Muhammad Mendukung Dan Melarang Poligami!

poligami

Poligami adalah bentuk pernikahan agama Islam yang dihalalkan. Memang tidak semua umat Muslim setuju dengan poligami, terutama kaum wanita.

Bila demikian situasinya, apa sebenarnya kata kitab suci tentang poligami?

Poligami Mendukung Muhammad

Muhammad mengizinkan umat Muslim memiliki hingga empat isteri sekaligus. "Maka kawinilah oleh mu perempuan yang baik bagi kamu, kedua, ketiga atau keempat orang" (Qs 4:3).

Jelas ayat ini tidak berlaku bagi Muhammad, sebab ia sendiri memiliki lebih dari empat istri. Ini pengecualian bagi Muhammad. "Wahai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu . . . . . , sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu'min supaya tidak menjadi kesempitan bagimu" (Qs 33:50).

Muhammad Melarang Anaknya di Poligami

Sekalipun Muhammad menyetujui poligami, tetapi ketika anaknya Fatimah akan dipoligami, Muhammad marah besar. Ia berkata: "Saya tidak ijinkan, sama sekali, saya tidak ijinkan, kecuali bila anak  Abi Thalib (Ali) menceraikan anakku dahulu. Fatimah adalah bagian dari diriku: Apa yang meresahkan dia, akan meresahkan diriku, dan apa yang menyakiti hatinya, akan menyakiti hatiku juga" (Jami' al-Ushul, JuZ XII, 162, nomor hadist: 9026).

Hadist di atas menjelaskan, bahwa sebenarnya Muhammad menyadari poligami menyakiti hati wanita. Itu sebabnya dia melarang anaknya dipoligami.  Sebagai orang tua, Muhammad merasa terluka bila anaknya dipoligami. Diapun memilih lebih baik anaknya diceraikan dari pada dipoligami.

Tetapi mengapa justru Muhammad memberi teladan poligami dan menghalalkan poligami?

Poligami Merugikan dan Menyakiti Kaum Wanita

Seorang teman Muslimah saya, baru mengetahui bahwa dia bukanlah satu-satunya isteri dari suaminya, setelah mereka menikah beberapa bulan. Setelah anak pertama mereka lahir, suaminya pergi ke kota lain dengan alasan mencari pekerjaan. Sayangnya, sang suami pergi bukan untuk mencari pekerjaan, melainkan untuk menikah lagi.

Hingga saat ini, suaminya tidak pernah pulang dan tidak menafkahinya, sehingga dia sangat menderita.

Kisah seperti di atas sudah biasa terjadi. Dan wanitalah yang menjadi korban. Tidak ada wanita yang rela membagi suaminya dengan wanita lain. Poligami hanya membawa penderitaan bagi kaum wanita. Dan inilah ajaran yang diijinkan Muhammad!

Isa Al-Masih Menentang Poligami

Isa Al-Masih sangat menentang poligami. Allah menghendaki, seorang suami hanya berhak atas satu isteri.  "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Besar Matius 19:6).

Lebih tegas lagi Kitab Suci Injil menulis, "Diaken [imam jemaah] haruslah seorang suami dari satu istri…" (Injil, Surat 1 Timotius 3:12). Tentu seorang yang tidak mampu menjadi imam yang baik bagi keluarganya, tidak mungkin dapat menjadi pemimpin yang baik bagi jemaah.

Tidak dapat disangkal bahwa poligami membawa penderitaan bagi wanita. Seseorang yang mengerti ajaran Isa Al-Masih akan memahami bahwa poligami bukanlah ajaran yang diajarkan Allah.

[Staf Isa dan Kaum Wanita – Apakah saat ini saudari hidup dalam poligami? Datanglah pada Isa Al-Masih, Dia dapat melepaskan saudari dari beban yang menghimpit dan memberi kelegaan. Inilah kesaksian dari seorang ibu yang telah menerima kelegaan dari Isa Al-Masih.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# Jenni 2012-08-07 11:05
*
Saya sangat senang membaca artikel ini. Namun, sangat disayangkan banyak orang-orang telah dibutakan oleh ajaran Muhammad, yang memperbolehkan poligami dan itu sangat merugikan para wanita.

Sebaliknya banyak orang menolak Isa Al-Masih. Padahal Isa Al-Masih yang begitu memperhatikan semua wanita. Dan wanita tidak dipandang sebelah mata dihadapan Isa Al-Masih.

Mana yang harus kita pilih? Ajaran yang melindungi wanita atau yang merugikan wanita?

Semoga setiap wanita yang membaca artikel ini dapat berpikir lebih lagi tentang keyakinannya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-08 13:05
~
Saudari Jenni,

Terima kasih sudah mengunjungi situs kami dan bersedia memberi komentar.

Kiranya komentar saudari dapat membuka wawasan, khususnya teman-teman wanita yang mengunjungi situs ini. Sehingga ada keberanian dari mereka untuk mempelajari lebih lagi keyakinan mereka.
~
SO
# ♥ KEBENARAN ♥ 2012-08-07 16:06
*
Sesungguhnya Tuhan sangat baik, Dia sangat setia dan adil, karena itu Tuhan mengajarkan keadilan dan kebenaran terhadap kita untuk memperoleh sukacita.

Sebelumnya kita tahu, pada mulanya juga Tuhan menciptakan manusia pertama yaitu Adam (seorang pria). Karena Adam hidup di dunia sendiri dan karena kasih Allah, diciptakan-Nya seorang daripadanya sebagai pasangan hidupnya yang dengan cara, Allah mengambil hanya 1 (satu) dari tulang rusuk Adam (bukan 2,3 dst..) dan diciptakan-Nya Hawa (seorang wanita).

Jadi kesimpulannya adalah, Tuhan memberikan kita pendamping hidup satu.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-08 13:09
~
Seorang pria cukuplah dengan satu istri. Demikian sebaliknya, seorang istri hanya berhak dengan satu suami. Sehingga mereka bukan lagi dua, tetapi telah menjadi satu, sebagaimana yang telah difirmankan Allah.

"Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Markus 10:7-9).
~
SO
# fahry sahab 2012-08-20 16:39
*
Poligami dalam Kristen,

Taurat, Kitab Ulangan 21:15-16 dan Taurat, Kitab Keluaran 21:10 menjelaskan beberapa aturan hukum beristri lebih dari satu.

Dalam Alkitab pun terdapat puisi tentang poligami (Kitab Kidung Agung 6:8-9).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-29 16:23
~
Bila seorang mencari dalam Alkitab tentang ayat yang "sepertinya" mengijinkan poligami, mereka akan menemukan beberapa ayat. Tapi benarkah Allah memperbolehkan poligami? Jelas tidak!

Aturan-aturan di atas Allah tetapkan karena Dia tahu hati manusia jahat, kotor, keras tengkuk. Allah memberi aturan tersebut, setidaknya dapat melindungi orang yang diperalat sang pria, misalnya kaum wanita.

Salah satu ajaran Isa Al-Masih adalah memperbaiki kehidupan sosial yang dirusak tersebut. Terutama oleh pria. Isa Al-Masih juga mengajarkan bahwa menceraikan istri salah dan merupakan dosa besar.

Perhatikanlah ayat ini: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah" (Injil, Rasul Besar Matius 19:3-9).

Perhatikan tekanan Isa Al-Masih, “Sejak semula tidaklah demikian.” Dengan kata lain sejak semula di Taman Firdaus tidak ada perceraian, tidak ada poligami, tidak ada perbudakan. Isa Al-Masih menekankan, satu istri saja seumur hidup!

Bila memang Muhammad adalah nabi penyempurna, mengapa ajaran yang telah diperbaiki Isa Al-Masih justru diperburuk oleh Muhammad dengan kembali pada zaman dimana manusia merusak ketetapan yang Allah berikan?
~
SO
# arie 2012-08-24 16:09
*
Di Islam poligami boleh dengan persyaratan yang berat dan boleh berarti itu sebuah pilihan, bukan kewajiban.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-29 16:23
~
Apapun alasannya, poligami bukanlah ajaran yang mendatangkan damai sejahtera bagi kedua belah pihak. Poligami hanya menguntungkan kaum pria.

Allah tidak pernah memberi wahyu yang hanya memberi keuntungan pada gender tertentu dan merugikan gender lain. Allah selalu memberi aturan yang mendatangkan damai sejahtera, baik bagi wanita maupun pria. Sebab Dia adalah Allah yang Maha Adil. Dia tidak pernah meninggikan satu gender di atas gender lain.

Bila demikian, dapatkah poligami dikatakan sebagai ajaran dari Allah?
~
SO
# yuli 2012-08-25 07:53
*
Saudara Fahri dan Ulgan,

Kitab Keluaran merupakan Taurat atau aturan yang diberikan Tuhan kepada bangsa Israel umat pilihan-Nya. Kitab Kidung Agung merupakan Kitab Raja Sulaeman/Raja Salomo (bangsa Israel) yang memang pada saat itu Raja Salomo terkenal akan hikmat dan kebijaksanaan, sehingga mempunyai banyak selir.

Dan mengenai silsilah Nabi Isa memang benar banyak terjadi poligami mulai dari Nabi Ibrahim (Sara, Hagar dan Ketura) dan Nabi Ibrahim berpoligami atas saran dari Sara istri sahnya, sehingga mengawini budak Sara yaitu Hagar. Sedangkan Yakub terjadi poligami karena telah ditipu oleh pamannya Laban. Karena budaya Timur Tengah adalah berkerudung dan menutupi muka, sehingga ia tidak mengetahui kalau yang dikawini adalah Lea bukan Rahel.

Dan Nabi Isa menegaskan di Sorga tidak ada kawin mengawin lagi.
# musafir 2012-08-29 09:04
*
Poligami tidak dilarang, tapi tidak juga dianjurkan. Semacam sebuah pilihan dengan konsekuensi yang harus ditanggung yang telah membuat pilihan, dan poligami bukanlah dosa.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-30 17:34
~
Saudara Musafir,

Pernahkan saudara berpikir mengapa Muhammad melakukan/menco ntohkan poligami? Namun di sisi lain tidak terima anaknya dipoligami, karena akan menyakiti hati anaknya otomatis menyakiti hatinya? Jadi, dalam hal ini pilihan suami untuk berpoligami, konsekuensinya di tanggung oleh istri. Karena ia harus menderita secara batin.

Nah, bagaimana menurut saudara apakah menyakiti hati orang lain itu tidak berdosa?

Namun dalam hal pernikahan Isa Al-Masih tegas. “Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging” (Injil, Rasul Besar Matius 19:5).

Artinya Allah menghendaki, seorang suami hanya berhak atas satu istri.
~
DA
# Mas Supri 2012-08-29 14:39
*
Banyak orang yang tidak memahami sejarah syariat Islam seperti haji, pengharaman minum arak/riba/zina/ memakan babi, rajam, sampai poligami.

Rasulullah tidak mengajarkan syariat baru. Semua aturan-aturan tersebut sudah ada sebelum Islam . Nabi Muhammad hanya melakukan modifikasi saja pada beberapa syariat dan aturan. Salah satunya poligami. Yang tadinya dilakukan orang Arab pra Islam tanpa batas kemudian oleh Nabi dibatasi menjadi empat istri sesuai perintah dari Allah.

Meski Islam itu untuk seluruh umat manusia, namun dalam konteks mengenalkan agama tersebut haruslah tetap mengacu dan berkompromi pada ritual dan budaya lokal Arab agar tetap bisa diterima masyarakat pada saat itu (Qs 14:4).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-30 17:43
~
Saudara Mas Supri,

Mungkin seperti penjelasan di artikel ini yang saudara maksud, tinyurl.com/cmmdk6r 
Atau boleh saudara membagikan informasi tersebut kepada kami.

Yang menjadi pertanyaan kami. Benarkah firman Allah dapat dimodifikasi/di atur oleh manusia?

Benarkah Allah menyesatkan manusia, notabene ciptaan yang dikasihi-Nya? Seperti ayat yang saudara berikan: “. . . Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana” (Qs14:4).

Tidak demikian dalam Injil, justru Allah menginginkan manusia tidak binasa tetapi beroleh hidup kekal.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Kalim at-Nya] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Allah dalam Alkitab mengasihi manusia.  Ia menjamin keselamatan kita melalui pengorbanan-Nya yang paling sempurna. “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh” (Injil, Surat 1 Petrus 2:24).
~
DA
# pengikut_nabi_isa 2012-09-09 06:30
*
Tujuan asal membenarkan poligami adalah untuk membantu wanita-wanita yang kehilangan suami ketika berperang ke jalan Allah. Untuk membebaskan dari menjadi hamba-hamba. Ada juga hadiah-hadiah dari raja-raja yang ingin berdamai dengan rasulullah.

Istri pertamanya adalah Khatijah, selepas kematian Khatijah Nabi Muhammad SAW cuma mengawini seorang perawan. Kebanyakan istri-istri yang di kawini nabi Muhammad adalah selepas berkembangnya Islam.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-12 12:15
~
Saudara Pengikut Nabi Isa,

Terima kasih atas penjelasan Saudara tentang tujuan dibenarkan poligami.

Dari penjelasan saudara, poligami dibenarkan untuk menikahi wanita-wanita yang suaminya mati berperang dengan tujuan membantu. Menikahi hamba-hamba dengan tujuan membebaskan, dan menikahi seseorang sebagai hadiah dari raja.

Benar begitu? Artinya poligami tidak berlaku/tidak relevan pada saat ini, khususnya di Negara tercinta ini. Karena saat ini tidak ada penjajahan, dan kalaupun ada janda-janda yang ditinggal mati suaminya karena perang janda itu sudah sangat tua. Maukah para kaum pria Muslim menikahinya untuk menolongnya?

Juga tidak ada hamba-hamba (budak) dari rampasan perang, yang dapat dinikahi untuk membebaskannya maupun hadiah dari raja.

Pertanyaannya mengapa justru sekarang poligami masih dilakukan oleh para pria Muslim? Dan kalau kita lihat istri-istri mereka adalah wanita-wanita muda/perawan. Lagi, bukankah Muhammad juga melarang anaknya untuk dipoligami?

Nah, bagaimana menurut saudara apakah poligami masih relevan untuk saat ini?
~
DA
# magnet 2012-09-14 12:07
*
Poligami adalah salah satu contoh "berjinah" tanpa syarat, jika ditinjau menurut Injil Yesus Kristus.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-14 17:09
~
Saudara Magnet,

Sejak semula Allah telah mengatur pernikahan, demikian firman-Nya: "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Taurat, Kitab Kejadian 2:24).

Artinya seorang pria dan seorang wanita yang telah menikah akan menjadi satu. Isa Al-Masih menekankan fakta ini. Sayangnya, beberapa ratus tahun kemudian, menurut nabi Islam, Allah mengirim "aturan" baru. Memperbolehkan suami mengambil istri lain baginya sebanyak dua, tiga, bahkan sampai empat. Sungguh dalam hal ini Allah tidak konsisten.
~
DA
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-14 12:45
~
Kepada pembaca situs kami, kiranya dapat memperhatikan pedoman di bawah ini dalam memberi komentar.

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer