Kesaksian Leah, Wanita Islam Yang Mengalami Keselamatan

Tangga Ke SurgaSaya menjadi Kristen pada tanggal 21 Juli 1996. Inilah kesaksian saya.

Mimpi Aneh Mengenai Sorga

Dulu saya seorang Islam yang saleh, namun saya mulai merasa ada yang kurang dalam iman kepercayaan saya sebagai Muslimah. Sayapun berdoa kepada Allah minta ditunjukkan apakah iman orang Islam merupakan kebenaran sejati. Segera setelah itu saya mulai mendapatkan mimpi-mimpi yang aneh. Dalam salah satu mimpi, saya melihat beberapa orang Kristen sedang antri masuk ke sorga. Sayapun mengikuti antrian tersebut. Sayang ada makhluk yang tinggi sekali menghalangi jalan. Saya mulai menangis karena jalur tempat antrian saya jelek sekali. Sebaliknya jalur mereka sangat indah – begitu indah, begitu biru.

Pertolongan Teman Untuk Mengerti Mimpi

Mimpi itu terus menghantui saya. Saya tidak bisa melupakannya. Sayapun menceritakannya kepada teman-teman sesama Muslim. Tapi saya tidak mengatakan bahwa orang-orang Kristenlah yang sedang antri di dalam mimpi itu. Saya takut apa yang akan mereka pikirkan. Merekapun mengatakan bahwa Allah menyuruh saya untuk lebih banyak berdoa.

Ingin Bunuh Diri

Saya semakin rajin berdoa, tapi perasaan saya kosong bahkan saya tambah depresi. Saya belum pernah mengalami kekosongan seperti ini. Karena tidak bisa tidur, saya mulai minum obat tidur agar dapat lari dari perasaan tersebut. Saya benar-benar berubah, suka menyendiri, dan mulai bertemu paranormal. Hal ini membuat keadaan saya semakin parah. Bahkan, saya ingin bunuh diri karena tidak lagi takut mati.

Satu hari, saya bercerita dengan sahabat (seorang agnostis) tentang bunuh diri. Diapun teringat akan beberapa wanita Kristen yang pernah menemuinya beberapa kali. Menurutnya, mereka dapat menolong saya.

Bertemu dengan Pengikut Isa Al-Masih

Saya memutuskan untuk bertemu dengan mereka hari itu juga. Pada pertemuan itu mereka membagikan Injil kepada saya dan mendoakan saya. Saya merasa kekosongan yang dahsyat itu mulai terangkat. Beban yang berat di pundak saya terlucuti.

Di Gereja Ditantang Menerima Isa Al-Masih

Sayapun mulai ke gereja bersama mereka. Kali kedua ke gereja, pendeta yang memimpin ibadah mengundang jemaat untuk menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat. Hati saya berkecamuk. Saya bergumul melawan Roh Kudus hingga gemetar. Saya tidak menerima undangan pendeta. Selesai ibadah, Tuhan berkata dalam hati, “Jika tidak mengambil keputusan sekarang, tidak akan ada kesempatan lagi untukmu”.

Saya menerima Sang Juruselamat

Saya menangis tersedu-sedu di pinggir jalan dan berkata pada diri sendiri bahwa saya harus kembali ke ruang doa, tempat orang-orang didoakan untuk menerima Tuhan. Itulah yang saya lakukan. Tuhan telah menanggalkan beban saya. Saya mulai melihat segala sesuatu secara berbeda.

Setelah kejadian itu, saya mulai kehilangan teman-teman dan semua orang yang saya kasihi. Namun Allah mengasihi saya dan memberikan Kalimat-Nya sebagai Juruselamat. Saya pasti tidak akan binasa.

Seorang sahabat Islam juga diselamatkan pada hari yang sama di gereja lain. Tuhan menunjukkan bahwa kami sungguh berada di jalan yang benar.

Saya tidak pernah menyesal menjadi orang Kristen. Kadang-kadang hidup saya sulit sekali karena banyak mengalami penderitaan. Namun iman saya malah menjadi lebih kuat karenanya.

Dilarang Berhubungan Dengan Anak Lelaki Saya

Saat ini anak lelaki saya dibesarkan secara Muslim. Ayahnya tidak memberikan izin untuk berkomunikasi dengannya. Masalah ini membuat saya tidak bisa tidur, sayapun menyerahkan anak lelaki saya kepada Tuhan. Anak lelaki saya beribu-ribu kilometer jauhnya dari saya. Saya tidak bisa menguasai apa yang akan terjadi, tetapi Tuhan berkuasa. Mohon doakan agar Tuhan memberikan mujizat sehingga suatu hari saya bisa melihat anak lelaki saya lagi. Kami sekarang tinggal di benua yang berbeda.

Saya berdoa agar kesaksian singkat ini bisa menyentuh orang-orang yang membacanya. Tuhan memberkati.

(Staff Isa dan Islam: Kiranya Saudara Pembaca mempelajari lebih mendalam Jalan Keselamatan yang dialami Ibu Leah, pemberi kesaksian ini.)

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

 

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# Adi 2012-09-11 08:14
*
Kasihan sekali engkau, menjadi murtad. Pada akhirnya kamu akan menyesal, dan waktunya sudah dekat.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-18 14:15
~
Murtad adalah istilah bagi seseorang yang meninggalkan agamanya dan berpindah menjadi penganut agama lain. Sehingga benarlah Ibu Leah di atas telah murtad dari Islam dan menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Saudara Adi, menurut kami justru Ibu Leah ini telah menemukan “Jalan Lurus” yang selama ini tidak ditemukannya di agamanya yang lama. Dia juga telah mempunyai Juruselamat, sehingga dia pasti tidak akan binasa.

Dalam kesaksiannya kita dapat melihat bagaimana dia mendapatkan kelegaan dari beban yang selama ini menghimpitnya. Dia juga mendapatkan sukacita dari Allah. Sehingga dia berkata, bahwa dia tidak pernah menyesal atas keputusannya menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Nah sekarang bagaimana dengan saudara Adi, apakah saudara pernah merasakan seperti yang dirasakan Ibu Leah di atas?
~
SO
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-14 12:54
~
Kepada pembaca situs kami, kiranya dapat memperhatikan pedoman di bawah ini dalam memberi komentar.

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam
# afni ramadani 2012-11-04 14:16
*
Selamat ya Ibu Leah sudah menjadi pengikut setan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-05 16:00
~
Saudara Afni Ramadani,

Ibu Leah telah diberikan hidayah oleh Allah untuk menerima Sang Juruselamat, Isa Al-Masih. Yang memberi jaminan keselamatan abadi baginya. Kini Ibu Leah menemukan damai dan sukacita yang tidak dia temukan sebelumnya.

“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 16:31). Ini adalah janji Allah yang pasti, bahwa kita akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti (Qs 3:55).

Bagaimana dengan Saudara Afni sudahkah saudara menemukan jaminan keselamatan sorgawi?
~
DA
# noname 2012-11-21 09:47
*
Kasihan sekali Ibu Leah padahal Allah sudah bilang dalam Qs 2:79,

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan”.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-23 11:40
~
Saudara Noname,

Ibu Leah yang memberikan kesaksian ini justru telah mendapat nikmat yang tiada tara dari Allah. Dia pun telah memperoleh jaminan keselamatan menuju sorga yang dijanjikan oleh Allah sendiri kepada pengikut Isa Al-Masih.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Sudahkah juga Saudara Noname mendapatkan kedamaian? Ibu Leah sudah memilikinya karena telah mendapatkan jaminan keselamatan di dalam mengikuti Isa Al-Masih.

Kiranya dalam mempelajari kebenaran ini, Saudara mendapatkan hikmah dari Allah.
~
DA
# noname 2012-11-21 09:49
*
Qs 2:80, “Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"

Kitab sebelum Al-Quran itu sudah kadaluwarsa istilahnya kemudian Allah menurunkan Al-Quran sebagai penyempurna kitab terdahulu agar dijadikan petunjuk dan pedoman hidup bagi mereka yang beriman dan bertaqwa.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-11-23 11:42
~
Saudara Noname,

Inilah janji Allah yang pasti, bahwa kita akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Saudaraku, Firman Allah sifatnya kekal. Tidak ada masa kadaluwarsa, tidak pernah usang dimakan waktu atau zaman, dan tidak akan pernah dapat digantikan oleh apapun.

Firman Allah tetap eksis dan relevan di segala zaman. Wahyu Allah yang terdahulu, adalah kitab yang tidak pernah dapat dibatalkan. “Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya” (Kitab, Mazmur 119:160)

Untuk membahas tentang firman Allah silakan bergabung di sini: tinyurl.com/cogqxrh
~
DA
# AJENG 2013-02-25 15:09
*
Kasihan saudara Leah dia mengikuti Isa Al-Masih sementara nabi Isa diturunkan untuk mengajarkan/mem bimbing bani Israel sama dengan nabi Musa. Lain dengan nabi Muhammad Saw diturunkan untuk mengajarkan Al-Quran untuk semua manusia. Allah tidak pernah mengatakan hai bani Israel di Al-Quran, tapi hai sekalian manusia (ayuhan nas) renungkan.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-26 11:50
~
Saudara Ajeng,

Melalui kesaksiannya, Saudari Leah berniat membagikan kabar sukacitanya bagi orang lain. Bahwa Allah mengasihi dia dan memberikan Kalimat-Nya sebagai Juruselamat. Dia pasti tidak akan binasa.

Kasih Allah juga berlaku bagi saudara dan semua umat manusia. Demikian kitab saudari Ajeng mengatakan bahwa: Isa Al-Masih akan menjadi "suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah" (Qs 19:21), bukan hanya bagi bani Israel.

Mengenai misi kedatangan Isa Al-Masih dapat saudari Ajeng baca penjelasannya di link ini: tinyurl.com/cqvgxdo

Jika Saudara juga rindu mendapatkan keselamatan dan kedamaian kekal, kami mengundang Saudari Ajeng untuk boleh merenungkan jalan keselamatan di link ini: tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# UQ 2013-02-27 10:29
*
Ini adalah firman Allah swt dalam Qs 5:3, "...Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu"

Ini menegaskan bahwa agama Islam lah yang diterima di sisi-Nya, coba renungkan!
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-28 17:11
~
Saudara Uq,

Dari ayat itu dapat disimpulkan agama Islam ada sejak Muhammad muncul. Bagaimana dengan para nabi/utusan Allah sebelum agama Islam itu ada, apa tidak diterima di sisi-Nya?

Bagaimana pandangan saudara Uq, dapat diterapkan dengan ayat di bawah ini:
"Mereka yang percaya kepada (Quran), dan mereka yang mengikuti kitab suci Yahudi, dan Kristen, dan Sabean; setiap orang yang percaya kepada Allah dan kepada hari kiamat dan kepada pekerjaan kebenaran, mereka akan mendapat upah dari Tuhan mereka dan mereka tidak perlu takut dan berdukacita"(Qs 2:62).

Hal itu menunjukkan bahwa Tuhan tidak memaksudkan Islam sebagai sebuah agama yang eksklusif. Jadi orang Kristen tidak perlu meninggalkan iman mereka.

Melalui kesaksian di atas Ibu Leah justru telah mendapat nikmat yang tiada tara dari Allah. Dia pun telah memperoleh jaminan keselamatan menuju sorga yang dijanjikan oleh Allah sendiri kepada pengikut Isa Al-Masih. ". . . menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Inilah janji Allah yang pasti: "supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
DA
# AJENG 2013-02-27 18:23
*
Saya sudah mendapatkan keselamatan & kedamaian dengan Islam dan semua pertanyaan saya terjawab oleh Al-Quran karena jelas di Al-Quran Allah swt selalu memanggil umatnya dengan ayuhan nas. Beda dengan Isa bin Mariam dan Musa as jelas Allah menurunkan mereka untuk bani Israel dengan sebut hai bani Israel dari pertama Al-Quran turun sama sekarang belum pernah ada revisi.

Sementara Alkitab sudah berkali-kali direvisi untuk mengikuti jaman katanya. Contoh, babi diharamkan untuk dimakan ketika diadakan revisi (tahun saya lupa sudah lama tidak baca Injil) yang diharamkan adalah babi hutan. Sekarang hasil dari revisi yang entah keberapa, babi tidak haram. Karena itu saya yakin Al-Quran adalah benar.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-28 17:15
~
Saudara Ajeng

Apakah dengan Allah memanggil umatnya dengan ayuhan nas saudara yakin pasti selamat?

Mari perhatikan ayat Al-Quran ini yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah bagi manusia, bukan hanya bani Israel. "Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21). Silakan dibaca artikel yang bahas hal itu di url ini: tinyurl.com/cx67lhz

Sekali lagi kiranya saudara Ajeng dapat membaca dan merenungkan misi Isa Al-Masih ke dunia ini di link ini: tinyurl.com/cqvgxdo

Untuk mempelajari kemurnian Alkitab lebih mendalam silakan kunjungi halaman ini: tinyurl.com/7gyxbbz

Semoga artikel-artikel tersebut menjadi pemahaman baru bagi saudara. Tidak hanya memegang satu ayat saja, tetapi juga memperhatikan dan merenungkan ayat yang lainnya.
~
DA
# AJENG 2013-02-28 18:19
*
Saya tidak mengatakan hanya dengan Ya Ayuhanas manusia akan selamat. Yang saya ingin katakan bahwa agama Islam untuk semua manusia. Beda dengan agama yang diturunkan via Nabi Isa As & Musa As, jelas-jelas Allah Swt menyebutkan Hai Bani Israil itu poinnya Saudaraku.

Sementara Islam diturunkan untuk semua umat dan manusia apapun rasnya selama dia mengucapkan 2 Kalimat Sahadat pasti masuk sorga ini janji Allah Swt yang Maha benar. Beda dengan agama yang dibawa oleh Isa As & Musa As, jelas sekali itu untuk Bani Israel Saudaraku. Itu yang membuat saya kasihan dengan Saudara Leah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-03-01 15:07
~
Saudara Ajeng,

Bagaimana dengan poinnya ayat kitab saudara Ajeng ini: "Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21).
Isa Al-Masih adalah bagi manusia, bukan hanya bani Israel.

Isa Al-Masih datang ke dunia bukan atas misi suatu agama tertentu. Demikian juga nabi-nabi yang datang sebelumnya, mereka tidak ada yang datang ke dunia dengan membawa misi suatu agama. Tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia hanya satu. Yaitu melepaskan umat manusia dari ikatan belenggu dosa, dan memberi hidup kekal kepada mereka.

Justru dari kesaksian di atas ibu Leah ingin membagikan damai dan sukacita sejati yang dialami. Karena Allah mengasihinya dan memberikan Kalimat-Nya sebagai Juruselamat. Dia pasti tidak akan binasa.

"supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Apakah seorang pencuri, pembunuh, pendusta lalu mengucapkan 2 kalimat sahadat pasti masuk sorga? Dapatkah Saudara Ajeng menunjukan dimana janji Allah dari pernyataan saudara itu?
~
DA
# Muslimah 2013-05-23 06:54
*
Anda terus bertanya dan mengeluarkan statement dengan ilmu yang minim. Nabi-nabi sebelum nabi Muhammad SAW juga benar utusan Allah. Mereka ada di jalan Allah, diturunkan untuk suatu umat tertentu. Namun setelah nabi Isa meninggal, mereka mengganti isi Kitab. Sehingga agama Allah yang tujuannya untuk beriman kepada Allah menyimpang.

Sekarang, bagiku agamaku, silakan terus menutupi keraguan anda. Nanti di akhirat anda akan tahu jawabannya. Agama adalah soal keyakinan & hidayah diberikan oleh Allah. Jangan sampai tertipu setan seperti Bu Leah.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-24 15:58
~
Saudara Muslimah,

Terimakasih atas komentarnya.

Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada keraguan sedikitpun bagi kami akan keyakinan kami. Demikian kami menghargai keyakinan saudara Muslimah.

Bila Saudara Muslimah meragukan keaslian Kitab Suci Allah silakan saudara menyelidikinya di sini: tinyurl.com/d5hzcj2

Saudara Muslimah, justru Ibu Leah telah menemukan “Jalan Lurus” yang selama ini tidak ditemukannya di agamanya yang lama. Dia juga telah mempunyai Juruselamat, sehingga dia pasti tidak akan binasa.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus" (Injil, Surat Roma 8:1).

Tentunya adalah kerinduan setiap manusia memiliki kepastian keselamatan, bukan?
~
DA
# angelus 2013-05-26 09:37
*
Allah bagi saya adalah Allah yang mengasihi. Saya yakin Allah mengasihi umat manusia tanpa pilih kasih. Allah tidak pernah memaksakan orang mengikuti ajaran kasih-Nya. Dan yang saya tahu bahwa hanya satu manusia yang sempurna melakukan ajaran kasih Allah yakni Isa Al-Masih. Kalau orang mau mengenal Dia maka ia harus membuka hatinya menerima Dia dan ajaranNya.

Kasih adalah hukum tertinggi dalam hidup. Kasih terhadap Tuhan dan sesama.
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12).
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-05-30 17:10
~
Saudara Angelus,

Maaf kami menjadikan satu kolom komentar saudara.

Berita Kitab Suci adalah berita kasih. Allah dan Kalimat-Nya (Isa Al-Masih) adalah sumber dari kasih itu. Karena kasih Allah, maka Dia mengutus Kalimat-Nya, yaitu Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia dari ikatan belenggu dosa.

“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Markus 10:45).

Dan, Isa Al-Masih mengajarkan kasih itu, bukan hanya pada orang yang mengasihi, tetapi juga mereka yang membenci. Hal ini ditegaskan dalam Injil Rasul Besar Matius 5:44, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”.

Bagi mereka yang telah menerima "kasih" dari Isa Al-Masih, mereka akan dapat membagikan "kasi" itu pada orang lain.
~
DA

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer