Wanita Muslim Memberi Pengharapan Kepada Orang Muslim Di Swedia

iranAnnahita Parsan adalah wanita yang sekarang semakin dihormati dan terkenal di Swedia. Kehidupannya sangat susah, tetapi sekarang dia bekerja untuk memberi pengharapan kepada orang Muslim di sekitarnya.

Kehidupan Susah di Iran

Annahita Parsan lahir di Iran. Dia menikah ketika berumur 16 tahun, kemudian memiliki anak. Suaminya tewas dalam kecelakaan ketika Annahita berumur 18 tahun.

Dua tahun kemudian, Annahita menikah lagi dengan Asghar. Sayangnya, Asghar tidak menjadi ayah tiri yang baik bagi anak Annahita. Asghar mulai memaki dan memukul anak Annahita. Karena Annahita sedang hamil, tidak memungkinkan baginya untuk bercerai.

Melarikan Diri ke Turki dan Denmark

Saat itu sedang perang antara Iran dan Iraq. Karena takut, mereka melarikan diri ke Turki. Namun mereka tertangkap dan dipenjara selama beberapa bulan karena masuk ke Turki tanpa identifikasi. Kondisi di penjara itu sangat mengerikan. Sesudah beberapa bulan pemerintah Turki melepaskan mereka di kota Istanbul.

Tidak lama kemudian, mereka diterima sebagai pengungsi (refugee) oleh negara Denmark. Setelah tinggal di Denmark, kehidupan mereka berubah.

bendera denmarkPerjalanan Rohani Baru di Denmark

Di Denmark, Annahita berteman dengan dua wanita Kristen dan mereka memberi Annahita sebuah Alkitab. Asghar, suaminya, sering memukulinya. Satu kali sangat parah hingga Annahita mencoba untuk bunuh diri. Suaminya juga berusaha menculik kedua anaknya dan lari ke Iran.

Social services Denmark menyelamatkan mereka dari suami yang begitu bengis. Secara rahasia mereka pindah ke Swedia. Dalam semua pencobaan ini ia sering berdoa kepada Isa Al-Masih.

Annahita mempunyai banyak pertanyaan dan menemukan semua jawabannya dalam Kitab Suci Injil. Anda bisa bertanya apa saja melalui email ini, dan kami senang menjawab.  

rumah swediaKehidupan Baru Dalam Isa Al-Masih

Suatu hari, tetangganya mengundang Annahita ke rumah mereka. Di rumah itu Annahita bertemu dengan 15-20 orang Iran sedang bernyanyi memuji Allah. Annahita seperti merasakan jamahan Allah di hatinya. Seketika itu juga dia berlutut dan menangis selama satu jam. Dia mengingat semua pencobaan yang ia alami selama beberapa tahun terakhir.

Malam itu, mereka juga menonton video “Jesus Film.” Annahita langsung tahu apa artinya menjadi pengikut Isa Al-Masih. “Kehidupan saya sangat berbeda sejak mengikuti Isa Al-Masih,” katanya.

Sekarang Annahita mempunyai damai sejahtera dan jaminan akan masuk surga. “Damai sejahtera Allah . . . akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus [Isa Al-Masih](Injil, Surat Paulus Filipi 4:7). Silakan mengirim email kepada kami jika Anda ingin mempunyai damai sejahtera ini dan jaminan akan masuk surga.

Annahita merasakan belas kasihan kepada orang Muslim di Eropa, sehingga ia rela menolong mereka. Dia sudah memberi pengharapan kepada orang Muslim – kira-kira 1,500 Muslim sudah menjadi pengikut Isa Al-Masih melalui pelayanannya.

Annahita masih tidak mempunyai kehidupan yang nyaman karena dia sering menerima ancaman dari umat Islam, termasuk keluarganya. Tetapi, dia senang bisa menggunakan pengalamannya yang buruk untuk menolong orang lain.

[Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah Anda pernah mengalami hal-hal seperti Annahita? Bagaimana Anda merespon terhadap masalah itu?
  2. Biasanya, Anda lari ke mana ketika ada masalah besar? Apakah Anda pernah coba lari ke Isa Al-Masih dan minta bantuan? Mengapa?
  3. Bagaimana perasaan Anda ketika mendengar Annahita sedang memberi pengharapan kepada orang Muslim melalui Isa Al-Masih? Mengapa?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Sumber: https://tinyurl.com/yc64r9kp 

Ditulis ulang oleh: Kaleb

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh