Mengapa Orang Islam Berpoligami?

poligami

Beberapa hari yang lalu saya menghadiri pernikahan seorang teman. Ketika pasangan tersebut selesai mengucapkan janji pernikahan, Pendeta yang memimpin pemberkatan nikah itupun berkata “Demikianlah sekarang Saudara berdua sudah sah menjadi suami isteri di hadapan Allah. Apa yang sudah dipersatukan Allah dalam pernikahan kudus, tidak seorangpun dapat memisahkannya.”

Inilah pernikahan yang diharapkan setiap mempelai. Pernikahan yang langgeng hingga maut memisahkan. Sungguh merupakan pernikahan yang indah, bukan?

Poligami Menodai Pernikahan Kudus

Sayangnya tidak sedikit umat beragama menodai keindahan dan kekudusan pernikahan. Berbagai alasan dijadikan untuk mengakhiri pernikahan. Seperti selingkuh, cerai, bahkan poligami.

Mungkin bagi Anda seorang Mukmin akan bertanya, mengapa poligami dikatakan menodai pernikahan, bukankah poligami diperbolehkan dalam agama Islam? Al-Quran sendiri mengatakan, “maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat” (Qs 4:3) Bahkan, bila isterinya tidak mau dipoligami, suami dapat menceraikannya.  Lalu menikahi wanita yang diinginkannya. “Dan jika kamu ingin, mengganti isterimu dengan isteri yang lain” (Qs 4:20).

manusia-biologiBerbagai Alasan Untuk Menghalalkan Poligami

Ayat-ayat Al-Quran dan poligami nabi umat Muslim, sering digunakan pria Muslim sebagai “lampu hijau” untuk berpoligami. Selain itu, alasan-alasan lain pun dicoba untuk diajukan sebagai pembenaran dari poligami tersebut. Setidaknya tiga alasan berikut sering disampaikan pria Muslim ketika kami bertanya tentang poligami.

Perkembangan Zaman. Tidak seorangpun yang tahu, apa yang akan terjadi setelah 5 atau 10thn pernikahan berjalan. Sebagai makhluk dinamis, manusia terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Isteri yang tidak dapat mengikuti perkembangan zaman, khususnya isteri yang hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, kerap dianggap sebagai beban. Akibatnya, sang suami mencoba mencari wanita yang dapat mengikuti pola pemikirannya. Bagaimana nasib isteri pertama? Bila dia tidak rela dicerai, maka dia harus tunduk menerima keputusan suami berpoligami.

Kebutuhan Biologis. Kebutuhan biologis juga dijadikan alasan berpoligami. Daripada berzinah, bukankah lebih baik berpoligami? Itulah pemikiran mereka. Pemikiran ini membuat seakan-akan tujuan dari sebuah pernikahan hanyalah seks. Benarkah demikian?

Jumlah Wanita Lebih Banyak. Pria Muslim percaya jumlah wanita di dunia jauh lebih banyak dibanding pria. Sehingga, pria diperbolehkan mempunyai isteri lebih dari satu. Benarkah ini pemikiran dari Allah dan menjadi salah satu alasan Allah mengijinkan poligami?

Statistik per-tanggal 16 Juni 2014 dari negara-negara (selengkapnya klik pada link ini: http://tinyurl.com/nwwolex) mengatakan tidak di semua negara jumlah wanita lebih banyak dibanding pria. Negara terbanyak wanita adalah Negara Kepulauan Mariana Utara, dengan perbandingan hanya 1.000 : 1.307. Sedangkan Indonesia sendiri, menurut statistik tersebut, jumlah pria lebih banyak dari wanita. Yaitu: 1.000 : 986. Mengacu pada alasan di atas, seharusnya pria Muslim di Indonesia tidak boleh poligami, bukan? Sebab di Indonesia jumlah pria lebih banyak.

Monogami Solusi Terbaik Pernikahan

Apakah poligami jalan keluar terbaik dari permasalahan pernikahan? Jelas tidak! Walau banyak pria Muslim melihat poligami sebagai jalan keluar terbaik, namun hal itu tidaklah benar. Sebab poligami bukan hanya memberi dampak negatif bagi isteri, tapi juga perkembangan anak.

Monogami adalah solusi terbaik yang ditawarkan Allah untuk menyelesaikan masalah dalam pernikahan. Itulah sebabnya ketika Allah menciptakan Adam, Dia hanya memberi satu isteri, yaitu Hawa. Kitab Suci Allah menjelaskan “Demikianlah mereka [pria dan wanita] bukan lagi dua, melainkan satu” (Injil, Rasul Besar Matius 19:6).

Damai Sejahtera Allah

Pernikahan adalah sebuah wadah bertemunya pria dan wanita yang saling mengasihi. Sebelum memasuki mahligai rumah tangga, kedua mempelai mengucap janji untuk sehidup semati di hadapan Allah dan dihadapan para saksi.

Berjanji untuk saling mengasihi, saling mencintai, dan saling berbagi. Apakah janji ini dapat dipenuhi? Tentu! Bila pernikahan mereka dilandasi oleh paham monogami. Namun, bila mereka menganut paham poligami, maka semua janji indah itu hanya tinggal kenangan. Sebab tidak mustahil, dikemudian hari suami membawa wanita lain dalam pernikahan mereka.

Firman Allah dalam kitab suci, “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh” (Injil, Surat Kolose 3:15).

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setujukah saudara bahwa sebenarnya alasan seseorang berpoligami karena dalam dirinya ada dosa ketamakan? Sebutkan alasan saudara!
  2. Bila kita melihat pada pernikahan mula-mula yang diciptakan Allah, yaitu pernikahan monogami. Menurut saudara, siapakah sebenarnya yang menciptakan poligami? Jelaskan alasan saudara!
  3. Sebutkan dampak negatif dari pernikahan poligami!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami merasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Apabila Anda memiliki keinginan untuk didoakan, silakan mengisi permohonan doa dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments   

# Adhy 2012-07-20 08:51
*
Mungkin lebih bagus anda disertai juga Hadits sahihnya. Karena kalau mengkaji Al-Quran, dan tanpa bimbingan hadits, mata hati anda akan tetap buta.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-08 13:15
~
Saudara Adhy,

Terima kasih atas saran saudara.

Kalau tidak salah, hadist merupakan kumpulan perkataan dan perbuatan nabi Muhammad. Kadang juga hadist dipakai untuk menjelaskan ayat Al-Quran. Apakah saudara sependapat dengan saya tentang pengertian ini?

Nah, sekarang saudara meminta kami mencantumkan hadist tentang poligami. Dan kami mencoba mencantumkan salah satunya perkataan nabi tentang poligami.

“Saya tidak ijinkan, sama sekali, saya tidak ijinkan, kecuali bila anak Abi Thalib (Ali) menceraikan anakku dahulu. Fatimah adalah bagian dari diriku: Apa yang meresahkan dia, akan meresahkan diriku, dan apa yang menyakiti hatinya, akan menyakiti hatiku juga” (Jami’ al-Ushul, JuZ XII, 162, nomor hadist: 9026).

Dari perkataan nabi di atas dapat kita tarik kesimpulan, bahwa sebenarnya nabi tidak senang dengan poligami. Jadi menurut kami, cukup jelaslah artikel di atas bahwa poligami bukan jalan keluarga terbaik dari persoalan yang ada dalam rumah tangga.
~
SO
# fadli 2012-08-24 15:28
*
Apakah anda ketika menyebutkan hadist itu, anda sudah baca dari awal kisahnya? Karena setiap hadist itu tentu ada sebab-sebabnya, tidak keluar begitu saja dari lisan nabi Muhammad.

Nabi Muhammad berkata seperti itu karena mendengar percakapan Abu Jahal bersama anak perempuannya yang dia perintahkan untuk merusak rumah tangga Fatimah putri nabi.

Cari tahu dulu mengapa sampai ada hukum poligami dalam Islam bagaimana sejarahnya, saya bisa saja jelaskan kepada anda sekarang, tetapi lebih baik anda cari tahu sendiri agar perbendaharaan ilmu anda semakin bertambah tentang Islam.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-08-28 08:04
~
Saudara Fadli,

Umat Muslim, baik pada saat ini, maupun pada saat zaman Muhammad, memandang Muhammad sebagai orang yang harus dimuliakan. Bahkan bukan hanya Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabat nya pun juga dimuliakan.

Jangankan untuk merusak rumah tangga Fatimah, mengeraskan suara lebih keras dari suara Muhammad pun umat Muslim tidak boleh. Karena pahalanya akan dihapus. Nah, menurut saudara, apakah masuk akal cerita yang saudara sampaikan, tentang Abu Jalal yang memerintahkan puterinya merusak rumah tangga Fatimah?

Menurut kami, poligami diturunkan Allah untuk menghalalkan perbuatan Muhammad yang menginginkan beberapa orang isteri. Bila memang menurut saudara ada hukum lain tentang sejarah poligami, silakan saudara menjelaskan. Bila forum ini kurang bagi saudara, silakan mengirimkan lewat email ke staf kami di: .
~
SO
# Erna Garnasih 2012-09-03 07:26
*
Apakah maksud dari situs ini untuk mengguncang kaum Muslim, maka situs ini diberi nama yang menyamarkan (Isa dan Wanita Islam)?

Kemudian memberi faham kepada Muslim yang pengetahuan dan keimanannya sedang berproses menuju "taqwa" bahwa:
  • Ajaran Islam tentang poligami menyakiti wanita Muslim?
  • Boleh berpoligami tetapi akan menyakiti wanita Muslim?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-09-05 15:22
~
Saudara Garnasih,

Maksud dari situs ini bukan untuk mengguncang kaum Muslim, tetapi sebagai tempat untuk berbagi semua hal tentang wanita seperti yang diajarkan Isa dan Islam.

Kami memandang bahwa kita tentu boleh saja saling menyampaikan argumentasi mengenai kepercayaan masing-masing. Yang dapat dikemukakan secara baik, dengan logika yang tertata baik, dengan melampirkan ayat-ayat yang berisi ajaran agamanya, maupun ayat yang berkaitan dengan tema yang sedang dibahas.

Mungkin pertanyaan ini perlu saudara pikirkan, bagaimana jikalau saudara dipoligami? Atau bersediakah saudara dipoligami?
~
DA
# kebenaran 2012-09-29 04:47
*
“Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja”

Tidak ada di dunia ini kitab suci yang tertulis dengan arti “maka nikahi satu saja” selain Al-Quran.

Kalau saya menikahi 1000 wanita, sebutkan kitab suci agama mana yang dilanggar? Jika saya berpoligami tanpa batas tanpa syarat? Cuma Al-Quran yang saya langgar.

Sebutkan ayat dan pasal dari kitab suci mana yang menyatakan saya salah jika saya berpoligami dengan 1000 wanita? Hanya Al-Quran.

Hanya Islam yang menganjurkan monogami dan punya aturan tentang poligami, berbatas dan bersyarat. Anda harus lebih dulu menolak agama selain Islam, karena selain Islam tak berbatas dan tak bersyarat.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-04 15:08
~
Saudara Kebenaran,

Tentang pernikahan, Islam mengajarkan poligami. Bukan monogami. Seberapa banyak pun aturan yang ditetapkan oleh Islam, poligami tetap bukan jalan keluar yang terbaik dalam sebuah pernikahan.

Agama yang mengajarkan monogami bukanlah Islam. Monogami adalah ajaran Isa Al-Masih. Perhatikan ayat ini: “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Besar Matius 19:6).

Satu pria dan satu wanita bersatu menjadi satu daging. Apakah satu pria dan dua atau tiga atau empat wanita bisa menjadi satu? Sangat mustahil! Karena tidak ada wanita yang mau hidup dan menjadi satu bersama wanita lain bersama suaminya.

Kitab Suci Injil mengatakan, pria dan wanita yang telah dipersatukan Allah dalam pernikahan, tidak dapat diceraikan oleh manusia. Dengan kata lain, Allah melarang perceraian.
~
SO
# anna 2012-10-02 17:16
*
Semoga Allah memberi hidayah kepada kamu semua. Pelajarilah Al-Quran yang benar. Maka kamu semua akan melihat kebenarannya.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-04 15:08
~
Saudari Anna,

Terima kasih atas nasehat saudari. Bagaimana dengan saudari Anna, apakah saudari sudah mempelajari Al-Quran dengan benar? Dan apakah saudari menemukan kebenaran di dalamnya?

Dan lagi, menurut saudara berkenankah Allah atas seorang pria berpoligami, sementara Allah sangat menentang poligami. Sebab Allah hanya menciptakan Adam hanya untuk Hawa, bukan untuk wanita lain.

Maukah saudara berbagi suami dengan wanita lain?
~
SO dan Salma
# heri Mahmuddin 2012-10-02 19:05
*
To: Saudaraku Kebenaran,

Mari mempelajari Alkitab, maka saudaraku akan melihat apa yang tertulis tentang perkawinan. Perkawinan adalah lembaga yang kudus bagi rencana Allah, bukan atas dasar kesenangan terhadap lawan jenis. Bukan hal keadilan, bukan juga bicara kemampuan.

Berikut ini adalah dasar dari monogami Kristen: "barangsiapa menceraikan istrinya padahal wanita itu tidak menyeleweng, menyebabkan istrinya itu berzinah, kalau istrinya itu kawin lagi. Dan barangsiapa yang kawin dengan wanita yang diceraikan itu, berzinah juga”" (Injil, Rasul Besar Matius 5:32).

Kemudian, "Untuk berapa lamakah perkawinan itu dimaksudkan? Ada dalam Alkitab,” Seorang wanita yang bersuami, umpamanya, terikat oleh hukum kepada suaminya hanya selama suaminya masih hidup. Kalau suaminya mati, istri itu bebas dari hukum yang mengikatnya kepada suaminya”"(Injil, Surat Roma 7:2).
# mia 2012-10-17 10:31
*
Semua kepercayaan itu berbeda-beda. Pelajari kitab masing-masing itu lebih baik dari pada mencari kekurangan agama orang lain.

Agama kami mengizinkan poligami, itu pasti ada alasannya. Begitu juga dengan agama saudara, pasti ada alasannya kenapa tidak boleh berpoligami. Ada salah kata saya mohon maaf.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-18 12:10
~
Saudari Mia,

Memang setiap kepercayaan berbeda-beda. Dan tentu saja setiap orang akan mempelajari kitabnya masing-masing. Bagaimana dengan saudari Mia sudahkah saudari mempelajari kitab saudari dan benarkah Allah hanya memihak kaum pria?

Saudari Mia, ketetapan Allah sejak semula mengenai pernikahan adalah seorang suami hanya berhak atas satu istri. “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging” (Taurat, Kitab Kejadian 2:24). 

Demikian Isa Al-Masih sangat menentang poligami dan menekankan satu istri saja seumur hidup! "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Besar Matius 19:6). 

Namun anehnya, Muhammad yang dipercaya sebagai nabi penyempurna oleh umat Muslim, justru mengajarkan poligami. Bukankah ini merusak ketetapan yang Allah berikan? 

Pertanyaan untuk saudari Mia renungkan, bersediakah saudari berbagi suami dengan wanita lain?
~
DA
# cak gimin 2012-10-30 16:59
*
Situs ini apakah untuk mengguncang umat Muslim? Saya kira bisa iya bisa tidak, yang jelas situs ini adalah meresahkan umat Muslim. Tapi berkat situs ini juga umat Muslim yang iman dan pengetahuannya kurang jadi lebih mengerti dan banyak bertanya pada ahlinya dan alhasil malah menambah keimanan umat Muslim.

Anda bicara poligami? Coba cari di Alkitab anda, ada tidak ayat tentang poligami? Haruskah agama yang mengajarkan kasih selalu menjelek-jelekk an agama lain?
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2012-10-31 13:48
~
Saudara Cak Gimin,

Pertama-tama kami sampaikan bahwa tujuan situs ini bukan untuk menjelek-jelekk an agama lain. Tujuan situs ini untuk memfasilitasi kaum wanita, baik wanita Kristen maupun Islam untuk saling bertukar-pikira n tentang hal-hal yang berhubungan dengan wanita dan kepercayaannya. Khususnya pada topik ini mengenai mengapa orang Islam berpoligami.

Dalam Alkitab Allah tidak mengajarkan poligami, tetapi monogami.
Mari kita perhatikan firman Allah berikut ini: "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Taurat, Kitab Kejadian 2:24). Artinya Allah telah menetapkan, satu suami hanya berhak atas satu istri, demikian sebaliknya.

Kami senang mendengar berita dari saudara Cak Gimin, bahwa melalui situs ini banyak orang termotifasi untuk belajar dan mencari tahu apa yang selama ini diimani. Sehingga tidak beriman secara buta (tidak tahu apa-apa/ikut-ik utan saja).
~
DA
# gaul 2013-02-01 00:30
*
Staf IDI,

Hendaklah anda melakukan riset dulu di kalangan pria yang beragama Kristen.
Berapa persen seorang suami Kristen yang suka menyeleweng. Berapa persen remaja pria yang masih perjaka sebelum ia menikah. Berapa persen kekerasan rumah tangga yang dilakukan pria Kristen. Bahkan budaya tukar-tukar pasangan dibawa dari golongan orang-orang Kristen. Perkawinan sesama jenis itu ada di negara mana? Mari kita berbicara sesuai Fakta.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-01 10:20
~
Saudara Gaul,

Sebaliknya saudara Gaul juga jangan menutup mata, apakan semua pria Muslim melakukan dengan benar ajaran moral dalam agamanya. Sama halnya seperti saudara, apakah saudara mau taat pada Allah atau tidak, itu adalah pilihan saudara.

Namun, faktanya jika pria Muslim berpoligami, memukul istrinya itu karena diajarkan dalam agamanya. Tetapi jika pria Kristen yang melakukan perbuatan yang saudara sebutkan di atas jelas meraka telah melanggar Allah dan belum mengalami keselamatan dalam Isa Al-Masih.

Jadi, yang perlu saudara ingat bahwa manusia adalah budak dosa. Dengan kata lain, tidak ada seorang pun manusia yang kudus dan terhindar dari dosa. Untuk itu, kami mempersilakan saudara mengunjungi link kami di tinyurl.com/7h5gwwd.
~
DA dan Salma
# moniq 2013-02-13 12:32
*
Kenapa Islam itu berpoligami sedangkan wanita itu jarang mau berbagi cinta.
# Staff Isa Islam dan Kaum Wanita 2013-02-14 15:17
~
Saudara Moniq,

Kami sependapat dengan saudari Moniq, jelas tidak ada wanita yang mau berbagi cinta dengan wanita lain. Jadi poligami merupakan sebuah dilema bagi mereka yang mengalaminya.

Namun, dalam hal ini pria tidak dapat disalahkan, karena para pria Islam diberi hak untuk itu. “. . . maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat” (Qs 4:3).

Inilah yang perlu kita renungkan, benarkah Allah membuat rancangan yang hanya memihak kaum pria? Dan sebaliknya merugikan kaum wanita?

Isa Al-Masih dalam Injil dengan tegas mengatakan bahwa poligami adalah ajaran yang salah. Allah menginginkan seorang suami mempunyai satu istri!
“Demikianlah mereka [pria dan wanita] bukan lagi dua, melainkan satu” (Injil, Rasul Besar Matius 19:6).
~
DA