernah meyakini agama anda dan Tuhan anda yang ada tiga/banyak itu (Bapak, Anak, Roh Kudus, bunda Maria, dan orang-orang yang dianggap suci oleh umat Kristen itu)

Logika sehat tak pernah menerima keyakinan irrasional ini.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-11-22 16:40
~
Saudara Hamba Moehammad,

Penjelasan kami bukan untuk merayu atau memaksakan keyakinan kami kepada saudara atau umat Muslim lain. Tetapi mari kita berpikir dan belajar bersama bagaimana seharusnya wanita diperlakukan sesuai dengan kebenaran firman Allah. Karena kaum wanita adalah ciptaan Allah seperti halnya kaum pria, bukan?

Khususnya pada topik ini tentang poligami. Bila melihat dampak yang ditimbulkan seperti wanita pasti mengalami penderitaan batin, perhatian pada istri pertama dan anak-anaknya pasti berkurang, yang tragis adalah perceraian. Bukankah dampak tersebut sangat merugikan wanita?

Untuk itu mari kita merenungkan dari hati kita yang paling dalam, apakah poligami ide yang baik?

Saudaraku, kamipun tidak menyakini banyak Allah tetapi satu Allah yang Esa. Kiranya saudara dapat membaca penjelasannya di sini: tinyurl.com/dy8j2nk
~
Daniar

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer